Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tangani Sampah, Ini Terobosan DLH Dompu

Rabu, 12 Juni 2019 | 9:26 AM WIB Last Updated 2019-06-12T01:26:16Z

Dompu, Lensa Pos NTB - Masalah sampah benar-benar mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pemerintah Provinsi NTB bahkan menargetkan bebas sampah (zero waste) pada tahun 2023 mendatang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Syafruddin, ST., MT yang didampingi Kasi Kebersihan dan Persampahan, Muhammad Safrudin, ST mengungkapkan bahwa untuk penanganan sampah di Kabupaten Dompu pada tahun 2019 ini telah melakukan beberapa langkah terobosan.
Yang pertama menambah wilayah cakupan pelayanan pengangkutan sampah.
"Bila sebelumnya hanya melayani wilayah perkotaan di Kecamatan Dompu dan Woja saja, maka sekarang ini sudah melayani pengangkutan sampah di Kecamatan Pajo, Kecamatan Manggelewa dan Pasar Soro Kempo," kata pejabat muda yang familiar disapa Pak Udin ini.
Terobosan kedua, lanjutnya adalah dengan penambahan ritase pengangkutan sampah. Penambahan ritase ini disesuaikan dengan kepadatan penduduk dan volume sampah yang dihasilkan. Untuk wilayah padat penduduk di Kecamatan Dompu dan Woja ritase pengangkutan 3 kali sehari.
"Bahkan untuk wilayah pertokoan mulai dari Karijawa sampai di pasar Dompu dan di sekitar taman kota 4 kali sehari yaitu jam 7 pagi, jam 10 sampai jam 12 siang, jam 2 sampai jam 5 sore dan jam 7 malam," kata Kasi Kebersihan dan Persampahan Muhammad Safrudin, ST menambahkan.
Dilanjutkan Udin, dengan adanya penambahan ritase pengangkutan secara otomatis juga menambah petugas kebersihan yang menyapu pada jam-jam tersebut di atas. 
Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Pajo pengangkutan sampah dilakukan 2 hari sekali atau 3 kali seminggu mengingat volume sampah yang belum terlalu banyak. Dari 6 desa di wilayah kecamatan tersebut hanya Desa Woko yang belum dilakukan pelayanan pengangkutan sampah. Adapun Pasar Soro Kempo baru bisa dilayani sekali seminggu.


Selain itu, terbentuknya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di beberapa desa/kelurahan yang berperan mengelola sampah juga cukup memberikan kontribusi di dalam pengurangan sampah. Syafruddin mengapresiasi peran We Save Dompu dan bank sampah di Dorotangga yang cukup banyak membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah di kabupaten bermotto Nggahi Rawi Pagi itu. (AMIN)
×
Berita Terbaru Update