Acara Dialog dan Silaturahmi Tokoh Lintas Agama yang digelar FKUB Kabupaten.Dompj di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, Kamis (29/10/2026)Dompu, koranlensapos.com - Meski anggaran minim, namun FKUB Kabupaten Dompu tetap berupaya untuk melaksanakan berbagai program yang telah disusun dalam mewujudkan harmonisasi kehidupan beragama.
Salah satu program kegiatan FKUB Kabupaten Dompu yang direncanakan sejak akhir tahun 2025 lalu adalah melaksanakan Dialog dan Silaturahmi Lintas Agama. Kegiatan itu digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu pada Kamis (29/10/2026).
Sesuai dengan namanya, acara ini mengundang peserta para tokoh lintas agama. Sedangkan narasumber yakni Kapolres Dompu yang diwakili Kepala Unit Pidana Umum Satuan Reskrim, IPDA Hasanuddin, Kepala Bakesbangpol Zainal Afrodi dan Ketua FKUB Kabupaten Dompu, Muhammad Alimuddin.
Bupati Dompu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Dompu, Ardiansyah menyampaikan perbedaan agama dan keyakinan adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Bukan alasan untuk saling menjauh.
"Justru dalam keberagaman itulah tercermin kebesaran Tuhan yang menciptakan kita berbeda-beda agar saling mengenal, saling menghormati, dan saling menyempurnakan," demikian kutipan sambutan Bupati Bambang Firdaus yang dibacakan Asisten Ardiansyah.
Dikatakannya, kerukunan umat beragama adalah fondasi utama bagi tegaknya pembangunan di Kabupaten Dompu. Tanpa kedamaian, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Tanpa rasa saling percaya, kemajuan yang kita cita citakan akan sulit terwujud.
"Oleh karena itu, menjaga kerukunan bukanlah tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita semua pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Dompu," tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan kegiatan dialog kerukunan dan silaturahmi tokoh lintas agama ini memiliki makna yang sangat strategis. ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan momen penting untuk mempererat tali persaudaraan, menyamakan pandangan dalam menjaga kedamaian, dan mencari solusi bersama atas berbagai perbedaan yang mungkin muncul di tengah masyarakat.
Untuk itu, Bupati melalui Asisten Pemerintahan.dan Kesra menyampaikan 3 pesan penting:
Pertama, mari kita jadikan keragaman di Dompu sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Mari kita tanamkan di dalam hati bahwa kita semua adalah anak anak tanah Dompu, yang menginginkan kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan bersama;
Kedua, tokoh agama memiliki peran yang sangat sentral. Ajarkanlah kepada jemaat dan umat masing-masing tentang nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati; dan
Ketiga, apabila ada hal hal yang berbeda atau persoalan yang muncul di tengah masyarakat, mari kita selesaikan melalui jalan dialog, musyawarah, dan kebijaksanaan.
"Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya yang memperkuat kerukunan dan kedamaian. Kita akan terus membuka ruang partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam pembangunan, tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun golongan. Mari kita bergandengan tangan, berjalan berdampingan, dengan semangat persatuan yang erat," pungkasnya. (emo).

Komentar