Program-Program Pemberdayaan TP PKK Kabupaten Dompu Sasar Desa Saneo -->

Kategori Berita

.

Program-Program Pemberdayaan TP PKK Kabupaten Dompu Sasar Desa Saneo

Koran lensa pos
Selasa, 26 Mei 2026

 

Rangkaian kegiatan TP PKK Kabupaten Dompu di Desa Saneo, Sabtu (23/5/2026) 



Dompu, koranlensapos.com - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dompu melaksanakan serangkaian program pemberdayaan di Desa Saneo Kecamatan Woja, Sabtu (23/5/2026). Rangkaian kegiatan Tim PKK tingkat kabupaten ini sesuai dengan Kelompok Kerja (Pokja) masing-masing. 

Pokja 1 berupa penyerahan bantuan Mushaf Al-Qur'an dan karpet. Bantuan diiberikan kepada TPQ As-Surah dan TPQ Al-Muawwal.

Pokja 2 melakukan kegiatan pemberdayaan berupa pelatihan pembuatan tepung kunyit, tepung jagung dan tepung pisang. Pokja 2 juga melakukan 
pemberian bantuan mesin giling tepung komplit, sealer, dan kemasan pada UP2K di Desa Saneo.

Adapun Pokja 3 melakukan pendampingan pada UMKM bidang craft berupa penyerahan bantuan mesin jahit portable pada 2 kelompok sebanyak 2 buah mesin jahit. Selain itu juga dilakukan pemberian bantuan bibit cabe dan bibit sayur.

Sedangkan Pokja 4 melakukan 
edukasi gizi dan kesehatan bagi pengasuh balita stunting dan ibu hamil. Juga dilakukan pemberian bantuan paket makanan tambahan bagi balita stunting. Penyerahan bantuan-bantuan dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Dompu, Ny. Onti Farianti.

Mengapa Desa Saneo yang dipilih untuk kegiatan-kegiatan pemberdayaan TP PKK Kabupaten Dompu?

Sekretaris TP PKK Kabupaten Dompu, Verra Fitria menjelaskan
Saneo merupakan salah satu desa miskin ekstrem. Hal itu berdasarkan data dari Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu. Untuk itu, TP PKK sebagai mitra pemerintah mengambil peran untuk melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan di desa Saneo.

"Kabupaten Dompu memiliki 2 desa miskin ekstrem yaitu desa Saneo dan desa Soritatanga yang nantinya akan dijadikan Desa Berdaya," jelas Verra Fitria.

Dikemukakannya, penetapan sebagai "Desa Berdaya" pada dua desa ini dicanangkan oleh Provinsi NTB pada periode kepemimpinan Gubernur H. Lalu Muhammad Iqbal dan Wagub Hj. Indah Dhamayanti Putri ini. Bukan hanya di Dompu, di kabupaten/kota lain di NTB juga telah dicanangkan adanya Desa Berdaya ini. Karena itu, TP PKK juga mengambil bagian untuk melakukan kegiatan-kegiatan pemberdayaan sesuai tupoksi di Desa Berdaya yang telah ditetapkan.

"Instruksi dari TP PKK Provinsi NTB mengharapkan TP PKK Kabupaten/kota se-NTB ambil bagian untuk kegiatan di desa berdaya di masing-masing kabupaten/kota," jelasnya.


Dikutip dari laman resmi milik Pemprov NTB, Desa Berdaya NTB adalah sebuah inisiatif terpadu Pemerintah Provinsi NTB yang bertujuan untuk mewujudkan kemandirian dari desa dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan ekstrem.

Prinsip utama yang diusung ada 3 yaitu:
Pertama, Transformasi Mengubah pola pikir dan struktur ekonomi desa dari ketergantungan menjadi mandiri.
Kedua, Graduasi
Mengadopsi model pendekatan Graduasi (seperti yang digunakan BRAC International) yang memastikan rumah tangga miskin lulus (graduasi) dari kemiskinan melalui intervensi bertahap, terukur, dan terstruktur, bukan hanya bantuan sosial sementara.

Ketiga, Kolaborasi & Orkestrasi: Program ini adalah rumah besar kolaborasi lintas sektor (OPD/Dinas terkait, Pemerintah Desa, Swasta, dan masyarakat) yang dipimpin oleh Pemerintah Provinsi untuk menyelesaikan masalah mendasar desa (kemiskinan, stunting, air bersih, kekerasan, dll).



Adapun tujuan utamanya:
1. Mengurangi kemiskinan ekstrem secara signifikan.
2. Meningkatkan status desa menuju Indeks Desa Mandiri (IDM).
3. Mengembangkan potensi lokal seperti Desa Mandiri Pangan dan Desa Wisata Maju.
(emo).