Buka Seminar Parenting TK IT Al - Hilmi Dompu, Bunda PAUD Minta Ortu Luangkan Waktu Untuk Anak

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Buka Seminar Parenting TK IT Al - Hilmi Dompu, Bunda PAUD Minta Ortu Luangkan Waktu Untuk Anak

Koran lensa pos
Kamis, 26 Mei 2022

 


Dompu, koranlensapos.com - Taman Kanak - Kanak Islam Terpadu (TK IT) Al - Hilmi Dompu, Kamis (26/5/2022) menyelenggarakan Seminar Parenting (Parent Engagement) dengan tema "Menuju Kesehatan Mental Anak Usia Dini".

Sebagai narasumber kegiatan yang dihelat di Gedung PKK Dompu itu adalah Psikolog, Lalu Yulhaidir, M. Psi (Direktur Utama Biro Psikologi dan Klinik Tumbuh Kembang Anak di INSPIRASI LOMBOK).

Bunda PAUD Kabupaten Dompu, Ny. Lilis Suryani Kader Jaelani saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa anak merupakan rahmat sekaligus sebagai amanah dari Allah SWT. Mereka harus mendapatkan kasih sayang yang utuh dari orang tua, terutama di usia dini. Maka orang tua harus meluangkan waktu untuk anak-anaknya.

"Mari kita luangkan waktu untuk anak-anak kita. Jangan karena kita sibuk masing-masing sehingga anak kurang mendapatkan kasih sayang," ujarnya.

Umi Lilis mengungkapkan saat ini banyak orang tua abai dengan pengasuhan terhadap anak-anaknya. Ayah sibuk dengan gadget. Ibu juga demikian. Anak-anak pun dibelikan gadget supaya tidak mengganggu orang tua. Akhirnya semua sibuk sendiri - srndiri dengan gadget.

"Karena sibuk main hp sendiri-sendiri. Sudah tidak ada lagi keakraban dalam keluarga. Rasa kekeluargaan tidak ada. Akhirnya anaknya kecanduan HP," ucapnya.

Disebutnya orang yang kecanduan gadget kerap berperilaku kurang baik. Sering nonton youtube berisi kekerasan berdampak pada perilaku keseharian sehingga suka memukul orang lain maupun temannya. 

"Orang tua harus mengawasi anak-anaknya agar tidak menonton youtube berisi kekerasan begitu," sarannya.

Meski demikian diakuinya ada juga anak yang mendapatkan manfaat karena gadget. Salah satunya siswa TK IT Al Hilmi Dompu bernama Rashif yang bisa berbahasa inggris dengan fasih karena menonton youtube.

"Tetapi lebih banyak nilai negatifnya kalau anak kecanduan gadget," ucapnya.

Di akhir sambutannya, Umi Lilis memberikan beberapa pesan kepada para orang tua bagi kesehatan mental anak di usia dini. 
Orang tua harus berupaya membuat anak merasa aman.

"Buat si kecil merasa aman.
Berikan kasih sayang yang utuh pada anak," pesannya.

Selanjutnya orang tua harus menghindari anak dari perasaan trauma. Contohnya anak akan merasa trauma bila melihat kedua orang tuanya cekcok, maka ketika ada permasalahan dalm rumah tangga cukup suami istri saja yang mengetahui, serta kenali gangguan kesehatan fisik dan mental anak lalu berdiskusi dengan ahlinya.

Sebelumnya Kabid PAUDNI Dimas Dikpora Kabupaten Dompu, Muhammad Sadik, S. Pd menjelaskan bahwa Parenting menurut versi Islam adalah pola asuh berdasarkan nilai-nilai syariat Islam.
Pola asuh ini berkaitan dengan perawatan, pengasuhan, dan pendidikan.

Diuraikan Sadik bahwa suatu kegiatan di satuan pendidikan membutuhkan keterlibatan orang tua mulai dari rencana sampai evaluasi.

"Kalau melibatkan orang tua, maka akan berjalan baik," ucapnya.

Lebih lanjut Sadik menekankan bahwa orang tua harus memahami fase perkembangan anak. Sejak dini orang tua harus mendidik keterampilan berkomunikasi dengan anak. Selanjutnya harus ada keseimbangan pola asuh anak di sekolah dan di rumah.

"Anak adalah milik kita yang paling berharga, bukan harta dan merupakan investasi terbaik, maka luangkan waktu untuk bersama mereka. Pola asuh anak membutuhkan proses, maka harus sabar dan telaten," jelasnya.

Sadik kemudian memberikan tips pola asuh anak, yaitu luangkan waktu berinteraksi dengan anak, Jadikan diri kita contoh teladan bagi anak, Ajarkan bersyukur kepada anak, dan Berikan penghargaan kepada anak ketika sukses mengerjakan sesuatu.

"Penghargaan itu bukan hanya dalam bentuk uang, tapi pujian juga termasuk penghargaan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala TK IT Al-Hilmi Dompu, Ustadzah Eti Cusmawati, SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bunda PAUD Kabupaten Dompu yang menyempatkan hadir membuka kegiatan seminar parenting tersebut. Terima kasih juga kepada Lalu Yulhaidir, M. Psi, narasumber nasional yang bisa hadir mengisi acara serta Kabid PAUDNI
dan para orang tua murid yang menghadiri kegiatan tersebut.

"Kita sudah rindu dengan siraman rohaniah melalui seminar patenting seperti ini karena dua tahun kita tidak bisa melaksanakan," ujarnya.

Ustadzah Eti berharap semoga dengan adanya pembekalan dari Psikolog, semakin memberikan motivasi dan semangat bagi para orang tua di dalam mendidik anak di rumah yang sejalan dan mendukung materi pendidikan di sekolah.

"Alhamdulillah selama ini peran orang tua di rumah cukup aktif, membuat kami di sekolah merasa sangat terbantu," pungkasnya. (emo).