Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

YKI Cabang Bima Sosialisasi Kanker Payudara dan Kanker Serviks di Koramil 1614-06/Manggelewa

Senin, 18 November 2019 | 5:46 PM WIB Last Updated 2019-11-18T09:46:03Z
Kapten Inf. A. Mujiono, Danramil 1614-06/Manggelewa dan Ny. Erni Rusmi Wardilah, A. Md. Keb dalam acara Penyuluhan Kanker Payudara dan Kanker Serviks, Senin (18/11/2019)


Dompu, Lensa Pos NTB - Bertempat di Kantor Koramil 1614-06/Manggelewa telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Kanker Payudara dan Kanker Serviks oleh petugas Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bima

Hadir pada acara tersebut Danramil 1614-06/ Manggelewa Kapten Inf A. Mujiono, Ny. Erni Rusmi Wardilah Amd. Keb dari YKI Cabang Bima, seluruh anggota Koramil 06/ Manggelewa serta ibu-ibu Persit Ranting 07 Koramil 06/ Manggelewa 

Kegiatan diawali dengan sambutan Danramil 1614-06/Manggelewa, Kapten Inf. A. Mujiono. Danramil menyampaikan ucapan terima kasih kepada YKI Cabang Bima yang telah hadir untuk menyampaikan materi tentang kanker payudara dan kanker serviks serta cara-cara pencegahannya. Selanjutnya Danramil berharap seluruh peserta dapat mendengarkan dengan seksama materi yang disampaikan agar dapat bermanfaat bagi diri sendiri dan bisa disampaikan kepada orang lain.

Erni Rusni Wardilah, A. Md. Keb dalam paparan materinya menjelaskan kanker payudara merupakan tumor ganas dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang di luar kendali. Akibatnya, tumor ini menyebar di antara jaringan maupun organ sekitar payudara, serta bagian tubuh lainnya.
Bagi wanita, kanker payudara kerap menjadi momok penyakit yang paling menakutkan. Faktor penyebab kanker payudara antara lain faktor genetika, sejarah keluarga, radiasi, maupun karena gaya hidup misalnya karena mengonsumsi alkohol (meningkatkan kadar estrogen), memiliki kondisi obesitas, dan jarang berolahraga.

Sedangkan kanker serviks adalah satu dari beberapa jenis penyakit kanker, yang tepatnya menyerang bagian leher rahim (seviks) wanita. Jenis kanker yang satu ini termasuk yang cukup umum terjadi. 
Serviks alias leher rahim merupakan bagian terendah dari rahim (uterus) wanita, sehingga bisa dikatakan sebagai penghubung antara rahim dengan vagina. Pertumbuhan kanker serviks dimulai dari adanya sel-sel tidak normal (abnormal) di dalam serviks.
Sel-sel tersebut kemudian tumbuh dan berkembang dengan cepat serta tidak terkendali. Akibatnya, sel-sel abnormal akan berkembang dan membentuk suatu tumor pada seviks. Tumor inilah yang nantinya dapat berkembang menjadi kanker serviks.
Bukan di dalam serviks saja, tumor juga dapat tumbuh sampai ke jaringan leher rahim yang lebih dalam, bahkan  menyebar ke berbagai organ tubuh lainnya (metastasis). Ambil contohnya seperti paru-paru, hati, kandung kemih, serta vagina.
Kanker serviks tidak bisa disepelekan. Pasalnya, kanker serviks menempati urutan ke-4 sebagai salah satu penyakit kanker yang paling sering terjadi pada wanita, menurut data dari Badan Kesehatan Dunia WHO.
Penyebaran virus HPV (human papilloma virus) disebut-sebut sebagai dalang utama terjadinya kanker serviks.

Dikatakannya semua wanita dari berbagai usia berisiko terkena kanker serviks. Namun, penyakit ini cenderung dialami wanita yang aktif secara seksual, termasuk wanita muda berusia 20-an yang sudah aktif berhubungan seksual. 

Penting untuk dipahami terlebih dahulu. Terinfeksi virus HPV bukan berarti akan langsung terkena kanker serviks. Sistem kekebalan tubuh yang bertugas untuk memerangi masuknya virus HPV.
Selain itu, tidak semua infeksi virus HPV akan menjadi penyebab kanker serviks. Kadang kala, ada juga virus HPV yang tidak menimbulkan gejala apa pun. 
Kanker serviks adalah salah satu akibat dari pernikahan dini dan seks bebas (berganti-ganti pasangan). (AMIN).


×
Berita Terbaru Update