Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Cegah Covid-19, Wali Kota Bima Tinjau dan Tertibkan Pasar Raya Amahami

Kamis, 11 Juni 2020 | 9:59 AM WIB Last Updated 2020-06-11T01:59:00Z

Kota Bima, Lensa Pos NTB - Wali Kota Bima, H Muhammad Lutfi SE selama sepekan terakhir ini secara kontinyu meninjau kondisi Pasar Tradisional Amahami Kota Bima. Dari hasil evaluasi dan peninjauan bersama Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota dipastikan Kota Bima akan menata kembali dua pasar tradisional di Kota Bima yakni Pasar Ama Hami dan Pasar Raya yang terletak di Lingkungan Sarata. 

Kepastian penataan kembali ini akan dilakukan segera, setelah Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE langsung mengunjungi dua pasar tersebut dan melakukan komunikasi dengan pelaku pasar pada Selasa sore (9 Juni 2020).  Wali kota melihat kondisi pasar disaat sudah sepi pengunjung, melihat tumpukkan sampah di setiap sudut pasar, kondisi drainase yang mampet hingga keamanan pasar. Tidak hanya meninjau kondisi pasar tapi juga melakukan dialog dengan para pelaku untuk mengetahui aspirasi dan masalah yang ada.

Dari dialog dengan para pelaku pasar Wali kota memperoleh banyak informasi untuk melakukan penataan dan perubahan pada wajah pasar tradisional di Kota Bima. Beberapa yang akan ditata dan diubah adalah, drainase dalam pasar yang selama ini menimbulkan bau tidak sedap akibat tidak lancarnya air dalam drainase. Beberapa item lainnya yang diprioritaskan untuk ditata adalah los pasar agar bisa dihuni dengan tertib oleh pedagang sesuai dengan jenis dagangan. Termasuk, persoalan kebersihan yang masih buruk dalam pasar, lokasi parkiran, keamanan dan identitas bagi para pegawai pasar yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota meminta agar para pedagang di kedua pasar bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan, dan mengikuti semua aturan yang ada sehingga kegiatan jual beli berjalan dengan baik. “Harapan kita yakni membuat pasar ini lebih baik, dan pendapatan para pedagang juga baik dan kedua pasar ini akan segera ditata,” ujar Wali Kota dihadapan para pelaku pasar. (ADV/ TIM)


×
Berita Terbaru Update