Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sumbawa Diguncang Gempa Tektonik 5,3 SR, Getaran Dirasakan Warga Bima - Dompu

Sabtu, 13 Juni 2020 | 11:13 PM WIB Last Updated 2020-06-13T15:40:38Z
Ilustrasi
Bima, Lensa Post - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG RAHMAT TRIYONO, ST.,Dipl. Seis., M.Sc, merilis kejadian dan parameter gempabumi di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Pada Hari Sabtu, 13 Juni 2020 pukul 16.15.50 WIB wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo  M=5,1.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,04 LS dan 117,90 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 70 km arah Tenggara Kota Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, NTB pada kedalaman 11 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktifitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ).

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Sumbawa III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Bima, Dompu,  III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Mataram, Karangasem, dan Labuan Bajo, II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Hingga hari Sabtu, 13 Juni 2020 pukul 16.30 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 5 (lima) aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (BMKG/TIM)

×
Berita Terbaru Update