Elegi Dana Dompu (part 2)

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Elegi Dana Dompu (part 2)

Koran lensa pos
Jumat, 04 Maret 2022

Oleh : Ir. Nurhaidah*

                 (Foto Koleksi Gong 2000)


PADOMPO

Secara historis,  yang dikatakan "the empty Land" itu ternyata ada penghuninya yang menyebut dirinya dou 'Dompu,  silakan dicek di buku 'Ensiklopedia Suku Bangsa di Indonesia'  Dr.  Zulyani Hidayah, dari edisi I tahun 1979 sampai edisi tahun 2015 : 113, dou 'Dompu ini tercatat sebagai suku Dompu, yakni sekelompok makhluk manusia yang mendiami wilayah pulau Sumbawa bagian timur. 

Dari beberapa naskah sejarah lokal Dompu, belum ada informasi yang pasti kapan tepatnya kerajaan Dompu didirikan. Namun dari beberapa catatan sejarah Dompu, tidak ada yang menulis bahwa kerajaan Dompu didirikan oleh orang yang datang dari Jawa, tetapi dibentuk dari hasil kesepakatan para ncuhi dana 'Dompu atau atas prakarsa dou 'Dompu sendiri yang menginginkan ada seorang pemimpin tertinggi yang bisa melindungi mereka  dari saling membantai karena berebut kekuasaan.

 Singkat cerita,  kerajaan ini  kemudian berkembang menjadi sebuah negara yang sejahtera dan makmur, berhubungan dagang dengan masyarakat di luar pulau Sumbawa,  dan dari hubungan inilah kerajaan Dompu dikenal sampai ke pulau Jawa.

  Gajah Mada menyebut Dompu itu karena telah mengenal Dompu yang dilanjutkan dengan eksekusi PaDompu,  dan berita secuil ini tertulis dalam kitab kuno sejarah Jawa yang telah diakui UNESCO, kitab Pararaton.  

Apasih istimewanya ditulis dalam kitab Pararaton ? 
Di samping sebagai sebuah indikasi, bahwa pada saat Sumpah Palapa disebut, berarti Dompu sudah dikenal sampai Jawa pada abad 14, sekaligus sebagai indikasi Dompu adalah sebuah kerajaan yang diperhitungkan saat itu.  
Juga berita tersebut sebagai informasi penting bahwa dana 'Dompu saat itu dihuni oleh manusia yang sudah memiliki peradaban yang maju.  

Simpulan hasil riset-riset Arkeolog mengatakan,  karena kekayaan sumberdaya alamnya. Pada akhirnya membawa Dompu mengalami kemajuan yang pesat dalam segala bidang,  sehingga akhirnya menjadi wilayah tujuan perdagangan, sekaligus menjadi incaran para penguasa dari luar pulau Sumbawa dan Nusantara.  

Secara singkat dapat dikatakan bahwa dana 'Dompu mengalami kemajuan dalam semua aspek kehidupan sehingga akhirnya menjadi salah satu pusat peradaban manusia (pemerintahan,  perdagangan, pertanian, perkebunan dan lainnya) di pulau Sumbawa.  Demikian simpulan para Arkeolog tentang posisi Dompu saat itu. 
Akhirnya Majapahit dari Jawa itu berhasil menduduki kerajaan Dompu,  dan inilah awal datangnya dou KariJawa,  dou Bali 1, dan dou Lombok yang mengajari teknologi membuat 'Dam Sasa(k),  eks laskar Majapahit yang kemudian menetap di Dompu. 

(Bersambung .... "Elegi Dana 'Dompu part. 3 "LEWA GOA")

*Penulis adalah Peneliti dan Pemerhati Sejarah dan Budaya Dompu