JARAPASAKA, Program Unggulan Pemerintah AKJ-SYAH Menuju Dompu MASHUR (1)

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

JARAPASAKA, Program Unggulan Pemerintah AKJ-SYAH Menuju Dompu MASHUR (1)

Koran lensa pos
Senin, 05 Desember 2022

 



Kabupaten Dompu di bawah kepemimpinan Bupati H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati H. Syahrul Parsan, ST., MT (2021-2026) memiliki visi Terwujudnya Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius). Visi tersebut dituangkan dalam 5 (lima) misi. 
Pertama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih;
Kedua, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal yang berkelanjutan;
Ketiga, meningkatkan mutu pelayanan dasar dan pelayanan publik yang transparan, partisipatif dan berkeadilan;
Keempat, mewujudkan pembangunan infrastruktur yang mantap; dan 
Kelima, mewujudkan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius, berbudaya, berprestasi dan berkarakter berbasis kearifan lokal.

Program unggulan Pemerintahan AKJ-SYAH adalah JARAPASAKA, singkatan dari Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan. Program JARA PASAKA telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.


Program JARAPASAKA  menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan dan peningkatan produktivitas komoditas jagung, porang, dan padi serta pengembangan peternakan sapi dan hasil perikanan. Namun tidak mengesampingkan pada komoditas serta sektor lainnya.

Pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Dompu ke 207, 11 April 2022 lalu, Bupati AKJ menyampaikan banyak hal yang telah, sedang dan akan dilakukan bersama, khususnya dalam membangun pertumbuhan kesejahteraan rakyat melalui Program Unggulan Daerah JARAPASAKA. Program prioritas dikelola secara cerdas dari hulu sampai hilir. Dimulai dari petani, pelaku UMKM, koperasi, Bumdes sampai dengan perusahaan daerah, sehingga tercipta sebuah siklus ekonomi kerakyatan yang menguntungkan dengan mempersiapkan sarana dan prasarana yang memadai berbasis agribisnis yang berkelanjutan.

Bupati menyebutkan walau pandemi Covid-19 yang mewabah sejak tahun 2020, tercatat pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan 4,89 persen atau naik 1,68 persen dari 3,21 persen.
Adapun Indeks Pembangunan Manusia tahun 2020 tercatat sebesar 67,84 poin dan meningkat menjadi 68,45 poin. Pada sektor kesehatan pravelensi stunting tahun 2021 tercatat 14,3 persen, membaik jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2020 sebesar 18,72 persen. Pada usia harapan hidup meningkat menjadi 66,99. Demikian pula pada sektor pendidikan dan kemampuan daya beli terus tumbuh di tengah kondisi negara yang belum stabil.
Dari sisi infrastruktur pelayanan dasar, jalan dan jembatan dan jaringan irigasi terus mengalami peningkatan. Begitu juga dengan penanganan kawasan kumuh pemukiman, penyediaan jaringan air bersih pedesaan dan peningkatan akses sanitasi semakin baik serta penanganan bencana alam yang responsif. 
Berkaitan dengan lingkungan hidup, pemerintah tetap berkomitmen mengembalikan fungsi hutan dan gunung dari kerusakan melalui Program Dompu BERJASA dengan ruang terbuka hijau di Bendungan Tanju dan Bendungan Mila. 

Bupati mengajak semua pihak untuk merapatkan barisan, menyatukan hati dan nurani, membulatkan tekad dengan niat yang tulus ikhlas untuk bersama-sama menjaga dan memelihara bumi Nggahi Rawi Pahu agar tetap kondusif dengan semangat membangun daerah, yang dilandasi dengan kebersamaan, kekeluargaan, keterbukaan serta saling menghormati.


Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, S. KM., M. Kes menjelaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  bekerja keras dalam upaya mewujudkan masyarakat Dompu yang Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius (MASHUR). Program JARAPASAKA yang telah dituangkan dalam RPJMD 2021-2026 kemudian dimuat per tahun dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Selanjutnya OPD melaksanakan program kerja yang telah disusun dan disepakati dengan dukungan anggaran dari APBD baik melalui Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) maupun dana lain dengan target yang terukur. 

