Polres Bima Kerahkan Personil Amankan Lokasi Wisata

Kategori Berita

.

Polres Bima Kerahkan Personil Amankan Lokasi Wisata

Koran lensa pos
Jumat, 07 Juni 2019


Bima, Lensa Pos NTB - Guna menciptakan dan memberikan rasa aman  terhadap warga Kabupaten Bima yang berkunjung ke tempat wisata  seusai melaksanakan Ibadah puasa sebulan penuh kemudian merayakan kemenangan dengan mengunjungi tempat-tempat wisata, maka Polres Dompu tetap melakukan pengamanan.
Kapolres Bima, AKBP Bagus S. Wibowo, S. IK melalui Kasubag Humas IPTU Hanafi menyebutkan pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan di lokasi wisata yang akan dikunjungi masyarakat. Antara lain di Pantai Wane, Pantai Rontu, Dam Pela Kecamatan  Parado, Wisata alam Bombo Ncera  Kecamatan Belo, Dermaga Daru Kecamatan Bolo, Wadu Kopa Kecamatan Soromandi, Wisata Alam  Kecamatan Madapangga, Air Terjun Kalate Mbaju Kecamatan Woha, Air terjun Kecamatan Sanggar dan Tambora, dan Pantai Kalaki- jalan baru Desa Panda Kecamatan Palibelo.

"Pelaksanaan pengamanan tersebut dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai 9 Juni 2019 dan masing-masing lokasi ditempatkan personil Polres sebanyak 12 personil yamg dikendalikan oleh masing-masing perwira  ditambah dengan personil polsek setempat. Selanjutnya  perkembangan situasi melaporkan melalui WA group ke Polres Bima setiap 2 jam," jelas Hanafi.
Dikatakannya untuk lokasi  wisata pantai Rontu walau  sepi pengunjung tetap dilakukan pengamanan dengan kekuatan  sebanyak 12 personil yang dipimpin oleh Kasat Reskrim IPTU Hendry  Christianto, S. SOS  dan Kasubbag Humas IPTU Hanafi. Sedangkan untuk wisata pantai Wane di tempatkan 12 personil Polres Bima dan 8 personil Polsek Monta serta 4  personil Subsektor Wilamaci.

Guna mencegah terjadinya perkelahian dan tindak pidana lain kemudian personil Pam tempat  Wisata Pantai wane  yang dipimpin oleh perwira pengendali (PADAL) Kasat Resnarkoba  IPTU Budiman Perangin Angin, S. SOS, Kapolsek Monta IPTU Takim, KBO Binmas IPTU Suhermansyah dan Kasubsektor Wilamaci AIPTU Syahril menggelar sweeping/razia senjata tajam.
"Razia tersebut mendapatkan hasil berupa anak panah, busur panah,  golok, arit dan parang," ucapnya.
Hanafi menambahkan petugas pengamanan akan meninggalkan tempat tugas pukul 19.00 wita setelah masyarakat pengunjung pulang ke rumah masing-masing  "Selama  masyarakat berada di lokasi wisata situasi aman dan kondusif," pungkasnya. (AMIN)