KSM UNISMA Bangun TPQ Di Masjid An-Nur Lingkungan Toloweri Kelurahan Nungga - Rasbar Bima

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

KSM UNISMA Bangun TPQ Di Masjid An-Nur Lingkungan Toloweri Kelurahan Nungga - Rasbar Bima

Koran lensa pos
Senin, 28 Februari 2022

 

Pengajian Al-Qur'an oleh mahasiswa KKN KSM UNISMA Bima kepada anak-anak di Masjid An-Nur Toloweri Kel. Nungga Kec. Rasbar Kota Bima


Bima, koranlensapos.com - Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Tematik kelompok 40 Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan pembangunan pembinaan belajar Al-Qur’an yang berlokasi di Masjid An-Nur Lingkungan Toloweri Kelurahan Nungga Kecamatan Rasa Na’e Barat Kota Bima. 
Kegiatan pembinaan ini untuk merespon permasalahan pendidikan Al-Qur’an yang dialami anak-anak di Toloweri. Permasalahan ini berasal dari para guru ngaji yang mengalami kesulitan dalam hal mengatur waktu karena harus mencari penghasilan di pegunungan sehingga pembelajaran Al-Qur’an terpaksa dinonaktifkan.

Salah satu Guru Ngaji di kelurahan tersebut, bapak Masrin merasakan kekhwatirannya terhadap 
anak-anak Toloweri yang sangat membutuhkan pengajaran dan pembinaan khusus. Akan tetapi karena kesibukan hingga saat ini belum ada waktu luang untuk memberikan pengajaran.
“Masyarakat kelurahan Nungga khususnya Desa Toloweri ini mayoritas bekerja sebagai petani. Di awal bulan 1 (Januari( sampai bulan 4 (April) ini kami bekerja di pegunungan dari pagi hingga magrib,bahkan sering juga bermalam untuk menjaga jagung supaya tidak dimasuki hewan-hewan perusak seperti babi dan monyet. Maka dalam hal ini kami sulit membagi waktu untuk 
mengajarkan Al-Qur’an kepada anak-anak dan kekhwatiran kami adalah mereka tertinggal dalam 
memahami bacaan Al-Qur’an," ungkapnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Muhammad Miftahul Maulana selaku Ketua KSM Kelompok 40 Unisma bersama seluruh anggotanya berupaya menghidupkan kembali pembinaan 
Al-Qur’an di Masjid An-Nur Desa Toloweri melalui pembangunan lembaga Taman Pendidikan 
Al-Qur’an (TPQ). 
"Pembangunan TPQ ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi lembaga pendidikan Al-Qur’an yang mampu menjadi penerang bagi perkembangan pendidikan 
Al-Qur’an di Toloweri," kata Miftah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa warga Toloweri bahwa anak-anak melaksanakan kegiatan pembinaan pembelajaran Al-Qur’an di dua rumah guru ngaji, namun pada bulan-bulan ini anak-anak  Toloweri tidak dapat menerima 
pembinaan Al-Qur’an dikarenakan kesibukan para guru ngaji dalam mencari nafkah di pegunungan.

“Oleh karena itu, kami bersama teman-teman KSM Unisma kelompok 40 berinisiatif membangun lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang bertempat di Masjid An-Nur Toloweri melalui perekrutan guru ngaji diambil dari anak-anak setempat yang telah mahir mengaji dan selanjutnya dapat menjadi guru ngaji bagi anak-anak yang lain,” ujarnya

Ia berharap program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan tanpa ada hambatan apapun sehingga 
melahirkan generasi-generasi yang menjunjung tinggi terhadap Al-Qur’an, yang tidak hanya melahirkan mubalig yang paham akan Al-Qur’an tetapi juga mampu mengajarkan kepada orang-orang di sekitarnya melalui pemahaman dan keterampilan membaca sesuai kaidah Ilmu tajwid, serta mengamalkan isi yang terkandung di dalamnya," harapnya.

Sementara itu Lurah Nungga, Burhan, sangat memberikan apresiasi dan mendukung atas usaha para
Mahasiswa KSM Unisma atas pembangunan TPQ Lingkungan Toloweri yang di Masjid Toloweri 
sebagai salah satu usaha dalam melahirkan mubalig yang cinta akan Al-Qur’an.
“Menjadi harapan besar melalui program yang dilaksanakan oleh KSM Unisma ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi warga Desa Toloweri. Apalagi yang menjadi sasarannya adalah anak-anak yang akan menjadi regenerasi bagi kalangan tua dan akan menggantikan kami di suatu hari nanti,” ucapnya.

Ketua RW, Mansur sangat menerima dan menyetujui terhadap setiap program yang di adakan mahasiswa KSM kelompok 40 Unisma terutama pembangunan TPQ di Lingkungan Toloweri.
“Saya berharap kepada seluruh mahasiswa KSM Unisma ini dapat menyalurkan ilmunya 
dan saya selaku RW sangat mendukung setiap program yang dilaksanakan oleh adek-adek KSM 
Unisma,” ujarnya

Harapan dari pengurus Desa bahwa melalui pengadaan program yang dilaksanakan oleh KSM 
Unisma ini dapat terus ada secara permanen oleh warga Toloweri melalui pengajaran langsung oleh para guru ngaji di lingkungan tersebut.

Ini selengkapnya nama-nama mahasiswa KSM UNISMA :

Fakultas Agama Islam:
1. Muhammad Miftahul Maulana : jurusan Pendidikan Agama Islam
2. Nur Fitri : jurusan Pendidikan Agama Islam
3. Sinta Putri Kurniati : jurusan PGMI
4. Yuyun : jurusan Akhwal Al Saksiyah

Fakultas Ilmu Administrasi:
1. Muhamad Sarjan : Jurusan Administrasi Negara

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
1. Diana : jurusan Perbankan Syariah.