Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wamen LHK Juluki Feisal Tamin Mentor Netralitas ASN

Kamis, 03 Desember 2020 | 11:01 AM WIB Last Updated 2020-12-03T03:01:52Z
              Muhammad Feisal Tamin (kiri) dan Wamen LHK Alue Dohong.

Jakarta, koranlensapost.com - Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Muhammad Feisal Tamin dijuluki sebagai mentor netralitas aparatur sipil negara (ASN). Julukan itu diberikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong memperingati hari ulang tahun ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri). 


"Feisal Tamin adalah mentor kita semua. Beliau membentuk ASN yang profesional, netral, dan sejahtera. Beliau juga adalah mediator yang andal. Seorang inovator birokrasi yang membuat ASN bekerja efektif," ujar kata Alue Dohong dalam bedah buku berjudul Feisal Tamin, Benteng Netralitas Aparatur Negara, Jumat , 27 November 2020 sebagaimana dilansir medcom.id.

Buku bergenre biografi ini diharapkan bisa menjadi cermin bagi birokrat untuk menjaga integritas, kemandirian, dan netralitas. Alue meminta ASN untuk tidak berpihak ke mana pun, dalam bentuk apa pun, dan untuk kepentingan siapa pun.

Feisal Tamin yang hadir dalam acara itu mengatakan apa yang dilakukannya tak lebih sebagai upaya menjaga sumpah saat dilantik menjadi birokrat. "(Sumpah) itu menjadi dasar kerja saya. Alhamdulillah sudah berjalan sejak 1961," tuturnya.

Feisal Tamin lahir di Dompu,  Nusa Tenggara Barat pada 15 Juni 1941. Feisal merupakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Gotong Royong (2001 - 2004). Sebagai birokrat, ia merintis karier dari bawah. Pencapaian tertingginya sebagai birokrat adalah saat menjabat Sekretaris Jenderal Departemen/Kementerian Dalam Negeri pada periode 1998 - 1999.

Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan Feisal Tamin selalu menghadirkan inovasi untuk memajukan kinerja birokrasi. "Saya ingat tagline Bapak saat menjadi ketua Korpri, yakni profesional, netral, dan sejahtera. Tagline itu masih saya lanjutkan saat ini karena masih relevan dan tepat," ujarnya.

Hadir dalam acara bedah buku ini Salim Said, Indra Djati Sidi, Ermaya Suradinata, dan Rokhmin Dahuri. Acara ini juga diikuti secara virtual oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK serta sekretaris daerah provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. (LP-02).
×
Berita Terbaru Update