Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

3 Agustus, Positif Baru Covid -19 di NTB 21 Kasus, Sembuh Baru 11 Orang

Selasa, 04 Agustus 2020 | 1:09 PM WIB Last Updated 2020-08-04T05:09:33Z

Mataram, Lensa Pos NTB - Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si Senin, 3 Agustus 2020 pukul 17.00 Wita merilis ada penambahan 21 kasus positif baru Covid -19 dan sembuh baru 11 orang.

"Telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi 
NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, 
Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM 
RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 132 sampel 
dengan hasil 109 sampel negatif, 2 (dua) sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus baru positif 
Covid-19," ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid -19 NTB tersebut.
Kasus baru positif tersebut, yaitu :
1. Pasien nomor 2151, an. AK, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, 
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
2. Pasien nomor 2152, an. IBS, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, 
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;
3. Pasien nomor 2153, an. R, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Labulia, Kecamatan 
Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;
4. Pasien nomor 2154, an. NM, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Sayang 
Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-
19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota 
Mataram;
5. Pasien nomor 2155, an. KF, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan, 
Kecamatan Pagesangan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Mataram;
6. Pasien nomor 2156, an. IWR, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, 
Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
7. Pasien nomor 2157, an. DSMA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, 
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;
8. Pasien nomor 2158, an. ASK, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Rada, Kecamatan 
Madapangga, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1793. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Madapangga;

10. Pasien nomor 2159, an. MI, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Midang, Kecamatan 
Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. 
Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;
10. Pasien nomor 2160, an. MA, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Sengkol, Kecamatan 
Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Sengkol;
11. Pasien nomor 2161, an. FA, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Leneng, Kecamatan 
Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Praya;
12. Pasien nomor 2162, an. N, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Darek, Kecamatan 
Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-
19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya;
13. Pasien nomor 2163, an. A, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Sambinae, 
Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima;
14. Pasien nomor 2164, an. NU, perempuan, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, 
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSAD Wirabhakti Mataram;
15. Pasien nomor 2165, an. THS, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Kayangan, 
Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;
16. Pasien nomor 2166, an. AS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Kayangan, Kecamatan 
Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. 
Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;
17. Pasien nomor 2167, an. HH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;
18. Pasien nomor 2168, an. S, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;
19. Pasien nomor 2169, an. NS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Sokong, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tanjung;
20. Pasien nomor 2170, an. R, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Penaraga, 
Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Bima;
21. Pasien nomor 2171, an. H, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSJ Mutiara Sukma;

Selanjutnya dipermaklumkan bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 2126, yang semula diumumkan penduduk Desa Dasan Tapen, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, bahwa pasien sesungguhnya berdomisili di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, 
Kabupaten Lombok Utara.

Pada hari yang sama juga terdapat penambahan 11 orang yang sembuh dari Covid-19, yaitu :
1. Pasien nomor 900, an. Tn. MZ, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Kroya, Kecamatan 
Aikmel, Kabupaten Lombok Timur;
2. Pasien nomor 1153, an. An. AR, laki-laki, usia 17 tahun, penduduk Desa Telaga Waru, 
Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
3. Pasien nomor 1299, an. Ny. J, perempuan, usia 57 tahun, penduduk Desa Apitaik, 
Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
4. Pasien nomor 1305 an. Tn. LAR, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Selong, 
Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur;
5. Pasien nomor 1359, an. Tn. HP, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Keruak, Kecamatan 
Keruak, Kabupaten Lombok Timur;
6. Pasien nomor 1380, an. An. NAH, perempuan, usia 16 tahun, penduduk Kelurahan Sapta 
Marga, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram;
7. Pasien nomor 1387, an. An. DH, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Tembeng Putik, 
Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;
8. Pasien nomor 1816, an. Tn. DMG, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, 
Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
9. Pasien nomor 1823, an. Ny. HS, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Menala, 
Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat;
10. Pasien nomor 1924, an. Ny. FK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Songak, 
Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;
11. Pasien nomor 1993, an. Tn. MDZ, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, 
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.
D. Hari ini juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu :
1. Pasien nomor 1612, an. Ny. R, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Cakranegara 
Selatan Baru, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid;
2. Pasien nomor 2156, an. Tn. IWR, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan 
Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.

"Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 11 tambahan sembuh baru, dan 2 
(dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari 
ini (3/8/2020) sebanyak 2.171 orang, dengan perincian 1.336 orang sudah sembuh, 121 
meninggal dunia, serta 714 orang masih positif dan dalam keadaan baik," jelasnya.

Lebih lanjut ditegaskan Gita untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran virus Covid-19.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 9.943 orang dengan 
perincian 315 orang (3%) masih dalam isolasi, 479 orang (5%) masih berstatus probable, 9.149 
orang (92%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien 
positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 16.881 orang, terdiri dari 2.046 orang (12%) 
masih dalam pemantauan dan 14.835 orang (88%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku 
Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid -19 sebanyak 70.587 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.123 orang (2%), dan yang 
selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 69.464 orang (98%).
Kemudian diimbau kepada masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup “Nurut Tatanan Baru”,
yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktifitas, agar tetap aman dan produktif ditengah pandemi Covid-19. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih 
hingga saat ini vaksin dan obat untuk Covid-19 belumditemukan dan masih dalamproses uji coba.
Karena itu, mari kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci 
tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini 
merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid-
19.
"Kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga 
kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya, mari kita 
terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, 
sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19," paparnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan 
mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik 
pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan 
Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 
0211 8119. (AMIN).




×
Berita Terbaru Update