Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

2 Agustus, Corona NTB Tambah Lagi 35 Kasus

Senin, 03 Agustus 2020 | 6:38 AM WIB Last Updated 2020-08-02T22:38:16Z

Mataram, Lensa Pos NTB - Update data yang dirilis oleh Setda NTB menunjukkan kenaikan kasus Corona atau Covid -19 di Provinsi ini dari hari ke hari. Per 1 Agustus 2020 sejumlah 2.115 kasus, maka pada 2 Agustus menjadi 2.150 kasus dengan tambahan positif baru 35 kasus.

"Bahwa pada hari ini, Minggu, 2 Agustus 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi 
NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa 
Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono 
Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai 
Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 178 sampel dengan hasil 122 sampel 
negatif, 21 sampel positif ulangan, dan 35 sampel kasus baru positif Covid-19," ungkap Sekda NTB Lalu Gita Ariadi dalam press releasenya pukul 17.00 Wita.

Adapun 35 kasus baru positif 
tersebut, yaitu :
1. Pasien nomor 2116, an. RY, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan 
Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
2. Pasien nomor 2117, an. MAL, perempuan, usia 16 tahun, penduduk wilayah kerja Puskesmas 
Cakranegara, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
3. Pasien nomor 2118, an. NA, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Kekalik Jaya, 
Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
4. Pasien nomor 2119, an. M, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Jeringo, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
5. Pasien nomor 2120, an. F, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji;
6. Pasien nomor 2121, an. W, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Nyiur Lembang, 
Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 
belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada;
7. Pasien nomor 2122, an. HM, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Lembuak, Kecamatan 
Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Awet Muda Narmada;
8. Pasien nomor 2123, an. H, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan 
Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19;
9. Pasien nomor 2124, an. SN, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan 
Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;
10. Pasien nomor 2125, an. LHA, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Genggelang, 
Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-
19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung;
11. Pasien nomor 2126, an. NMS, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, 
Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-
19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;

Pasien nomor 2127, an. IKS, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Jatisela, Kecamatan 
Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. 
Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;
13. Pasien nomor 2128, an. WW, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Kesit, Kecamatan 
Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong;
14. Pasien nomor 2129, an. A, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan 
Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong;
15. Pasien nomor 2130, an. YW, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, 
Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-
19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong;
16. Pasien nomor 2131, an. R, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Desa Wanasaba Lauq, 
Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-
19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas 
Karang Baru;
17. Pasien nomor 2132, an. NKA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, 
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat 
ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
18. Pasien nomor 2133, an. INS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Taman Sari, 
Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram;
19. Pasien nomor 2134, an. NS, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan 
Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. 
Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
20. Pasien nomor 2135, an. W, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, 
Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
21. Pasien nomor 2136, an. BR, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Batujai, Kecamatan Praya 
Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram;
22. Pasien nomor 2137, an. S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Beleke, Kecamatan Gerung, 
Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. 
Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju;
23. Pasien nomor 2138, an. MJ, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju;
24. Pasien nomor 2139, an. M, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Taman Ayu, Kecamatan 
Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju;
25. Pasien nomor 2140, an. I, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Lelede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. 
Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju;
26. Pasien nomor 2141, an. IBP, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan 
Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1839. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;
27. Pasien nomor 2142, an. AB, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Presak, Kecamatan 
Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1866. Saat 
ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Patut Patuh Patju;
28. Pasien nomor 2143, an. W, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Doromelo, Kecamatan 
Manggalewa, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu 
29. Pasien nomor 2144, an. I, laki-laki, usia 27 tahun, penduduk Desa Daha, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
30. Pasien nomor 2145, an. S, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk Desa Marada, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
31. Pasien nomor 2146, an. I, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Rasabou, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
32. Pasien nomor 2147, an. H, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Marada, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
33. Pasien nomor 2148, an. S, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Jala, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
34. Pasien nomor 2149, an. Y, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Daha, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
35. Pasien nomor 2150, an. I, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Huu, Kecamatan Huu, 
Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu.

Selain penambahan 35 kasus positif baru, pada hari yang sama juga terjadi penambahan 9 (sembilan) orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan 
laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif.
Kesembilan orang itu adalah 
1. Pasien nomor 1180, an. LBR, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, 
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
2. Pasien nomor 1357, an. SBU, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, 
Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
3. Pasien nomor 1362, an. FDN, perempuan, usia 40 tahun, penduduk ber-KTP Denpasar, Bali. 
Saat ini berdomisili di Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram;
4. Pasien nomor 1469, an. DKM, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Dasan Tapen, 
Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat;
5. Pasien nomor 1501, an. N, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Lelede, Kecamatan 
Kediri, Kabupaten Lombok Barat;
6. Pasien nomor 1605, an. SR, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, 
Kecamatan Mataram, Kota Mataram;
7. Pasien nomor 1632, an. NY, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Sandik, Kecamatan 
Batulayar, Kabupaten Lombok Barat;
8. Pasien nomor 1656, an. F, perempuan, usia 60 tahun, penduduk Desa Kelayu, Kecamatan 
Selong, Kabupaten Lombok Timur;
9. Pasien nomor 1685, an. W, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Desa Pengenjek, Kecamatan 
Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Di samping itu juga terdapat penambahan 2 (dua) kasus kematian baru, yaitu :
1. Pasien nomor 1983, an. S, laki-laki, usia 69 tahun, penduduk Desa Duman, Kecamatan Lingsar, 
Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid;
2. Pasien nomor 2123, an. H, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid.

"Dengan adanya tambahan 35 kasus baru terkonfirmasi positif, 9 (sembilan) tambahan sembuh baru, dan 2 (dua) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari 
ini (2/8/2020) sebanyak 2.150 orang, dengan perincian 1.325 orang sudah sembuh, 119 meninggal dunia, serta 706 orang masih positif dan dalam keadaan baik," ulas Gita.

Selanjutnya untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, diharapkan petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.
Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum 
penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran 
virus Covid-19.
Disebutnya hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.655 orang dengan perincian 476 orang (18%) PDP masih dalam pengawasan, 2.179 orang (82%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 7.272 orang, terdiri dari 321 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.951 orang (96%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 16.737 orang, terdiri dari 2.095 orang (13%) masih dalam pemantauan dan 14.642 orang (87%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 70.521 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.280 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 69.241 orang (98%).

Selanjutnya dipermaklumkan pula bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pasien Covid-19 nomor 2096 yang semula diumumkan berjenis kelamin perempuan, bahwa pasien sesungguhnya berjenis kelamin laki-laki.


Lebih lanjut diimbau kepada masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup “Nurut Tatanan Baru”, yakni 
dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktivitas, agar tetap aman dan produktif di tengah pandemi Covid-19. 
"Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih hingga saat ini 
vaksin dan obat untuk Covid-19 belum ditemukan dan masih dalam proses uji coba. Karena itu, mari 
kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun 
dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini merupakan langkah
pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid-19," tandasnya.

Kemudian kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya, diminta untuk
terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, 
sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19.

"Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan 
mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik 
pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119," pungkasnya. (AMIN).


×
Berita Terbaru Update