Rangkaian HUT Dompu ke-211, Festival Literasi Budaya Digelar -->

Kategori Berita

.

Rangkaian HUT Dompu ke-211, Festival Literasi Budaya Digelar

Koran lensa pos
Jumat, 03 April 2026

 

Bupati Dompu, Bambang Firdaus memukul gong menandai pembukaan Festival Literasi Budaya di RTH Karijawa, Kamis (2/4/2026)



 
Dompu, koranlensapos.com - Salah satu agenda rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Dompu ke-211 tahun 2026 adalah Festival Literasi Budaya. Kegiatan itu digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa pada Kamis (2/4/2026) sore.

Bupati Dompu Bambang Firadaus secara resmi membuka Festival Literasi Budaya Dompu tersebut yang ditandai dengan pemukulan gong. 


 
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firadaus menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus melestarikan budaya khas Dompu. 
"Acara ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal lebih dalam nilai-nilai budaya lokal melalui berbagai aktivitas literasi yang diselenggarakan," ucap Bupati Bambang.

Dijelaskan Bupati, Kabupaten Dompu bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. "Di tengah arus globalisasi yang makin deras, literasi budaya menjadi fondasi penting untuk menjaga jati diri kita sebagai masyarakat Dompu," paparnya.

Bupati mengambung, melalui festival ini, generasi muda tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga merawat ingatan kolektif, menghidupkan kembali cerita-cerita leluhur, memperkuat identitas, serta menumbuhkan kreativitas. "Literasi bukan sekadar kemampuan, tetapi merupakan jalan menuju peradaban yang lebih maju dan berkarakter," kata Bupati.


Memungkasi sambutannya, BBF mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Dompu untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup. 

"Bacalah lebih banyak, tulislah lebih banyak, dan cintailah budaya kita sendiri. Dari Dompu, kita bisa melahirkan karya-karya besar yang menginspirasi dunia," pintanya.

Tidak ketinggalan Bupati mengingatkan agar
momentum HUT ke-211 Kabupaten Dompu ini dijadikan sebagai refleksi untuk terus melangkah maju, memperkuat persatuan, dan membangun daerah dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan kecintaan terhadap budaya.

"Akhir kata, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim,Festival Literasi Budaya Dompu dalam rangka HUT ke-211 Kabupaten Dompu secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kemajuan literasi dan pelestarian budaya di Bumi Nggahi Rawi Pahu yang kita cintai," ucapnya.


Sebelumnya, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu H. Rifaid dalam laporannya menyampaikan Festival Literasi Budaya Dompu diikuti sebanyak 150 peserta. Para peserta merupakan siswa-siswi dari jenjang TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTS, hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Dompu.
 
"Para peserta akan berlomba dalam tiga kategori utama, yaitu lomba pidato, lomba baca puisi, dan lomba tari kreasi nusantara. Festival ini menjadi ajang bagi anak-anak Kabupaten Dompu untuk menunjukkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki," papar H. Rifaid.
 
Dijelaskan lebih lanjut, pelaksanaan festival ini tidak hanya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dompu, namun juga sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga, merevitalisasi, serta mengembangkan kearifan lokal dan budaya daerah Dompu.
 
Dikatakannya, Festival Literasi Budaya ini diselenggarakan setelah sekitar setahun Kurikulum Muatan Lokal Daerah Kabupaten Dompu resmi dicanangkan. "Alhamdulillah, baru sekitar setahun Kurikulum Muatan Lokal Daerah dicanangkan, hari ini kita mulai menunjukkan hasilnya. Kegiatan ini merupakan buah dari implementasi Kurikulum Muatan Lokal Daerah yang telah kita terapkan di satuan pendidikan se-Kabupaten Dompu," ujarnya kembali.
 
Kadis menegaskan kegiatan lomba ini dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berbahasa, serta cinta akan budaya daerah dan nusantara pada setiap jenjang usia.
 
Diharapkannya, Festival Literasi Budaya Dompu dapat menjadi acara tahunan yang terus berkembang, menjadikan generasi muda Dompu sebagai agen perubahan yang berpengetahuan luas, memiliki jiwa kreatif, dan mampu menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya daerah untuk masa depan yang lebih baik. "Selain itu, diharapkan juga kegiatan seperti ini dapat mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat dan berbagai komponen daerah dalam membangun Dompu yang lebih maju, sejahtera, dan berkarakter budaya," pungkasnya. (emo).