Drs. H. Abdullah AB lahir di Potu, Dompu, pada 11 November 1940. Sejak usia muda, beliau telah meniti karier birokrasi dengan perjalanan yang lengkap dan bertahap, menunjukkan dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada daerah.
Kariernya dimulai dari tingkat kewilayahan sebagai camat, di mana beliau pernah memimpin Kecamatan Kempo sejak tahun 1972, kemudian dipercaya memimpin Kecamatan Dompu pada masa kepemimpinan Bupati Dompu Drs. Soewarno Atmodjo. Pengalaman di tingkat akar pemerintahan ini menjadi fondasi kuat dalam perjalanan kariernya.
Kemampuan dan integritasnya kemudian mengantarkan beliau ke posisi yang lebih strategis sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) pada era Bupati Heroe Sugijo (1980–1984).
Puncak karier birokrasi beliau dicapai pada tahun 1984, saat dalam usia relatif muda, 44 tahun, dipercaya dan dilantik sebagai Sekretaris Wilayah Daerah (Sekwilda) Kabupaten Dompu oleh Bupati Drs. H. Yacub MT. Jabatan tersebut terus diembannya hingga tahun 1992, melintasi dua periode kepemimpinan, termasuk pada masa Bupati H. Umar Yusuf.
Salah satu warisan penting dalam perjalanan pengabdiannya adalah peran beliau sebagai Ketua Panitia Renovasi Pembangunan Masjid Baiturrahman Dompu.
Melalui kepemimpinan yang kuat, beliau terlibat langsung dalam proses perencanaan, penggalangan dana, hingga peresmian masjid tersebut pada tahun 1987. Kini, Masjid Baiturrahman menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Dompu.
Dalam keseharian, beliau dikenal sebagai sosok birokrat yang loyal, berintegritas, jujur, dan hidup sederhana. Nilai-nilai tersebut tidak hanya diterapkan dalam tugas, tetapi juga diwariskan kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya.
Salah satu pesan yang selalu beliau tekankan adalah pentingnya menjaga kehalalan penghasilan: “Berilah makan istri dan anak-anakmu dari gajimu, bukan dari penghasilan lain yang tidak jelas asal-usulnya.”
Menjelang akhir masa pengabdiannya sebagai birokrat pada tahun 1992, Abdullah AB memilih melanjutkan pengabdian melalui jalur politik. Beliau terpilih sebagai anggota DPRD Tingkat I Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk periode 1992–1997, dan kembali melanjutkan pada periode 1997–1999. Dalam periode tersebut, beliau juga dipercaya sebagai salah satu unsur pimpinan DPRD, menjabat sebagai Wakil Ketua yang merepresentasikan wilayah Pulau Sumbawa.
Dedikasinya kepada daerah tidak pernah surut hingga akhir hayat. Drs. H. Abdullah AB wafat di Mataram pada 28 Oktober 2014 dalam usia 74 tahun, dan dimakamkan di mataram. Pengabdian panjangnya menjadi teladan bagi generasi penerus, khususnya dalam menjunjung tinggi integritas dan komitmen terhadap pembangunan daerah, khususnya Dompu, tanah kelahirannya.
(Penulis: Muhammad Syahroni, Kepala BPKAD Dompu).

Komentar