Ngaji On The Road IV Sukses Digelar di RTH Karijawa Dompu -->

Kategori Berita

.

Ngaji On The Road IV Sukses Digelar di RTH Karijawa Dompu

Koran lensa pos
Minggu, 01 Maret 2026

 

Acara "Ngaji On The Road" IV di RTH Karijawa, Ahad pagi (1/3/2026)



Dompu, koranlensapos.com - Acara Ngaji On The Road kembali digelar di Dompu. Kegiatan itu dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa pada Ahad (1/3/2026) atau bertepatan dengan 11 Ramadan 1447 H. Temanya "Di jalan Kita Bergerak, di Ramadhan Kita Mendekat Kepada Allah SWT".

Kegiatan tersebut dibuka Pj. Selda Dompu, H. Khaerul Insyan (mewakili Bupati Bambang Firdaus). Tampak hadir Ketua DPRD Dompu, Muttakun, Camat Dompu Muhammad Iksan, Sekdis Dikpora Muhammad Ihsan, Sekdis Dislutkan Muhammad Ihsan, Ketua Komisi Fatwa MUI Dompu, H. Lalu Syarifuddin, Pimpinan Ponpes Utsman Bin Affan H. Zainuddin MY, serta para tokoh lainnya. Sekitar 150 peserta menghadiri acara itu. Mereka dari berbagai kalangan dan organisasi. Para mahasiswa dan santri pun ambil bagian dalam acara tersebut.

Inisiator kegiatan, dr. Fitratul Ramadhan, Sp.P menyebut "Ngaji On The Road" 2026 ini merupakan tahun keempat. Perdana dilaksanakan di halaman Paruga Samakai. Sedangkan kedua di Taman Kota. Ketiga dilaksanakan di arena Car Free Day (CFD) di Jalan Soekarno - Hatta Dompu.

"Alhamdulillah yang keempat ini bisa dilaksanakan di RTH Karijawa," ucapnya.

Dikemukakan Dokter Fit, sapaannya, acara "Ngaji On The Road" merupakan sebuah usaha menyemai dan menebar benih kebaikan. Tujuannya agar hal-hal buruk yang terjadi di tengah hiruk pikuk kehidupan bermasyarakat bisa diminimalisir bahkan dihilangkan. 

"Keburukan itu tidak bisa kita tolak dan larang saja, tapi harus ada kebaikan-kebaikan yang terkumpulkan sehingga keburukan menjadi sedikit atau hilang," ungkapnya.

Dikatakannya, program ngaji rutin atas inisiatif bersama para mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Dompu merupakan bentuk kecintaan terhadap Al-Qur'an sebagai Kitab Allah agar membumi di daerah Nggahi Rawi Pahu.

"Semoga Dompu menjadi daerah yang maju dan religius sesuai dengan visi dari Pimpinan Daerah kita," harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Muttakun sangat merespons positif kegiatan "Ngaji On The Road" ini.

"Ini sejalan dengan visi daerah kita "Mewujudkan Dompu yang Maju, Sejahtera, Religius, Berkeadilan dan Berbudaya," kata politisi berlatar belakang aktivis tersebut.

Tak lupa Ketua DPRD mengajak kaum muslimin di Kabupaten Dompu mensyukuri atas nikmat Allah bisa menjumpai bulan suci Ramadan 1447 H.

"Alhamdulillah kita bisa dipertemukan dengan bulan Ramadan di mana di bulan ini kita berkesempatan mensucikan diri dari salah dan khilaf yang dilakukan sebelumnya. Mudah-mudahan dengan kegiatan ngaji ini dihapuskan segala salah dan khilaf kita," ucapnya.

Muttakun juga mengajak terus membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda terus dibina untuk bisa membaca Al-Qur'an sekaligus memahami kandungannya. Selanjutnya nilai-nilai Al-Qur'an tercermin dalam sikap dan perilaku yang berakhlakul karimah.

Muttakun menegaskan ruang-ruang publik perlu dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan seperti "Ngaji On The Road" ini. 

"Kalau hari ini bisa kita laksanakan di RTH Karijawa, sekali-kali bisa dilaksanakan di halaman Pendopo. Ketika Ngaji On The Road sudah masuk di halaman Pendopo, saya pikir akn bisa dilaksanakan di depan Kantor-Kantor Camat, Kantor Desa dan Kelurahan. Ketika itu semua terjadi pergerakan, saya yakin semua hal-hal buruk akan tertindas dan akan ditenggelamkan oleh hal-hal baik seperti ini," paparnya lantang.

Pj. Sekda Dompu, H. Khaerul Insyan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Karena ngajinya di RTH namanya bukan on the road lagi tapi on the park," kata birokrat senior yang familiar dengan sapaan Dae Mpera itu.

Dikatakannya, generasi muda harus disiapkan ruang-ruang yang positif untuk pembinaan karakter mereka agar memiliki akhlakul karimah. Patut menjadi kepirihatinan, di depan mata dipertontonkan dengan ulah remaja di bawah umur yang kerap mengganggu dan meresahkan. Misalnya saat salat taraweh berlangsung, anak-anak berteriak di jalan raya. Ada yang menyalakan petasan. Ada lagi yang menggunakan kendaraan berknalpot brong. Hal-hal itu sangat mengganggu kekhusyukan dalam beribadah di masjid-masjid.

Bukan itu saja, bahkan ada remaja yang telah melakukan tindak kriminalitas. Maraknya peredaran narkoba, tak pelak juga menyasar generasi-generasi muda.

"Kami atas nama pemerintah daerah sangat berharap besar para toga (tokoh agama), para toma (tokoh masyarakat) untuk sama-sama memperkuat nawaitu kita, tekad kita, perhatian kita untuk mendidik anak-anak kita agar menjadi harapan kita semua, anak-anak yang bisa membangun Dompu le depan," pintanya.

Ditegaskan Dae Mpera, pembangunan tidak hanya melulu dalam bentuk fisik. Pembangunan karakter sumber daya manusia yang berakhlak mulia jauh lebih penting.

Ustadz H. Lalu Syarifuddin dalam tausiyahnya menyampaikan kebaikan-kebaikan harus terus dijalankan agar kehidupan penuh berkah. Ayat-ayat suci Al-Qur'an harus terus dibaca di rumah-rumah agar kehidupan anggota keluarga itu tenteram, bahagia, damai dan harmonis dalam perlindungan dan pertolongan Allah sehingga dijaga dari gangguan syetan.

Ditandaskan Ustadz, Al--Qur'an sebagai Kitabullah yang mulia akan menjadikan kemulian bagi yang membaca dan mengamalkan isi-isinya. Al-Qur'an akan menjadi penolong di akhirat nanti. (emo).