Dua Belas Tahun Putus Komunikasi, Wanita Asal Nowa Dompu Akhirnya Kini di KBRI Riyadh

Kategori Berita

.

Dua Belas Tahun Putus Komunikasi, Wanita Asal Nowa Dompu Akhirnya Kini di KBRI Riyadh

Koran lensa pos
Selasa, 28 September 2021

 

                     Siti Asma

Dompu, koranlensapost.com - Siti Asma, wanita asal Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu berangkat ke Arab Saudi sebagai buruh migran sejak bulan Juli tahun 2009 silam. Sejak keberangkatannya tidak ada komunikasi sama sekali dengan pihak keluarga. Hal tersebut tentu saja membuat kedua orang tua dan keluarganya diliputi rasa gundah gulana. Di tengah perasaan demikian, mereka selalu berharap sang putri kembali. Namun jangankan dirinya yang kembali ke kampung halaman, suaranya lewat telepon saja yang diharap-harapkan tidak pernah didengar. 

Berbagai upaya dilakukan pihak keluarga untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaannya. Misalnya foto Siti Asma disebarkan di media sosial. Berharap ada rekannya sesama TKW yang mengetahui keberadaannya dan bisa menginformasikan kepada keluarga. Juga menghubungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi setempat untuk mencari informasi mengenai keberadaan wanita kelahiran tahun 1989 itu.
Namun upaya-upaya yang dilakukan nampaknya belum membuahkan hasil. Nihil. Mereka pasrah menunggu nasib. Dua belas tahun lamanya menanti tanpa ada berita sama sekali. Di mana kah Siti Asma berada ?

Sang ayah Syafrudin Mansyur mengisahkan putri sulungnya itu berangkat ke Arab Saudi sebulan setelah menikah. Sejak keberangkatannya tidak pernah melakukan komunikasi sama sekali.
     Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris menemui kedua orang tua Siti Asma untuk mengabarkan keberadaannya

Tetapi pada Selasa siang (28/09/2021) 
pihak keluarga mendapat berita yang menghenyakkan. Kapolsek Woja IPDA Abdul Haris menyampaikan informasi tentang keberadaan Siti Asma yang kini sudah berada di penampungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh.

"Saya dapat telepon dari bapak Kapolres menyampaikan informasi dari Atase Kepolisian bahwa yang namanya Siti Asma ada di penampungan KBRI di Riyadh," kata Kapolsek saat dikonfirmasi awak media.
     Kedua orang tua dan tetangga Siti Asma saat melakukan video call dengan Siti Asma yang difasilitasi oleh pihak KBRI Riyadh 

Setelah ditunjukkan oleh Kapolsek Woja foto yang bersangkutan yang dikirim oleh pihak KBRI di Riyadh, pihak keluarga membenarkan bahwa betul itu adalah Siti Asma. 
Kapolsek kemudian meminta nomor handphone pihak keluarga yang bisa dihubungi untuk dikirim kembali ke KBRI di Riyadh.

Sekitar beberapa jam kemudian, pihak KBRI Riyadh memfasilitasi video call antara Siti Asma dengan kedua orang tua dan saudara-saudaranya di Desa Nowa. Terlihat sang ibu, Mujnah meneteskan air mata tanda haru dan bahagia karena bisa melihat wajah anaknya kembali meski hanya lewat layar telepon seluler. (emo).