Tambah 5 Lagi, RSUD Dompu Kini Miliki 17 Spesialis -->

Kategori Berita

.

Tambah 5 Lagi, RSUD Dompu Kini Miliki 17 Spesialis

Koran lensa pos
Selasa, 04 Agustus 2026

 



Dompu, koranlensapos.com – RSUD Dompu terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan menambah lima dokter spesialis baru. Penambahan tersebut membuat rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Dompu itu kini memiliki total 17 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lima dokter spesialis yang mulai bergabung yakni dr. Ganda Wibowo, Sp.JP, FIHA (Spesialis Jantung), dr. Nur Hidayatullah, Sp.B, FINACS, AIFO-K (Spesialis Bedah), dr. Tommi Faruq Nahdi, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam), dr. Muhammad Nur Anas, Sp.An-TI (Spesialis Anestesi), dan dr. Sapta Faradillah, Sp.THTBKL (Spesialis THT).

Humas RSUD Dompu, Muhammad Iradat, menjelaskan bahwa empat dari lima dokter tersebut berstatus sebagai tenaga kontrak BLUD RSUD Dompu. Sementara dr. Tommi Faruq Nahdi merupakan dokter PNS yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Calabai, Kecamatan Pekat, sebelum menyelesaikan pendidikan spesialis penyakit dalam dan kembali ditempatkan di RSUD Dompu.

"Beliau sebelumnya dokter umum di Puskesmas Calabai. Setelah lulus pendidikan Spesialis Penyakit Dalam, kini kembali bertugas di RSUD Dompu," jelas Iradat.

Menurutnya, kehadiran dokter spesialis penyakit dalam, bedah, dan anestesi merupakan penambahan tenaga pada layanan yang sebelumnya telah tersedia. Sementara itu, spesialis jantung dan spesialis THT menjadi layanan baru yang kini dimiliki RSUD Dompu.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit di luar daerah.

"Semua spesialis baru ini hadir agar mutu pelayanan RSUD meningkat, penegakan diagnosis klinis semakin berkualitas, masyarakat semakin terbantu dan semakin percaya terhadap kualitas tenaga spesialis serta ketersediaan alat kesehatan di RSUD Dompu," ujarnya.

Sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), RSUD Dompu menjadi rumah sakit rujukan bagi seluruh puskesmas di Kabupaten Dompu, termasuk RSUD Manggelewa. Karena itu, keberadaan tenaga dokter spesialis dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting.

Selain 17 dokter spesialis yang kini tersedia, RSUD Dompu juga masih menjalin kerja sama dengan dokter spesialis nefrologi untuk mendukung operasional layanan Hemodialisis (HD). Pendampingan dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam senior yang telah memiliki pelatihan khusus hemodialisis.

Sementara itu, layanan spesialis mata masih diperkuat melalui kerja sama dengan dr. H. Nofal Suryanto, Sp.M yang memberikan pelayanan setiap hari Jumat karena keterbatasan jumlah dokter spesialis mata di wilayah Bima, Dompu, dan Sumbawa.

Terkait kebutuhan dokter spesialis mata putra daerah, Iradat mengakui minat untuk mengambil pendidikan tersebut masih terbatas. Meski demikian, pihaknya optimistis ke depan akan lahir dokter spesialis mata asal Kabupaten Dompu.

Tak hanya memperkuat sumber daya manusia, RSUD Dompu juga terus melengkapi sarana dan prasarana penunjang pelayanan. Menurut Iradat, setiap layanan spesialis didukung lebih dahulu dengan penyediaan alat kesehatan, ruang tindakan khusus, serta poliklinik rawat jalan.

Khusus layanan jantung, RSUD Dompu juga tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory) yang dijadwalkan mulai dibangun bulan ini. Selama proses tersebut, dokter spesialis jantung tetap akan melayani pasien dengan keluhan jantung ringan hingga sedang.

Saat ini, RSUD Dompu masih berstatus rumah sakit Tipe C. Namun dari sisi kapasitas, jumlah tempat tidur yang dimiliki telah melampaui 200 unit, setara dengan salah satu persyaratan rumah sakit Tipe B. Kondisi ini menjadi salah satu modal penting bagi RSUD Dompu dalam meningkatkan kelas pelayanan kesehatan di Kabupaten Dompu. (emo).