Dompu, Lensa Post NTB - Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018, Polres Dompu mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral pada Selasa pagi hingga siang (5/6). Kegiatan yang dihelat di ruang rapat Polres Dompu itu dihadiri sejumlah pejabat dan pimpinan lembaga terkait, yakni Sekretaris Daerah H. Agus Bukhari, SH, M. Si, Dandim 1614 Dompu, Letkol CZi Arief Hadiyanto, s. IK, Kasat Pol PP, Kadishub, Kadis PU, Kadiskes, Kadis Perindag, Kepala Jasa Raharja, Ketua Senkom MP, Ketua Orari, Ketua Organda dan Para Kabag, Kasat dan Perwira lingkup Polres Dompu.
Saat membuka kegiatan Rakor, Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, S. IK., M. IK menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat dan pimpinan instansi terkait yang telah hadir guna menyamakan persepsi tentang pengamanan lebaran Idul Fitri. Lebih lanjut Kapolres menyampaikan sejumlah persoalan yang dapat menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat yang harus diantisipasi bersama. Misalnya kemungkinan terjadinya lonjakan harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan kemungkinan beredarnya barang-barang kadaluarsa. "Ini bisa duantisipasi dengan operasi pasar secara bersama-sama lintas sektor," tandasnya.
Kedua, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H tidak menutup kemungkinan adanya terjadi aksi kriminalitas berupa kejahatan 3C yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta adanya aksi tawuran dan konvoi/balap liar yang harus juga diwaspadai dan diantisipasi.
Selanjutnya, Sekda Dompu H. Agus Bukhari menyepakati perlu adanya oparasi pasar dan diharapkan bisa menekan kenaikan harga sembako. Kendati demikian, Sekda mengemukakan bahwa ketersediaan sembako / kebutuhan pokok bagi warga masyarakat Kabupaten Dompu saat ini masih mencukupi. Terkait pengamananHari Raya Idul Fitri 1439 H, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemda Dompu siap mendukung pelaksanaan sehingga dpt berjalan dengan aman dan tertib.
Sementara itu, Dandim 1614 Dompu, LETKOL CZI Arief Hadiyanto, S.IP menyampaikan dalam pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri, selain mengantisipasi arus mudik juga perlu dilakukan operasi terhadap pengguna Sepeda motor yang menggunakan knalpot racing karena sangat mengganggu ketenangan dan kekhusyu'an masyarakat yang menjalankan ibadah.
Dandim juga mengapresiasi bahwa pelaksanaan ibadah puasa tahun lalu dan tahun ini tak terdengar lagi gangguan yang diakibatkan suara petasan (mercon). "Alhamdulilah 2 tahun ini cukup aman dan nyaman tanpa terdengar suara petasan," ucapnya. Lebih lanjut Dandim menyatakan siap bersama-sama dengan Kapolres dan instansi terkait dalam kegiatan operasi pasar. (EMO DOMPU)
Saat membuka kegiatan Rakor, Kapolres Dompu, AKBP Erwin Suwondo, S. IK., M. IK menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat dan pimpinan instansi terkait yang telah hadir guna menyamakan persepsi tentang pengamanan lebaran Idul Fitri. Lebih lanjut Kapolres menyampaikan sejumlah persoalan yang dapat menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat yang harus diantisipasi bersama. Misalnya kemungkinan terjadinya lonjakan harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan kemungkinan beredarnya barang-barang kadaluarsa. "Ini bisa duantisipasi dengan operasi pasar secara bersama-sama lintas sektor," tandasnya.
Kedua, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H tidak menutup kemungkinan adanya terjadi aksi kriminalitas berupa kejahatan 3C yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta adanya aksi tawuran dan konvoi/balap liar yang harus juga diwaspadai dan diantisipasi.
Selanjutnya, Sekda Dompu H. Agus Bukhari menyepakati perlu adanya oparasi pasar dan diharapkan bisa menekan kenaikan harga sembako. Kendati demikian, Sekda mengemukakan bahwa ketersediaan sembako / kebutuhan pokok bagi warga masyarakat Kabupaten Dompu saat ini masih mencukupi. Terkait pengamananHari Raya Idul Fitri 1439 H, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, Pemda Dompu siap mendukung pelaksanaan sehingga dpt berjalan dengan aman dan tertib.
Sementara itu, Dandim 1614 Dompu, LETKOL CZI Arief Hadiyanto, S.IP menyampaikan dalam pelaksanaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri, selain mengantisipasi arus mudik juga perlu dilakukan operasi terhadap pengguna Sepeda motor yang menggunakan knalpot racing karena sangat mengganggu ketenangan dan kekhusyu'an masyarakat yang menjalankan ibadah.
Dandim juga mengapresiasi bahwa pelaksanaan ibadah puasa tahun lalu dan tahun ini tak terdengar lagi gangguan yang diakibatkan suara petasan (mercon). "Alhamdulilah 2 tahun ini cukup aman dan nyaman tanpa terdengar suara petasan," ucapnya. Lebih lanjut Dandim menyatakan siap bersama-sama dengan Kapolres dan instansi terkait dalam kegiatan operasi pasar. (EMO DOMPU)

Komentar
