108 Regu Ikuti Gerak Jalan Ketepatan Waktu 17 Km Tingkat Kabupaten Dompu -->

Kategori Berita

.

108 Regu Ikuti Gerak Jalan Ketepatan Waktu 17 Km Tingkat Kabupaten Dompu

Koran lensa pos
Sabtu, 09 Agustus 2025

 

Gerak jalan ketepatan waktu 17 Km tingkat Kabupaten Dompu, Sabtu (9/8/2025)


Dompu, koranlensapos.com - Setelah melaksanakan Lomba Gerak Jalan Indah bagi pelajar pada 6 dan 7 Agustus 2025, Pemda Dompu kembali melaksanakan Lomba Gerak Jalan Ketepatan Waktu 17 Kilometer. 

Gerak Jalan Ketepatan Waktu 17 Km ini berlangsung pada Sabtu (9/8/2025). Sebanyak 108 regu mengikuti lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 ini.

Seluruh peserta gerak jalan dilepas Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF) di Lapangan Bola Desa O'o Kecamatan Dompu. Bupati BBF juga turut serta sebagai peserta dalam lomba gerak jalan ketepatan waktu itu.

Bupati BBF dalam sambutannya menegaskan gerak jalan ini sebagai wujud mensyukuri nikmat Allah atas kemerdekaan bangsa Indonesia dan menghargai jasa-jasa para pahlawan kusuma bangsa. Para pahlwan telah mengorbankan harta benda bahkan jiwa dan raga demi tercapainya kemerdekaan yang dinikmati saat ini. 

"Hari ini kita merasakan nikmat kemerdekaan sebagai hasil dari perjuangan para pahlawan kita," ucapnya.

Lebih lanjut Bupati BBF mengemukakan antusiasme dan kebahagiaan para peserta gerak jalan ini sebagai wujud nyata mewarisi semangat nasionalisme dan patriotisme yang membara di dada para pahlwan bangsa terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Kita hari ini tidak disuruh angkat senjata melawan penjajah. Kita hanya jalan 17 kilo, mari kita tetap semangat," kata Bupati seraya mengepalkan tangan yang disambut antusias oleh para peserta. 

Gerak jalan ketepatan waktu 17 Km ini menyedot perhatian warga. Warga dengan penuh kegembiraan berduyun-duyun berdiri di pinggir jalan sepanjang jalur yang dilewati para peserta. Apalagi Bupati Bambang Firdaus ikut ambil bagian dalam kegiatn gerak jalan itu. Bupati disambut oleh emak-emak dan mengajaknya untuk berfoto bersama. 

Di balik itu, ada satu hal yang menjadi koreksi warga. Lagu-Lagu Perjuangan minim digaungkan dalam kegiatan yang semarak itu.

"Seandainya Lagu-Lagu Perjuangan dinyanyikan akan lebih meningkatkan rasa nasionalisme," kata seorang warga. (emo).