![]() |
| Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin |
Kota Bima, Lensa Post NTB –Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ)
Tingkat Kota Bima ke XII yang digelar tadi malam, Jumat (20/7/2018) di lapangan
serasuba Kota Bima adalah moment emas bagi HM. Qurais H. Abidin untuk
menyampaikan pesan diakhir kepemimpinannya sebagai Wali Kota Bima periode 2013 –
2018. Pada acara STQ yang dihadiri Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf. Bambang
Kurnia Eka Putra, Kapolres Bima Kota, AKBP Ida Bagus Made Winarta, dan Pejabat
lingkup Pemerintah Kota Bima. Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin yang
didampingi Istri Hj. Yani Marlina pamit dari jabatan sebagai Walikota Bima.
HM. Qurais menyampaikan “insya Alloh ini merupakan STQ
terakhir dalam masa kepemimpinan saya dan H.A. Rahman H. Abidin, SE sebagai Wali Kota Bima periode 2013 – 2018. Tanggal 24 Juli nanti kami akan kembali menjadi
masyarakat biasa dan menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Walikota
dan Wakil Walikota yang baru, oleh karena itu acara malam hari ini menjadi
kesempatan yang sangat berharga untuk bersilaturrahim dan menyampaikan sepatah
dua patah kata perpisahan. Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh
elemen masyarakat yang telah mendukung dan mengawal jalannya pemerintahan dan
pembangunan selama ini”.
Pada moment STQ ini juga Walikota HM. Qurais H. Abidin
menyampaikan bahwa banyak ujian dan pencapaian yang kita raih bersama selama 5 tahun
terakhir, antara lain : Pertama Pertumbuhan
ekonomi Kota Bima pada tahun 2017 mencapai 5,78 %, lebih tinggi dari
pertumbuhan ekonomi nasional, Kedua IPM
Kota Bima tahun 2017 adalah 73, 67 tertinggi di NTB, Ketiga Presentase penduduk miskin di Kota Bima pada tahun 2017 sebesar
9, 27 % terendah di NTB, Keempat 4
tahun berturut-turut meraih predikat WTP dari BPK, serta pembangunan berbagai
infrastruktur mulai dari gerbang Niu hingga Lampe.
Lanjut Qurais, ada beberapa yang insya Alloh bersifat
monumental, diantaranya pasar raya Amahami, Masjid Terapung Amahami, Gedung
KONI, Paruga Nae, Gedung Budaya Raba, jalan dan Jembatan. Semuanya tidak akan
bisa kita capai tanpa besarnya dukungan dan perhatian dari masyarakat serta
seluruh unsur FKPD. Walikota juga menyampaikan bahwa tahun 2018 adalah tahun
politik, namun jangan sampai ambisi politik merusak hubungan keluarga dan
hubungan sosial bermasyarakat, lebih baik energi yang ada kita salurkan untuk
berpartisipasi dalam membangun daerah. Saya berpesan kepada Bapak sekda dan
jajaran serta seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal Kepala Daerah
kita yang baru, siapapun yang menjadi Pemimpin, itu sudah menjadi ketentuan
Alloh, dan agama kita mengajarkan agar kita taat pada pemimpin, pesan Qurais. (LP.NTB/ AS.01)

Komentar

