
Dompu, koranlensapos.com – RSUD Dompu terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan menambah lima dokter spesialis baru. Penambahan tersebut membuat rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Dompu itu kini memiliki total 18 dokter spesialis yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Lima dokter spesialis yang mulai bergabung yakni dr. Ganda Wibowo, Sp.JP, FIHA (Spesialis Jantung), dr. Nur Hidayatullah, Sp.B, FINACS, AIFO-K (Spesialis Bedah), dr. Tommi Faruq Nahdi, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam), dr. Muhammad Nur Anas, Sp.An-TI (Spesialis Anestesi), dan dr. Sapta Faradillah, Sp.THTBKL (Spesialis THT).
Humas RSUD Dompu, Muhammad Iradat, menjelaskan bahwa empat dari lima dokter tersebut berstatus sebagai tenaga kontrak BLUD RSUD Dompu. Sementara dr. Tommi Faruq Nahdi merupakan dokter PNS yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Calabai, Kecamatan Pekat, sebelum menyelesaikan pendidikan spesialis penyakit dalam dan kembali ditempatkan di RSUD Dompu.
"Beliau sebelumnya dokter umum di Puskesmas Calabai. Setelah lulus pendidikan Spesialis Penyakit Dalam, kini kembali bertugas di RSUD Dompu," jelas Iradat.
Menurutnya, kehadiran dokter spesialis penyakit dalam, bedah, dan anestesi merupakan penambahan tenaga pada layanan yang sebelumnya telah tersedia. Sementara itu, spesialis jantung dan spesialis THT menjadi layanan baru yang kini dimiliki RSUD Dompu.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit di luar daerah.
"Semua spesialis baru ini hadir agar mutu pelayanan RSUD meningkat, penegakan diagnosis klinis semakin berkualitas, masyarakat semakin terbantu dan semakin percaya terhadap kualitas tenaga spesialis serta ketersediaan alat kesehatan di RSUD Dompu," ujarnya.
Sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), RSUD Dompu menjadi rumah sakit rujukan bagi seluruh puskesmas di Kabupaten Dompu, termasuk RSUD Manggelewa. Karena itu, keberadaan tenaga dokter spesialis dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting.
RSUD Dompu juga menjalin kerja sama pengampuan dengan RSUP Prof Ngoerah Denpasar Bali, beserta tenaga pendamping dokter spesialis uro-nefrologi. Sedangkan Layanan Hemodialisis atau Cuci Darah sudah terdapat Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
Sementara itu, layanan spesialis mata masih diperkuat melalui kerja sama dengan dr. H. Nofal Suryanto, Sp.M yang memberikan pelayanan setiap hari Jumat karena keterbatasan jumlah dokter spesialis mata di wilayah Bima, Dompu, dan Sumbawa.
Terkait kebutuhan dokter spesialis mata putra daerah, Iradat mengakui minat untuk mengambil pendidikan tersebut masih terbatas. Meski demikian, pihaknya optimistis ke depan akan lahir dokter spesialis mata asal Kabupaten Dompu.
Inilah data keseluruhan dokter spesialis yang dimiliki RSUD Dompu saat ini:
-2 Spesialis Penyakit Dalam (PNS)
-2 Spesialis Bedah (1 PNS 1 Kontrak)
-2 Spesialis Obgyn (PNS)
-1 Spesialis Anak (PNS)
-2 Spesialis Anestesi (1 Kontrak, 1 PGDS)
-1 Spesialis Patologi Klinik (PGDS)
-1 Spesialis Radiologi (PNS)
-1 Spesialis saraf (PNS)
-1 Spesialis paru (PNS)
-1 Spesialis jantung (Kontrak)
-1 Spesialis THT (Kontrak)
-1 Spesialis mata ( Kontrak kunjungan 1 kali seminggu)
-1 Spesialis Rehabilitasi Medik (Kontrak kunjungan 1 kali seminggu)
-1 Spesialis Mikrobiologi klinik (PNS)
Tak hanya memperkuat sumber daya manusia, RSUD Dompu juga terus melengkapi sarana dan prasarana penunjang pelayanan. Menurut Iradat, setiap layanan spesialis didukung lebih dahulu dengan penyediaan alat kesehatan, ruang tindakan khusus, serta poliklinik rawat jalan.
Khusus layanan jantung, RSUD Dompu juga tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory) yang dijadwalkan mulai dibangun bulan ini. Selama proses tersebut, dokter spesialis jantung tetap akan melayani pasien dengan keluhan jantung ringan hingga sedang.
Saat ini, RSUD Dompu masih berstatus rumah sakit Tipe C. Namun dari sisi kapasitas, jumlah tempat tidur yang dimiliki telah melampaui 200 unit, setara dengan salah satu persyaratan rumah sakit Tipe B. Kondisi ini menjadi salah satu modal penting bagi RSUD Dompu dalam meningkatkan kelas pelayanan kesehatan di Kabupaten Dompu. (emo).