Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

CGP Dompu Sukses Laksanakan Lokakarya 7

Minggu, 14 November 2021 | 6:56 AM WIB Last Updated 2021-11-16T13:26:39Z

 



 Dompu, koranlensapos.com - Calon Guru Penggerak (CGP) kabupaten Dompu sukses melaksanakan lokakarya 7. Kegiatan dengan tema “Festival Panen Hasil Belajar Program Pendidikan Guru Penggerak” itu dihelat di Gedung Samakai Dompu pada hari Sabtu (13/11/2021).


Lokakarya tersebut dihadiri oleh Gatot Gunawan Perantauan Putra, S. KM., M. Kes, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dompu (mewakili Bupati Dompu), Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Drs. H. Rifaid, M. Pd, Pengurus Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (P4TK) PKN dan IPS Malang, Kepala sekolah, Pengawas sekolah, guru dan komunitas seperti KNPI, IDI, FIGUR Dompu, INOVASI NTB, Forum Dosen Semesta NTB, MIO Dompu dan lain-lain.


Kepala Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK PKN dan IPS) Malang  yang diwakili oleh Drs. Subur mengatakan bahwa program pendidikan guru penggerak merupakan program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi (Kemendikbudristek). 


"Program ini bertujuan untuk menghasilkan para guru yang cerdas, memiliki kematangan moral, inovatif, kolaboratif, cakap serta adaptif dengan kemajuan teknologi sehingga dapat memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia," jelas Subur. 

Lebih lanjut Subur menambahkan bahwa di Kabupaten Dompu untuk angkatan 2 ini terdapat 56 Calon Guru Penggerak. Mereka telah mengikuti pelatihan serta pendampingan bersama fasilitator dan pengajar praktik secara daring dan luring selama 7 bulan. 


"Pada hari ini kita bisa melihat langsung karya atau produk dari hasil program pendidikan guru penggerak," ujarnya.

Drs. H. Rifaid, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu dalam sambutannya mengatakan bahwa para guru kabupaten Dompu yang mengikuti program guru penggerak merupakan guru-guru terbaik. Karena mereka mengikuti program ini bukan utusan kepala sekolah ataupun pengawas sekolah namun para guru yang telah lolos program ini adalah hasil seleksi yang sangat ketat berbasis teknologi digital yang diseleksi langsung oleh panitia dari Kemendikbudristek. 


"Ke depannya persyaratan untuk menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah wajib memiliki sertifikat telah mengikuti program pendidikan guru penggerak.  Oleh karena itu diharapkan para Calon Guru Penggerak Dompu dapat menyelesaikan program ini sehingga dapat menjadi pemimpin pembelajaran serta dapat menghasilkan pelajar profil Pancasila," ucapnya.


Sementara itu Bupati Dompu dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Gatot Gunawan Perantauan Putra, S.KM., M.Kes mengatakan bahwa program pendidikan guru penggerak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK PKN DAN IPS) Malang sangat membantu pemerintah Kabupaten Dompu karena telah memberikan pelatihan serta pendampingan kepada para guru di Dompu sehingga guru kabupaten Dompu terus berinovasi dalam memajukkan dan mengembangkan mutu pendidikan. 

"Semoga dengan adanya kegiatan ini visi misi pemerintahan AKJ-SYAH menjadikan Dompu MASHUR (Mandiri, sejahtera, unggul dan religius) dapat direalisasikan dengan baik," harapnya.

Berdasarkan pantauan media ini para calon guru penggerak kabupaten Dompu yang didampingi oleh pengajar praktik dan fasilitator telah menampilkan karya dan program terbaiknya dalam Lokakrya 7 atau Festival Panen Hasil Belajar. Para Calon Guru Penggerak menghasilkan karya edukasi seperti media pembelajaran, perangkat pembelajaran, alat peraga edukasi dan alat untuk membantu kegiatan praktikum siswa. Selain itu para calon guru penggerak telah melaksanakan program seperti program literasi baca Al-Quran, pojok baca, pelatihan pembelajaran berbasis IT, Klinik kerohanian,  Green School dan berbagai program lainnya yang sangat konstruktif untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Dompu. (emo).
 
×
Berita Terbaru Update