Dompu NTB, koranlensapos.com***Salah satu persembahan putra-putri Dompu pada puncak peringatan Festival Tambora 2018, Rabu (11/4) adalah tarian Nggahi Rawi Pahu. Gerakan lincah 203 anak-anak Dompu didalam mempersemb tarian berdurasi 10 menit ini dikagumi para pejabat dan masyarakat umum yang menghadiri peringatan 203 tahun meletusnya Gunung Tambora yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Kabupaten Dompu itu.
Salah seorang penari, Deni Hadi Suryawan mengungkapkan latihan dan pembinaan selama sekitar 2 bulan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu terhadap 50 penari inti dan 153 penari kolosal (latar) membuahkan hasil yang tidak mengecewakan. Para penari dinilainya tampil dengan sangat baik.
Lebih lanjut Deni menerangkan makna di balik tarian Nggahi Rawi Pahu tersebut, menggambarkan masyarakat Dompu sebagai pekerja keras dan tidak mau berpangku tangan. Hasil kerja keras itu akhirnya mendapatkan hasil yang nyata," ungkap tokoh muda yang telah menorehkan sejumlah prestasi diberbagai bidang seni ini. Disebutnya tarian tersebut diambil dari slogan Kabupaten Dompu
Nggahi Rawi Pahu dan cerita yang ditampilkan pada FPT 2018 merupakan sambungan dari cerita 3 tarian yang ditampilkan selama 3 tahun berturut-turut di acara puncak Doroncanga sejak tahun 2015 lalu. (adv)

Komentar