Fakta Menarik! Spanyol dan Argentina Sama-sama Pernah Dibuat Ketar-ketir oleh Tanjung Verde -->

Kategori Berita

.

Fakta Menarik! Spanyol dan Argentina Sama-sama Pernah Dibuat Ketar-ketir oleh Tanjung Verde

Koran lensa pos
Sabtu, 18 Juli 2026

 




Timnas Spanyol dan Argentina akan saling berhadapan pada partai final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan lawan masing-masing di babak semifinal. Spanyol memastikan tiket ke final usai mengalahkan Prancis 2-0 di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/7). Sehari kemudian, Kamis (16/7), Argentina menyusul setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1.

Partai puncak yang mempertemukan La Roja dan La Albiceleste dijadwalkan berlangsung di Stadion New Jersey, New York, Senin (20/7) pukul 03.00 WIB.

Di balik keberhasilan kedua tim melaju ke final, terdapat satu fakta menarik. Spanyol dan Argentina sama-sama pernah dipaksa bekerja keras saat menghadapi tim debutan asal Afrika, Tanjung Verde (Cape Verde), yang berpenduduk kurang dari 600 ribu jiwa.

Spanyol bertemu Tanjung Verde pada laga perdana Grup H. Meski mendominasi jalannya pertandingan dan terus menggempur pertahanan lawan, tim asuhan Luis de la Fuente gagal mencetak gol. Laga pun berakhir imbang tanpa gol.

Salah satu sosok yang paling bersinar dalam pertandingan itu adalah penjaga gawang Tanjung Verde, Vozinha (Josimar José Evora Dias). Kiper veteran berusia 40 tahun tersebut tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Spanyol. Penampilan gemilangnya membuat namanya menjadi sorotan dunia dan mendapat perhatian luas dari pecinta sepak bola.

Sementara itu, Argentina menghadapi Tanjung Verde pada babak 16 besar. Lionel Messi membuka keunggulan pada menit ke-29 setelah beberapa peluang sebelumnya berhasil digagalkan oleh Vozinha. Skor 1-0 untuk Argentina bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Tanjung Verde menunjukkan mental luar biasa. Deroy Duarte sukses menyamakan kedudukan lewat penyelesaian akhir yang tak mampu dihentikan Emiliano Martínez sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Vozinha kembali menjadi tembok kokoh bagi Tanjung Verde. Sejumlah peluang Lionel Messi dan Lautaro Martínez berhasil dimentahkannya sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan waktu.

Argentina kembali unggul hanya dua menit setelah babak tambahan dimulai melalui Lisandro Martínez yang memanfaatkan bola liar hasil tendangan sudut. Namun, Tanjung Verde kembali memberi kejutan. Bek kiri Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Perlawanan sengit Tanjung Verde akhirnya berakhir pada menit ke-111. Tendangan sudut Messi memicu gol bunuh diri yang memastikan kemenangan 3-2 bagi Argentina sekaligus mengantarkan sang juara bertahan ke babak berikutnya.

Meski gagal melangkah lebih jauh, kiprah Tanjung Verde menjadi salah satu kisah paling menarik di Piala Dunia 2026. Tim debutan asal Afrika itu mampu merepotkan dua finalis, Spanyol dan Argentina, bahkan nyaris menciptakan kejutan besar. Fakta tersebut menjadi bukti bahwa di Piala Dunia, tidak ada lagi lawan yang bisa dianggap remeh.