Dompu, koranlensapos.com – Perebutan kursi pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Dompu periode 2026–2031 memasuki tahap krusial. Sebanyak 11 kandidat menjalani serangkaian tes komprehensif yang digelar Tim Seleksi (Timsel) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, Sabtu (27/6/2026).
Seleksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WITA itu menjadi penentu lahirnya calon pimpinan BAZNAS yang dinilai memiliki kompetensi, integritas, serta visi dalam mengelola zakat secara profesional dan akuntabel.
Para peserta mengikuti tiga tahapan utama, yakni tes tertulis yang terdiri atas soal pilihan ganda dan esai, presentasi makalah, serta wawancara mendalam. Melalui tahapan tersebut, Timsel menguji kemampuan akademik, ketajaman analisis, kepemimpinan, hingga pemahaman peserta terhadap tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Tim Seleksi diketuai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, H. Khaerul Insyan, SE., MM, dengan Sekretaris Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., serta Dr. Ihlas, S.Pd.I., M.Pd. sebagai anggota.
Ketua Timsel, H. Khaerul Insyan, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna menghasilkan pimpinan BAZNAS yang benar-benar berkualitas.
"Proses seleksi ini dilaksanakan secara serius, objektif, dan akuntabel sebagai upaya mewujudkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Dompu yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas dalam mengelola zakat secara optimal," ujarnya.
Menurutnya, seleksi ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Dompu dalam menerapkan merit system pada pengisian jabatan publik, sejalan dengan visi Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE, untuk membangun tata kelola pemerintahan yang berbasis kompetensi.
"Kami berharap proses ini melahirkan pimpinan BAZNAS yang benar-benar berkualitas dan mampu menjawab harapan masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Dompu," tegasnya.
Sepanjang proses seleksi, suasana berlangsung tertib dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan serius, sementara Timsel melakukan penilaian berdasarkan instrumen yang telah ditetapkan.
Melalui proses yang ketat tersebut, diharapkan BAZNAS Kabupaten Dompu periode 2026–2031 dipimpin oleh figur-figur yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berintegritas dan mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun 11 peserta yang mengikuti seleksi yakni:
Suryono Joko Ragil, S.Sos (Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu).
H. M. Yakub, S.Ag. (Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja).
Suherman, S.Pd. (Desa Mangge Nae, Kecamatan Dompu).
Drs. Ilham (Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Dompu).
Amir Hamzah, S.Sos. (Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu).
Drs. Dahlan HAR (Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu).
Drs. Farid RM (Desa Kepada, Kecamatan Pajo).
H. Ramli Yadam, S.Sos. (Desa Mata, Kecamatan Woja).
Haerul Subur, S.Pi. (Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja).
Suharto Baco, S.H. (Desa O'o, Kecamatan Dompu).
Drs. H. A. Gani Malik (Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu).
Hasil seleksi ini selanjutnya akan menjadi dasar penetapan pimpinan BAZNAS Kabupaten Dompu periode 2026–2031 sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Buya)

Komentar