Pangdam IX/Udayana Tinjau Pompa Hidram di Desa Karamabura Dompu

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pangdam IX/Udayana Tinjau Pompa Hidram di Desa Karamabura Dompu

Koran lensa pos
Kamis, 25 Agustus 2022

 



Dompu, koranlensapos.com - Salah satu agenda Kunjungan Kerja Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M di Kabupaten Dompu pada hari Rabu (24/8/2022) adalah meninjau progres pembangunan pompa hidram di Desa Karamabura Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu.

Peninjauan ke lokasi pompa hidram di desa tersebut dilaksanakan Pangdam usai memberikan pengarahan kepada para prajurit TNI di Makodim 1614/Dompu.

Kunjungan Pangdam ke lokasi tersebut didampingi oleh Asintel Kodam IX/Udayana, Kasrem 162/WB, Dandim 1614/Dompu, Letkol Kav. Taufiq, S. Sos, Kepala Penerangan Korem 162/WB, Mayor Inf. Asep Okinawa, serta sejumlah perwira staf Kodim 1614/Dompu dan Danramil 1614-01/Dompu, Kapten Kav. M. Kasim dan para Babinsa serta Kapolsek Dompu IPDA Arif Syarifuddim, SH.

Hadir pula Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dompu Aris Ansyari, S.T., M.T, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Syahrul Ramadhan, SP, Camat Dompu, Syahudin Abi, S. IP., M. Ak, para PPL, Kepala Desa Karamabura Aswan, Ketua BPD Desa Karamabura Burhanuddin, tokoh masyarakat Jamaluddin Kasim, SH, para tokoh agama, dan para tokoh pemuda setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan harapan agar pompa hidram yang telah dibangun tersebut dapat dijaga dan dirawat bersama agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

"Semoga dengan adanya pompa hidram ini taraf ekonomi masyarakat bisa lebih meningkat. Masyarakat bisa hidup lebih sejahtera," kata Pangdam.

Pangdam menyebut pompa hidram ini mampu mengairi lahan pertanian lebih dari 40 hektar. Dengan demikian, petani setempat tidak hanya menanam jagung sekali setahun di lahan pertaniannya, tetapi bisa bercocok tanam tanpa putus sepanjang tahun.

Lebih lanjut Pangdam menyebut bahwa pompa hidram yang dibangun di Desa Karamabura merupakan sumbangan dari pengusaha di Pulau Bali. Ini merupakan bukti nyata semangat toleransi yang tumbuh dengan baik di tengah - tengah masyarakat. Maka dalam kondisi apa pun, nilai - nilai toleransi harus senantiasa dijunjung tinggi.

Dikatakan Pangdam, progres pembangunan pompa hidram tersebut sudah mencapai 95 %. Dengan kata lain, sumber air dari pompa tersebut akan segera dapat dimanfaatkan. 

"Manfaatkan air dari pompa hidram ini dengan sebaik - baiknya," harapnya.

Dikemukakan Pangdam, TNI harus hadir untuk membantu rakyat yang mengalami kesulitan. Salah satunya adalah mengatasi kesulitan air untuk mengairi lahan pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan.

Pangdam menyebut di masa kepemimpinannya sejak Januari 2022 lalu, di Pulau Sumbawa sudah membuat tiga titik hidram pertanian yaitu satu titik di Desa Karamabura Kabupaten Dompu dan 2 titik di wilayah Bima.

Secara keseluruhan di Wilayah Kodam IX/ Udayana sudah mengerjakan 11 titik pompa hidram pertanian dan sekitar 100 titik untuk hidram air bersih yang tersebar di Provinsi Bali, NTB dan NTT.

"Saya berharap dengan adanya pompa hidram yang kita buat di sini dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang ada di Desa Karamabura ini," ujarnya.

Pangdam mengemukakan dalam pembangunan pompa hidram di berbagai lokasi di wilayah 3 (tiga) provinsi di atas, sebelumnya sudah dilakukan pengecekan mengenai ketersediaan air baku meskipun di musim kemarau. (emo).