Bima, Lensa Post
NTB – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, rabu
(9/5/2018) menggelar Sosialisasi Optimalisasi Pemanfaaatan Sarana dan Prasarana
Pemadam Kebakaran. Acara yang bertempat di Hotel Marina Kota Bima, dibuka resmi
Assisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bima, Ir. H. Nurdin dan
dihadiri Direktur Marketing PT. New Sentosa Fire Fighting Technology, Vivi
Yanet, Kepala BPBD Kabupaten Bima, Kepala BPBD Kota Bima, Kepala BPBD Kabupaten
Dompu, Kasat Pol PP Kabupaten Bima, Kasat Pol PP Kota Bima, Kasat Pol PP Kabupaten
Dompu dan Dinas terkait serta para peserta workshop.
Ir. H. Nurdin dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan
penanggulangan bencana yang cepat, tepat dan tangguh merupakan hal yang mutlak
dilakukan. Menurut H. Nurdin, pada hakekatnya bencana adalah sesuatu yang tidak
dapat terpisahkan dari kehidupan. Pandangan ini memberikan arahan bahwa bencana
harus dikelola secara menyeluruh sejak sebelum bencana, pada saat bencana, dan
setelah kejadian bencana. Oleh karena itu dibutuhkan manajemen khusus dalam
penanganannya. “Dalam manajemen bencana terdapat empat tahapan penanggulangan
bencana yang meliputi rencana penanggulangan bencana, rencana kesiapsiagaan,
rencana tanggap darurat dan rencana pemulihan.” Ujar H. Nurdin.
Nurdin menambahkan, bahwa Sosialisasi optimalisasi
pemanfaatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran diperlukan sebagai langkah
kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana kebakaran. Lanjutnya,
dalam upaya peningkatan kewaspadaan, kita dapat mengurangi ketidakpastian
melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang handal dalam penanganan
bencana kebakaran. Karenanya perhatian dalam penyelenggaraan penanggulangan
bencana yang cepat, tepat dan tangguh merupakan hal yang mutlak dilakukan lebih
khusus terhadap jenis ancaman bencana kebakaran.” “Kegiatan ini menjadi sangat
tepat dan strategis karena mengingat kejadian bencana kebakaran di wilayah Bima
dan Dompu semakin meningkat, yang mengakibatkan kerugian harta benda dan
kerusakan sarana dan prasarana bahkan korban jiwa.” Tutup H. Nurdin.
Sementara itu, Desi selaku Marketing PT. New Sentosa
dalam pengantarnya mengatakan bahwa PT. New Sentosa International yang
berkantor di Jakarta Pusat itu memiliki fasilitas produksi yang berlokasi di
Kalibening, Magelang, Jawa Tengah. Seluruh kegiatan produksinya dilakukan oleh
tenaga kerja terampil putra putri Indonesia mulai dari perancangan awal
(penyusunan desain) sampai sentuhan akhir. Selain itu, bahan (material) yang
digunakan pun sebisa mungkin menggunakan produk buatan dalam negeri, kecuali
beberapa komponen seperti mesin kendaraan dan mesin pompa yang sejauh ini masih
menggunakan mesin buatan luar negeri. Dengan demikian, seluruh kendaraan
pemadam kebakaran buatan PT. New Sentosa International memiliki tingkat
kandungan lokal yang tinggi, yaitu di atas 80%. “Perusahaan juga sudah
mengekspor puluhan mobil pemadam kebakaran beserta peralatan pemadam kebakaran
buatannya ke berbagai negara di dunia seperti Bangladesh, Vietnam, Jepang,
Tanzania, Sudan, Nigeria dan Inggris.” Tutup Desi. (Sukur Bima/ H)

Komentar

