Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolres Silaturrahim ke KPU Dompu

Senin, 08 Juni 2020 | 9:01 PM WIB Last Updated 2020-06-08T13:01:44Z

Dompu, Lensa Pos NTB - Dalam rangka membicarakan perihal pengamanan dalam Pilkada Kabupaten Dompu, maka Kapolres Dompu melakukan kegiatan silaturrahim ke Kantor KPU Kabupaten Dompu.
Kegiatan itu dilaksanakan pada Senin siang (8/6/2020) pukul 13.50 Wita.
Kehadiran Kapolres didampingi oleh Kasat Reskrim IPTU Ivand Roland C, S. TK, Kasat Intelkam IPTU Makrus, S. Sos dan Kasat Binmas IPTU Jaelani yang disambut oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu Drs Arifuddin didampingi para komisioner KPU bersama Sekretaris dan staf KPU Kabupaten Dompu.
Sebelumnya Kapolres Dompu telah melakukan kunjungan ke Kantor Bawaslu Kabupaten Dompu.

Seperti saat kunjungan ke kantor BAWASLU, ada beberapa hal yang dibahas berkaitan dengan Pilkada. 
Antara lain tentang pelaksanaan tahapan Pemilu 2020 di masa pandemi wabah Covid -19 dengan merujuk pada Keputusan KPU RI.

Terkait kampanye, Kqpolres meminta untuk tidak dilakukan di lapangan terbuka untuk mengantisipasi kerumunan massa pendukung dari berbagai kecamatan agar tidak terjadi mobilisasi massa.
"Apabila dilaksanakan di lapangan terbuka untuk menyepakati aturan-aturan sesuai prosedur protokoler COVID-19 jika melanggar akan dikenakan sanksi untuk tidak melaksanakan kampanye lagi," tegas Kapolres.

Kapolres juga meminta untuk mengantisipasi data pemilih di saat pandemi COVID -19 ini. karena banyak pemilih di luar  mungkin sedang di karantina karena Pandemi COVID-19 ini.

Lebih lanjut dikemukakan Kapolres bahwa saat ini sudah mulai riak-riak hoax di sosial media.
"Kita akan mengupayakan untuk menekan hoax di sosial media," tandasnya. 

Sedangkan untuk penindakan terhadap praktek money politik harus memenuhi unsur-unsur untuk dilakukan penegakan hukum. 

Kapolres meminta pula pada saat pelaksanaan pendaftaraan bakal calon di Kantor KPU Kabupaten Dompu maka supaya dilakukan  pembatasan pendukung dari bakal calon guna meminimalisir penyebaran COVID-19.
Untuk terwujudnya pesta demokrasi yang aman dan damai, maka seluruh pasangan calon
akan menandatangani pakta integritas dengan tema "Siap Kalah. Terkait hal ini diharapkan agar KPU Kabupaten Dompu berkoordinasi dengan KPU Provinsi. 

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Dompu Arifuddin dalam tanggapannya menyampaikan beberapa hal. Antara lain menindaklanjuti surat Keputusan KPU RI, maka pihaknya sedang  melakukan penyesuaian jumlah TPS. 
"Yang semula 800 orang per TPS sekarang menjadi 500 per TPS dan ada penambahan 14 TPS dari semula 458 menjadi 472 TPS," jelas Arif. 

Sedangkan tahapan verifikasi faktual, KPU Kabupaten Dompu akan melaksanakan dengan menggunkan protap kesehatan COVID-19 
Adapun pelaksanaan debat publik akan dibatasi massa pendukungnya maksimal 10 orang untuk menghindari penyebaran COVID -19.
Sedangkan kampanye rapat umum diperbolehkan namun dibatasi jumlah peserta maksimal 20 orang indor dan outdor 40 orang. 

"Kami juga akan meminta kepada Pemda Kabupaten Dompu untuk melakukan pengadaan APD bagi petugas PPS Karena petugas PPS merupakan garda terdepan dalam pencoblosan. 
"Kita akan buat Berita Acara untuk penyiapan anggaran APD kepada Pemda untuk ditembuskan ke Kemendagri"  tuturnya.

Arif kemudian menginformasikan bahwa tanggal 15 Juni 2020 petugas PPS dilantik serentak yang dilakukan per kecamatan se Kabupaten Dompu

Selanjutnya Arif menerangkan saat pendaftaran bakal calon di Kantor KPU dibatasi maksimal 10 orang dan sama sekali tidak boleh membawa pendukung. 

"Sedangkan pada saat rekapitulasi hanya dua orang saksinya dan kami butuh kawat barier untuk Penyekatan agar tidak ada pendukung calon yang masuk di KPU Kabupaten Dompu," kata Arif.

Kegiatan silaturrahim Kapolres Dompu berakhir pada pukul 14.45 Wita dan berjalan dengan lancar serta kondusif. (AMIN).
×
Berita Terbaru Update