![]() |
| Pemimpin PT. Bank NTB Cab. Bima, I Nyoman Mirka |
Bima, Lensa Post NTB - PT. Bank NTB
di Tahun 2018 ini, menyalurkan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di 3
Desa di Kecamatan Monta, yakni Desa Simpasai, Desa Sie dan Desa Tangga. sedikitnya
59 Warga Monta telah mendapatkan manfaat dari KUR Mikro dan KUR kecil berkisar
antara Rp. 25 juta sampai Rp. 250 juta untuk Triwulan Pertama. Pemimpin PT.
Bank NTB Cabang Bima, I Nyoman Mirka menjelaskan, bahwa Bank NTB Pusat telah
diberikan mandat oleh Pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
sebesar 20,2 milyar untuk 3 sektor usaha, yakni sektor Pertanian, Peternakan
dan sektor Perikanan. Menurutnya, untuk Triwulan I dan siklus pertama di tahun
2018 ini kita telah menyalurkan pinjaman KUR untuk 3 Desa di Kecamatan Monta
sebesar 4,5 milyar, untuk usaha penggemukan sapi di Kecamatan Monta Kabupaten
Bima.
Pemimpin Bank NTB Cabang Bima juga menjelaskan, bahwa
pinjaman KUR penggemukan sapi di Kecamatan Monta, untuk siklus I sampai Idul
Adha, begitu sampai Idul Adha modal harus dikembalikan ke Bank NTB, dan jika
masyarakat ingin menikmati kembali fasilitas pinjaman tersebut, nanti kita akan
bahas lebih lanjut lagi, bebernya. I Nyoman Mirka mengaku senang dengan proses
pemberian pinjaman melalui KUR tersebut, karena masyarakat dapat langsung
merasakan dan menerima manfaat dari pinjaman yang berkisar antara Rp. 25 juta
sampai Rp. 250 juta tersebut. Ia juga menyampaikan, besarnya pinjaman
tergantung dari kapasitas kandang dan kemampuan sumber daya mereka untuk
mengelola uang perbankan ini. Nyoman Mirka berharap kedepannya apa yang kita
programkan bisa tepat waktu. Karena kredit ini tergantung tepat tujuan, tepat
waktu dan tepat jumlah, yang kita harapkan kepada masyarakat dengan adanya dana
pinjaman KUR ini, sekaligus untuk memutus mata rantai pinjaman melalui
rentenir, dan masyarakat bisa menikmati hasil yang maksimal, sebab bunga KUR
ini hanya 7 persen setahun, itupun dibayar pada siklus pertama. I Nyoman Mirka
juga berharap kedepannya pinjaman KUR bisa kita salurkan kepada masyarakat Kota
Bima, karena kita melihat di sektor Pertanian tanaman jagung sangat potensial,
sehingga Petani sangat membutuhkan modal kerja, termasuk di Wilayah Donggo,
Sanggar, dan sebagainya. Harapan saya supaya Bank NTB bisa tumbuh, kredit KUR
bisa berjalan baik, karena jika kreditnya tidak bisa berjalan dengan baik, maka
bermasalah juga buat Bank NTB, kita juga berharap Petani juga bisa tumbuh
dengan bagus, kredit bisa lunas pada waktunya, tutupnya.
Sementara itu, Peternak Kecamatan Monta, Dedi Antara (28
thn) menyampaikan terima kasih dan bangga terhadap kehadiran Bank NTB khususnya
di Kecamatan Monta, dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini masyarakat yang
sebelumnya tidak memiliki usaha dan pekerjaan yang jelas atau sekedar memberi makan
sapi orang, sekarang sudah memiliki sapi sendiri. Mewakili masyarakat Monta menyampaikan
terima kasih kepada Bank NTB. Dengan pinjaman modal usaha untuk penggemukan
sapi tersebut, kami semua telah menerima manfaatnya. Dedi juga mengaku bahwa
dirinya mendapatkan pinjaman sebesar Rp. 200 juta untuk usaha penggemukan sapi.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelum Bank
NTB memberikan pinjaman modal Bank NTB, terlebih dahulu masyarakat diberi
pemahaman tentang pinjaman KUR tersebut, sehingga kami juga merasa bertanggung
jawab untuk mengembalikan pinjaman tersebut tepat pada waktu, ungkapnya. Ia
berharap pinjaman KUR ini dapat diperluas lagi bagi warga yang belum mendapatkan
pinjaman, dan sebagai uji coba kami akan bertanggung jawab untuk mengembalikan
pinjaman tersebut tepat waktunya, ungkap Dedi. (Sukur Bima)
Komentar