Sekda berharap masyarakat dan organisasi masyarakat terus mendukung untuk kesuksesan Program Dompu MASHUR dengan menjaga kondusivitas daerah, serta menciptakan iklim investasi yang aman dan ramah. 

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H. Gaziamansyuri, M. Ap melalui Kepala Bidang Penelitian, Statistik dan Pelaporan, Putra Agung Eko Iwinduarta, ST., MM menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Kabupaten Dompu Tahun 2023 seperti yang tertuang dalam RKPD Kabupaten Dompu tahun 2023 menargetkan pertumbuhan ekonomi menjadi 4,5 persen. Pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi tercatat tumbuh 1,65 persen. Adapun tingkat pengangguran terbuka (TPT) ditargetkan menjadi 2,8 persen. Sedangkan pada tahun 2021 TPT tercatat pada angka 3,02 persen. Angka kemiskinan ditargetkan turun menjadi 10,9 persen di mana pada tahun 2021 angka kemiskinan sebesar 12,6 persen. Dan indeks pembangunan manusia (IPM) ditargetkan meningkat menjadi 70,27 persen yang mana pada tahun 2021 tercatat sebesar 68,55 persen.
Seluruh target makro Tahun 2023 di atas akan dicapai dengan estimasi anggaran dalam APBD sebesar 1,161 Triliun baik dari sumber dana DAU, DAK, DBH dan PAD. 

Pada Tahun 2023 program JARAPASAKA dan PASAKA DESA akan dilaksanakan melalui :

Dinas Pertanian dan Perkebunan berupa :
- Penyediaan sarana dan prasarana pertanian seperti pembangunan embung, pembangunan irigasi tersier, sumur bor, dan oembangunan jalan usaha tani;
- Penyediaan sarana dan prasaran budidaya porang bagi pembudidaya mandiri;
- Penyediaan peralatan untuk mendukung produksi padi dan jagung; dan
- Penilaian kelompok tani.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan antara lain :
- Fasilitasi bunga 0 persen KUR Ternak;
- Pembangunan sarana dan prasarana produksi ternak seperti jalan, irigasi, bank pakan, pembangunan laboratorium pada 4 UPTD, pembangunan bank pakan, pembangunan kandang komunal; dan
- Pelatihan Bumdes yang fokus pada bisnis ternak;

Dinas Perikanan dan Kelautan, antara lain :
- Penyediaan sarana dan prasarana perikanan tangkap;
- Rehabilitasi sarana dan prasarana perikanan budidaya;
- Peningkatan kapasitas pembudidaya melalui pekerjaan bintek dan percontohan budidaya;
- Penyediaan sarana dan prasarana pengolahan ikan berupa pabrik es, cold storage, rehabilitasi bangunan sentra pengolahan ikan;



Dinas Koperasi dan UKM, yaitu
- Peningkatan kapasitas pengelola koperasi melaui bintek manajemen; dan
- Fasilitasi UMKM baru sebanyak 324 UMKM;

Dinas Perindustrian dan Perdagangan, yaitu
- Pemenuhan fasilitas Sentra Industri Tembakau;
- Pengembangan sentra industry pengalengan Ikan;
- Peningkatan kapasitas IKM; dan
- Pemenuhan Peralatan Alat Ukur Timbang;

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, yaitu :
- Penyusunan rencana tenaga kerja makro;
- Pelatihan calon tenaga kerja; dan
- Pemenuhan sarana BLK.

DPMPD, yaitu : 
- Peningkatan kapasitas pengelola BUMDES.

Di samping itu Pemerintah Kabupaten Dompu juga fokus pada penyediaan sarana dan prasarana infrastruktur pelayanan dasar masyarakat seperti penyediaan jalan, irigasi, air bersih, air limbah dan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) lainnya. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga tetap dianggarkan meskipun Pusat pada Tahun 2023 tidak mengalokasikan anggaran untuk kegiatan tersebut. (Penulis : Supriyamin - Wartawan koranlensapos.com -Bersambung).