Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dandim 1608/ Bima Silaturrahim Dengan Ketua FUI dan Tokoh JAS

Selasa, 19 Mei 2020 | 8:37 PM WIB Last Updated 2020-05-19T12:37:18Z

Kota Bima, Lensa Post NTB – Komandan Kodim 1608/ Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, selasa sore (19/5/2020) pukul 15.30 wita bersilaturrahim sekaligus menyambangi Ketua Forum Ummat Islam (FUI) Kota Bima dan Tokoh JAS Bima. selain silaturrahim, orang nomor satu di jajaran Kodim 1608/ Bima ini memberikan bantuan 50 sak semen untuk pembangunan masjid Al-Ridho Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima yang diterima langsung oleh Ust. Asikin selaku Ketua FUI.

Acara silaturrahim Dandim 1608/ Bima bersama Ketua FUI Kota Bima dan Tokoh JAS Bima dihelat di Mushollah Nur Islam Kelurahan Ule Kecamatan Asakota. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga mensosialisasikan keputusan Pemerintah Kota Bima tentang PSBK dan  pelaksanaan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Hadir mendampingi Dandim, yakni Dan Unit Intel Kodim 1608/ Bima, Letda Inf. Husen. Selain Ketua FUI Ust. Asikin dan Tokoh JAS Ust. Darman, hadir dalam silaturrahim tersebut Tokoh Muhammadiyah Bima, Ust. Syamsudin dan Penasehat Hukum FUI Bima sekaligus Koordinator Ponpes se Kabupaten Bima, Ust. Abdul Hair, SH, MH.     

Pada moment silaturrahim tersebut, Ust. Abdul Hair menyampaikan beberapa poin, antara lain : 1. Berharap agar Bapak Dandim Bima selalu menjalin silaturahim di Pondok Pesantren, baik yang ada di kota maupun di kabupaten Bima, 2. Siap membantu Bapak Dandim menghadapi persoalan yang  ada di kota maupun kabupaten Bima, 3. Meminta kepada Bapak Dandim untuk menfasilitasi pondok pesantren dengan pihak pemerintah daerah, baik kota Bima maupun Kabupaten Bima, sehingga terbangun komunikasi yang baik antara pihak pondok dan pemerintah daerah.

Sementara Ust. Darman juga menyampaikan, bahwa dengan mulai munculnya pergerakan faham komunis di Indonesia, bagaimana langkah TNI, dalam menghadapi perkembangan faham tersebut yang sudah mulai terbuka. Sedangkan Ust. Syamsudin dalam penyampaiannya mendukung patroli hutan yang dilakukan TNI, dalam rangka mencegah tindakan pembabatan hutan di Kecamatan Parado, dengan demikian masyarakat tidak berani lagi membabat hutan secara liar.

Menanggapi masukan beberapa Tokoh tersebut, Dandim 1608/ Bima memberi tanggapan sebagai berikut : a. Menyampaikan kepada seluruh tokoh Agama Islam yang ada di wilayah kota dan kabupaten Bima, agar pada saat kita melaksanakan Sholat Hari Raya Idul Fitri nanti, kita sama-sama mentaati petunjuk dan aturan yang disepakati oleh pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia, agar kita semua terbebas dari wabah virus covid-19. b. Terkait Faham Komunis, orang akan mencari celah dan lemahnya kita sehingga bisa leluasa untuk masuk dan berkembang, sama seperti rumput biar dibabat habis tetap akan tumbuh sama seperti halnya faham komunis, TNI juga sepakat tidak ingin  bangkit kembalinya faham komunis di Indonesia, bahkan pada saat seleksi masuk TNI masih berlaku persyaratan harus bebas dari faham maupun turunan yang pernah terlibat dalam faham komunis.

c. Saya sebagai Dandim sangat senang dan berkeinginan sangat besar bersilaturahim dengan pondok pesantren yang ada di Kota Bima maupun Kabupaten Bima, namun saat ini kita lagi menghadapi wabah virus Corona, mudah mudahan virus ini cepat selesai, baru saya akan berkunjung ke semua pondok-pondok yang ada di kota maupun Kabupaten Bima. d. Berkaitan dengan bantuan pondok pesantren yang ada di Kota Bima dan Kabupaten Bima, harus mempunyai nilai jual dengan mengorbitkan anak - anak asuh di pondok untuk berprestasi baik nasional maupun internasional sehingga dengan sendirinya bantuan akan mengalir buat pondok. e. Kita harus punya niat untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembabatan hutan sehingga ada nilai berkahnya dalam hidup kita, demi masa depan anak cucu kita nantinya. Kegiatan silaturrahim Dandim 1608/ Bima berakhir Pukul 17.30 wita, dalam kondisi aman dan lancar.  (TIM)

×
Berita Terbaru Update