Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolres Dompu Tenangkan Massa yang Hendak Menghakimi Sopir Fuso Tangki Aspal

Minggu, 21 Juni 2020 | 12:55 PM WIB Last Updated 2020-06-21T04:55:56Z

Dompu, Lensa Pos NTB - Truk fuso tangki aspal yang dikemudikan oleh sopir bernama Handayanto (45) warga RT 01 RW 04 Desa Labuan  Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa bersama kernetnya Bambang Iksan (47) alamat RT 01 Bukit  Indah  RW 011 Desa Seketeng Kecamatan Seketeng Kabupaten Sumbawa melaju untuk menyelamatkan diri ke Mako Polres Dompu dari kejaran massa yang hendak menghakiminya.

Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (20/6/2020) pukul 11.50 Wita kemarin. 
Tak berapa lama kemudian, puluhan massa dengan berkendaraan sepeda motor yang mengubernya juga sampai di Mako Polres Dompu hendak menghakimi truk serta sopir dan kernet itu.

Melihat hal itu anggota kepolisian Polres Dompu langsung mengambil langkah pencegahan. Bahkan Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S. IK langsung turun untuk menenangkan massa.

Paur Humas Polres Dompu AIPTU Hujaifah menerangkan pengejaran oleh massa terhadap truk tangki aspal itu bermula dari peristiwa
kecelakaan lalulintas yang terjadi pada hari Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 11.30 wita bertempat di Dusun Madawau Desa Madawau Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima antara sepeda motor dengan Truck Fuso Tangki Aspal yang mengakibatkan korban MAN (20) alamat Desa Donggo Kabupaten Bima dan NURFADILA (16 tahun, yang dibonceng)
alamat Tololara Desa Madawau Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima mengalami luka luka. 
Sepeda motor yang dikendarai oleh Man berboncengan dengan Sdri. NURFADILLA dari arah Dompu menuju Bima. Di jalan lintas Sumbawa- Bima tepatnya di desa Madawau Kecamatan Madapangga menyalip sebuah mobil Carry ke samping kanan. Kemudian dari arah berlawanan ada sebuah Truck Fuso Tangki Aspal yang menuju ke arah Dompu yang dikendarai oleh  HANDAYANTO bersama kernet Bambang Iksan. Kemudian SPM menabrak bagian belakang Truck Fuso tangki aspal yang mengakibatkan SPM terjatuh dan mengakibatkan saudara Man mengalami luka-Luka pada bagian kepala /lecet (terkelupas) sedangkan saudari Nurfadilla mengalami keseleo tangan kanan. 
Setelah Sopir mengetahui ada sepeda motor menabrak bagian belakang Truck, kemudian Sopir truck melarikan diri ke Dompu dan menuju Polres Dompu guna menghindari amukan massa.
Sekitar pukul 11.50 wita truck memasuki Mako Polres Dompu dan menabrak Gapura Polres Dompu karena dikejar oleh warga yang berusaha untuk menghakimi dan merusak kendaraan truck fuso. Bahkan ada aksi pelemparan dari massa diarahkan pada truck tersebut. Massa yang memenuhi depan Mapolres Dompu cukup membuat macet arus lalu lintas kemudian beberapa menit kemudian anggota Polres Dompu dipimpin Kapolres Dompu AKBP SYARIF HIDAYAT, S.H. S.I.K menghalau dan menenangkan massa yang brutal yang masuk ke Mako Polres Dompu dengan amarah yang ditujukan pada sopir truck tersebut dan Kapolres juga ikut mengatur lalu lintas yang sempat macet.
Pada saat amukan massa  anggota Polres Dompu tetap berusaha menenangkan dan memberikan pemahaman kepada massa agar tidak berbuat anarkis.
Kapolres Dompu yang turun langsung di tengah massa memberikan imbauan dan beberapa penyampaian.
"Saya imbau kepada massa agar tenang dan jangan main hakim sendiri. Ini kantor polisi yang merupakan fasilitas negara. Jangan sampai ada pelemparan dan aksi lain sehingga  menimbulkan masalah lain yang justru merugikan saudara-saudara," ungkap Kapolres.

Kepada massa, Kapolres menyampaikan bahwa sopir truk sudah diamankan polisi.
"Saya jamin dia tidak akan kami lepas sampai pihak Sat Lantas bagian kecelakaan Polres Bima  menjemput sopir dan truk untuk diproses lebih lanjut," jelas Kapolres.
Kapolres mengimbau massa  membubarkan diri dan pulang ke rumah masing masing dan mempercayakan sepenuhnya pada pihak kepolisian yang menangani persoalan tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Tak berselang lama massa yang sempat berkumpul depan Mapolres Dompu berangsur bubar dan keadaan kembali aman. (AMIN).
×
Berita Terbaru Update