TPP Gugurkan Mori Hanafi dan Lalu Muhammad Iqbal, Keduanya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Ketua KONI NTB -->

Kategori Berita

.

TPP Gugurkan Mori Hanafi dan Lalu Muhammad Iqbal, Keduanya Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat Calon Ketua KONI NTB

Koran lensa pos
Kamis, 20 Agustus 2026

 




Mataram, koranlensapos.com — Tahapan penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) masa bakti 2026–2030 akhirnya rampung.
Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) menetapkan dua bakal calon yang sebelumnya telah mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas persyaratan, yakni H. Mori Hanafi dan H. Lalu Muhammad Iqbal, tidak memenuhi syarat untuk diajukan sebagai calon Ketua Umum KONI NTB periode 2026–2030.

Keputusan tersebut diumumkan Wakil Ketua TPP, Andik Budi Hariono, di hadapan wartawan media cetak dan media online di Kantor Sekretariat KONI NTB, Selasa (18/8/2026) sore.
Andik didampingi Sekretaris TPP, H. Agus Hakim, serta sejumlah anggota TPP, di antaranya Hj. Asnirawati dan Dedy Noorcholish.


Menurut keputusan TPP, terdapat alasan berbeda yang membuat kedua bakal calon tersebut dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.
Untuk H. Mori Hanafi, TPP menyatakan dukungan yang dikantongi belum memenuhi ketentuan minimal. Mori dinilai tidak memenuhi persyaratan dukungan sekurang-kurangnya 30 persen atau minimal tiga dukungan KONI Kabupaten/Kota.
Sementara itu, H. Lalu Muhammad Iqbal dinyatakan tidak memenuhi syarat karena tidak lolos ketentuan mengenai pengalaman organisasi. Persyaratan tersebut mengatur bahwa bakal calon pernah menjabat sebagai ketua umum organisasi olahraga prestasi atau KONI yang dibuktikan dengan surat keputusan (SK).


Dengan keputusan tersebut, TPP memastikan kedua bakal calon yang sebelumnya mendaftarkan diri tidak dapat diajukan dan dicalonkan dalam proses pemilihan Ketua Umum KONI NTB masa bakti 2026–2030.


Tugas TPP Berakhir

Pengumuman keputusan tersebut sekaligus menandai berakhirnya tugas TPP yang selama ini menjalankan proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI NTB.
Sebelumnya, TPP telah menyerahkan laporan hasil kerja kepada Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi.
Selanjutnya, hasil keputusan TPP tersebut akan ditindaklanjuti oleh Ketua Umum KONI NTB dan dilaporkan kepada Ketua Umum KONI Pusat untuk menentukan langkah berikutnya.


Keputusan TPP ini pun menjadi babak penting dalam proses pergantian kepemimpinan KONI NTB periode 2026–2030. Dengan gugurnya dua nama yang sebelumnya mendaftarkan diri, tahapan selanjutnya kini menunggu tindak lanjut dari jajaran KONI NTB dan KONI Pusat. (emo/sumber: KONI NTB).