BSI Dompu Green Asri Dorong Gerakan Bersih Lingkungan, dari Pantai Jala hingga Sekolah -->

Kategori Berita

.

BSI Dompu Green Asri Dorong Gerakan Bersih Lingkungan, dari Pantai Jala hingga Sekolah

Koran lensa pos
Sabtu, 22 Agustus 2026

 





Dompu, koranlensapos.com — Gerakan peduli lingkungan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Dompu terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Bank Sampah Induk (BSI) Dompu Green Asri turut mengambil bagian dalam kegiatan clean up di Pantai Desa Jala, Kecamatan Hu'u, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh PT STM bersama Koramil Hu'u, serta mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Jala dan masyarakat setempat.

Direktur BSI Dompu Green Asri, Rony Haryato, mengatakan kegiatan clean up tidak hanya menjadi momentum membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, BSI Dompu Green Asri juga melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Jala dan Ketua BUMDes terkait rencana pembentukan Bank Sampah Unit (BSU) Desa Jala.

Menurut Rony, pihaknya berkomitmen mendukung rencana tersebut melalui pendampingan sejak proses pengumpulan, pemilahan hingga penjualan sampah daur ulang atau Material Daur Ulang (MDU).
Pendampingan itu diharapkan dapat memastikan keberadaan BSU Desa Jala nantinya tidak sekadar menjadi tempat pengumpulan sampah, tetapi mampu berjalan secara berkelanjutan sekaligus membuka ruang pemberdayaan masyarakat.

“Bank Sampah Induk Dompu Green Asri menuju Satu Desa Satu Bank Sampah,” ujar Rony.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Danramil Hu'u, Kapten Inf. Adisan, serta jajaran Kodim Dompu atas dukungan terhadap gerakan peduli lingkungan di wilayah tersebut.


Edukasi Sampah Menyasar Lingkungan Sekolah

Gerakan edukasi lingkungan BSI Dompu Green Asri berlanjut pada Sabtu (22/8/2026). Kali ini, para guru bersama siswa-siswi SDN 21 Dompu melaksanakan kegiatan clean up di lingkungan sekitar sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari edukasi lingkungan, khususnya mengenai persoalan persampahan. Para siswa diajak mengenali pentingnya menjaga kebersihan sekaligus memahami dampak membuang sampah sembarangan.

Edukasi sejak usia sekolah dinilai penting untuk membangun kebiasaan positif. Anak-anak diharapkan semakin peka terhadap persoalan sampah, termasuk dampaknya ketika sampah dibuang ke fasilitas umum, sungai maupun laut.

Selain berdampak terhadap lingkungan, persoalan sampah juga berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat.
Rony menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru dan siswa-siswi SDN 21 Dompu yang telah berpartisipasi aktif dalam Program Ocean Heroes.

“Semoga kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi perbaikan tata kelola persampahan di Kabupaten Dompu, khususnya di lingkungan sekolah. Tetap semangat untuk lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.


Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa gerakan pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari pemerintah desa, dunia usaha, TNI, sekolah, masyarakat hingga lembaga pengelola sampah.
BSI Dompu Green Asri pun terus mendorong gerakan tersebut agar tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi berkembang menjadi budaya memilah, mengumpulkan dan mengelola sampah dari sumbernya. (emo).