Peringati Isra’ Mi’raj, KSM UNISMA Kelompok 40 Adakan MTQ Tingkat Desa

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Peringati Isra’ Mi’raj, KSM UNISMA Kelompok 40 Adakan MTQ Tingkat Desa

Koran lensa pos
Selasa, 22 Maret 2022

 



Kota Bima, koranlensapos.com -
Kandidat sarjana Mengabdi (KSM) Tematik kelompok 40 Universitas Islam Malang (Unisma) 
mengadakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Toloweri.  
Kegiatan dimaksud dalam rangka memperingati hari besar Islam yaitu Isra’ Mi’raj tingkat Kelurahan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) AN-Nur Lingkungan Toloweri, Kelurahan Nungga, Kecamatan Rasa Na’e Timur, Kota Bima.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 minggu dimulai tanggal 13 sampai 19 maret 2022 di Masjid An Nur yang dihadiri oleh anak-anak dan remaja serta masyarakat setempat.
Pelaksanaan program pengabdian tentu berdasarkan pertimbangan yang matang bagi mahasiswa 
KSM, bahwa masyarakat Lingkungan Toloweri 100% tidak terkena covid 19 dan telah mendapatkan 
izin dari Kepala Kelurahan sehingga dapat diadakan. Mahasiswa KSM Unisma terdiri dari 6 mahasiswa 
yang berada di lokasi yakni Muhammad Miftahul Maulana, Muhamad Sarjan, Yuyun, Sinta Putri Kurniati, Nur Fitri, dan Diana.
Salah satu program pengabdian utama yang diadakan oleh Mahasiswa KSM kelompok 40 Unisma 
adalah mengadakan MTQ tingkat Toloweri khusus anak-anak dan remaja sampai usia 14 tahun. 
Kegiatan MTQ ini menjadi hal yang baru dirasakan masyarakat Toloweri karena di lingkungannya 
tidak pernah menjadi tuan rumah dalam ajang lomba MTQ tingkat kelurahan. Hal ini dikarenakan tidak adanya tempat yang luas dan dilihat pula kondisi halaman masjid yang tidak luas pula.

Berkenaan dengan ini, Yuyun selaku Sekertaris kelompok KSM Unisma mengatakan bahwa tiga cabang lomba dalam MTQ tersebut sebagai cara untuk mengetahui perkembangan sejauh mana anak-anak mampu 
memahami dan menguasai pembelajaran yang diberikan.

“Kami mengadakan lomba MTQ idengan tiga cabang lomba yaitu ngaji Tartil, adzan, dan cerdas 
cermat dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan skill anak-anak Toloweri yang telah kami 
bina sebelumnya. Ngaji tartil untuk mengetahui perkembangan selama mereka belajar dengan kami 
di lembaga TPQ, adzan telah kami bina dalam program pemberdayaan remaja masjid, dan Cerdas cermat untuk mengasah kembali pemahaman dan ingatan mereka dalam program Islamic House," ucapnya.
Lanjut Yuyun, pengadaan lomba ini menjadi harapan besar untuk kami dan masyarakat Toloweri agar dapat melahirkan generasi-generasi yang islami yang cinta Al-Qur’an, memiliki segudang keilmuan agama dan akhlak mulia serta terbentuk bibit-bibit qori’ dengan harapan dapat bersaing 
dalam ajang lomba bacaan Al-Qur’an ditingkat kecamatan hingga tembus ke Nasional.
Anak-anak TPQ An-Nur Toloweri sangat antusias atas terselenggaranya MTQ oleh Mahasiswa KSM Unisma. Mereka  bersemangat untuk mengikuti secara tertib rangkaian kegiatan itu mulai pendaftaran, pembukaan kegiatan hingga pada acara penutup sekaligus pengumuman hasil juara 

"Jami sangat senang karena lomba ini dapat menambah pengalaman kami sehingga lomba berikutnya kami sudah siap untuk berkompetisi pada ajang perlombaan berikutnya,” ujar Hamdan, salah satu peserta lomba cabang Tartil.

Bapak Mansur selaku Ketua RW sangat mendukung dan merasa bahagia atas terlaksananya MTQ ini 

"Karena yang menjadi sasarannya adalah anak-anak dan tentu mereka akan melanjutkan estafet 
kita selanjutnya. Apalagi pada masa pandemi ini untuk tahun lalu tidak dilaksanakan lomba MTQ
karena suasana pandemi, maka ini menjadi kabar bahagia buat kami masyarakat Toloweri bahwa 
lomba MTQ diadakan kembali pada tahun ini lebih khusus di Desa Toloweri," tuturnya.

Selanjutnya Mansyur berharap semoga acara ini dapat menjadi motivasi besar bagi anak-anak Toloweri untuk 
dapat mengejar prestasi dan mampu meraih berbagai mata lomba baik dalam lingkup pendidikan sekolah maupun di luar sekolah.

"Hadiah yang diberikan kepada para juara lomba semoga menjadi motivasi besar bagi anak-anak lainnya," ucapnya.

Mewakili tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, Mansyur mengucapkan banyak terimakasi kepada para mahasiswa KSM Unisma atas terselenggaranya MTQ tingkat Desa Toloweri.

"Semoga menjadi kesan positif yang dirasakan masyarakat dan menjadi harapan bisa mengadakan kegiatan serupa guna meningkatkan kemampuan anak-anak dalam berkompetensi dalam dunia pendidikan agama," tutupnya. (emo).