Up Grade Skill Guru, SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima Gelar Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website

Kategori Berita

.

Up Grade Skill Guru, SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima Gelar Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website

Koran lensa pos
Minggu, 08 November 2020

 

Kota Bima, koranlensapos.com - Sebanyak 30 orang guru dan pegawai SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima mengikuti pelatihan pembuatan dan pengelolaan website sesi 1, Sabtu 7 November 2020 di ruang guru sekolah tersebut.


Kegiatan tersebut digagas oleh kepala sekolah Suhardin, S. Pd. M. Si sejak 3 buan yang lalu bekerja sama dengan Web Developer Bima bapak Mu'amar Fadlil selaku pemateri. Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan skill dan kompetensi para guru dan pegawai dalam penguasaan ilmu pengetahuan teknologi, inforamasi, sains dan seni (IPTEKS) guna menunjang efektifitas dan efisiensi pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19. 


"Kegiatan pelatihan pembuatan dan pengelolaan web ini dihajatkan untuk mengupgrade skill guru-guru dalam penerapan teknologi informasi guna menunjang kegiatan pembelajaran, terutama pembelajaran daring selama masa pandemi covid-19," jelas Suhardin. 


Kepala sekolah yang juga Ketua PGRI Kota Bima ini mengatakan bahwa di era digital ini, guru dan pegawai harus melek teknologi agar tetap bisa suvive atau tidak termarjinalkan di abad 21 ini. Penguasaan terhadap teknologi dan informasi adalah hal yang mutlak bagi siapa saja yang hidup di abad ini, apalagi profesi guru. Dengan memiliki web atau blog pribadi, guru SDN 5 diharapkan bisa secara mudah mengakses segala informasi dan bisa memanfaatkan blognya utk meningkatkan mutu pembelajaran bahkan jika mereka lebih kreatif, web tersebut bisa menjadi sumber tambahan penghasilan. 


Menurut nara sumber Muamar Fadlil, belum semua sekolah memiliki web atau blog, palagi guru-guru. Padalahal web ini banyak sekali manfaatnya, bahkan bisa menjadi sumber pendapatan jika konten blog kita bisa menarik perhatian publik. Menurut Muamar, masih ada beberapa SMA di Kota Bima yang belum punya Website, apalagi TK dan SD atau SMP. SDN 5 ini adalah yang kedua kami layani setelah Ponpes Hamjanwadi. 


Sementara Kabid Pembinaan Dikdas Taufikurrahman, S. Pd. M. Pd yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahawa apa yang dilkukan oleh Kepala SDN 5 ini merupakan hal yang luar biasa, karena kegiatan semacam ini belum banyak yang melakukannya. "Ini kegiatan yang luar biasa, para guru harus menguasai teknologi informasi dan harus punya web atau blog masing-masing di samping web sekolah. Guru wajib meningkatkan kompetensi profesionalnya dalam mengkatkan mutu pembelajaran. Dana BOS seharusnya lebih diarahkan untuk kegiatan seperti ini. Saya berharap dan akan menģanjurkan sekolah-sekolah lain untuk melaksanakan kegiatan serupa," jelas Taufik. 


Suhardin pun mengaku sangat senang jika ada sekolah lain yang berminat melaksanakan kegiatan ini, dan siap menfasilitasinua. "Sekarang ini bukan lagi era kompetisi, tapi era kolaborasi. Kita harus maju dan sukses bareng-bareng. Tidak boleh ada ego sektoral dan saling menyikut untuk berhasil sendirian," pungkas Suhardin. (LP-01)