UM Bima Gencar Sosialisasi MABA di Dompu, Libatkan Kepala Sekolah dan KCD Wilayah V -->

Kategori Berita

.

UM Bima Gencar Sosialisasi MABA di Dompu, Libatkan Kepala Sekolah dan KCD Wilayah V

Koran lensa pos
Selasa, 12 Mei 2026

 

Acara sosialisasi MABA di King Dom Cafe, Jado Kelurahan Dorotangga Dompu dari UM Bima, Senin (11/5/2026)



Dompu, koranlensapos.com — Panitia Mahasiswa Baru (MABA) Universitas Muhammadiyah Bima (UM Bima) bersama dosen Fakultas Hukum dan Ekonomi (FHE) menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di Kabupaten Dompu, Senin (12/05/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia MABA, Dr. Nasaruddin, M.Pd.I, yang juga merupakan dosen Pascasarjana UM Bima.

Sosialisasi tersebut menghadirkan sejumlah kepala sekolah tingkat SMA/SMK dan SMP, serta perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah V Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis UM Bima dalam memperluas jejaring kemitraan pendidikan sekaligus menjaring calon mahasiswa baru dari wilayah Dompu.

Peserta yang hadir di antaranya Kepala SMAN 1 Dompu, SMAN 2 Dompu, SMKN 1 Woja, SMAN 3 Dompu, SMAN 1 Pajo, serta sejumlah SMA lainnya. Hadir pula kepala SMPN 5 Dompu, SMPN 8 Dompu, SMPN 9 Dompu, dan beberapa SMP lainnya. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari sejumlah wartawan media online di Kabupaten Dompu.

Acara "ngopi bareng" santai yang berlangsung di King Dom Cafe ini diawali dengan ramah tamah bersama tim sosialisasi. Dalam suasana tersebut, diskusi berlangsung hangat dan interaktif antara pihak kampus dengan para kepala sekolah dan undangan yang hadir.
Para peserta mengaku takjub dengan perkembangan Universitas Muhammadiyah Bima yang dinilai terus mengalami kemajuan signifikan, namun tetap mampu menjaga kualitas mutu pendidikan. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk mendorong para guru agar melanjutkan studi ke jenjang magister, serta merekomendasikan para siswa untuk melanjutkan pendidikan di UM Bima.
Wakil Rektor III UM Bima, Dr. Hajairin, S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan di daerah.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat dengan sekolah-sekolah di Dompu. UM Bima hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UM Bima, H. Ilyas Sarbini, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah dan pihak KCD Wilayah V Dompu yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada segenap kepala sekolah dan KCD Wilayah V Kabupaten Dompu yang telah membantu dan berkenan menjalin kerja sama dengan UM Bima. Ini adalah langkah penting dalam membangun masa depan generasi muda yang lebih baik,” ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan oleh Kepala SMAN 1 Dompu, Muhammad Ihsan, M. Pd yang mengapresiasi langkah proaktif UM Bima dalam menjangkau sekolah-sekolah di daerah.
“Kami menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. UM Bima menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dan tetap menjaga kualitas pendidikan. Kami siap mendorong siswa-siswi kami untuk melanjutkan studi ke UM Bima sebagai salah satu pilihan terbaik,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Dompu, Ida Faridah, S.Pd. Dikatakannya, para guru harus meningkatkan kompetensi dan kualifikasi. Pilihan yang sangat tepat, mudah dan terjangkau adalah dengan mengikuti program pendidikan Magister PAI dan Pedagogi di UM Bima.
"Sejatinya guru harus terus belajar dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Saatnya bertumbuh bersama, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas untuk generasi masa depan," ucapnya.


Ida Faridah sendiri menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan studi ke jenjang magister di UM Bima pada Prodi Pedagogi. Ia juga berkomitmen merekomendasikan para alumni di sekolahnya untuk melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.
“Kami melihat UM Bima sebagai pilihan yang tepat untuk melanjutkan pendidikan. Saya pribadi siap melanjutkan S2 di UM Bima, dan tentu akan mendorong alumni kami untuk kuliah di sana,” tuturnya.

Dosen Pascasarjana UM Bima, Dr. Ihlas Hasan pada kesempatan itu mengungkapkan saat ini ada 3 Prodi Magister yang telah diselenggarakan, yakni Hukum, PAI dan Pedagogi. Yang linear dengan para guru yakni Prodi Magister PAI dan Pedagogi. Untuk Program Magister Pedagogi sendiri ada 7 studi konsentrasi. Antara lain Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Pendidikan Dasar, PAUD dan Manajemen Pendidikan. 

Menurut peraih gelar Doktor di usia 33 tahun ini, mengikuti program Pascasarjana di UM Bima adalah sebuah kemudahan bagi para guru di Dompu. Jarak tempuh yang tidak terlampau jauh memudahkan bagi para mahasiswa untuk bisa mengikutinya tanpa menghambat jam mengajar di sekolah.

"Jam kuliahnya hanya Jumat dan Sabtu. In sya'allah kalau romhongan belajar dari Dompu ini banyak akan diusahakan hibrid juga," papar doktor muda asal Desa Karamabura Dompu yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Dekan I Fakultas Hukum dan Ekonomi di UM Bima itu.

Seiring perubahan zaman, lanjutnya, jenjang pendidikan SMP dan SMA ke depan dibutuhkan guru-guru yang berkualifikasi pendidikan minimal Strata Dua. Begitu pula di perguruan tinggi, para dosen dituntut harus S3 dan telah berpredikat sebagai Profesor. 
Maka dari itu, mengikuti program pascasarjana memang harus disertai 'pemaksaan' diri agar ke depan para guru dapat memenuhi tuntutan kualifikasi.

"Kalau tidak 'dipaksa' nggak akan jadi," kata Ihlas ssmbari mengisahkan pengalamannya menyelesaikan jenjang S2 di usia 26 tahun.

Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Bima semakin menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Bima dan Dompu. 
Untuk diketahui, ketiga program magister di UM Bima telah mengantongi izin resmi dan terakreditasi Baik. (Buya)