Eksavator Dikerahkan, Jalur Putus di Kilo Sudah Bisa Dilalui

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Eksavator Dikerahkan, Jalur Putus di Kilo Sudah Bisa Dilalui

Koran lensa pos
Senin, 21 Maret 2022

 





Dompu, koranlensapos.com - Masyarakat di Kecamatan Kilo kini bisa bernafas lega. Pasalnya ruas jalan yang terputus di Dusun Ncoha Desa Malaju Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu yang terputus akibat terjangan banjir, hari Jumat (18/3/2022) lalu sudah bisa dilalui. 
Tokoh muda Desa Malaju, Khairul Anhar mengungkapkan perbaikan dilakukan oleh pihak Bina Marga Provinsi NTB dengan mendatangkan 1 (satu) unit alat berat (eksavator) ke lokasi kerusakan. 

"Alhamdulillah sekarang sudah aman, kendaraan sudah bisa lewat," ujarnya.

Hasil koordinasi yang dilakukannya dengan Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, S. KM., M. Kes menginformasikan bahwa status jalan  tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi NTB. Karena itu  langkah yang dilakukan oleh Pemkab Dompu adalah melaporkan adanya kerusakan jalan tersebut ke Pemprov cq. Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi NTB usai meninjau langsung kondisi jalur yang putus itu pada hari Sabtu (19/3/2022).
Pengangkutan jagung secara estafet sebelum eksavator dikerahkan di lokasi ruas jalan yang putus

Anhar mengemukakan pasca dihantam banjir pada Jumat dan Sabtu lalu, praktis arus transportasi terhambat.

Berkat kerja bakti sukarela masyarakat bersama pemerintah setempat selama 2 hari, jalur tersebut bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (sepeda motor). Sedangkan kendaraan roda empat belum bisa melintas.

"Terpaksa orang yang angkut jagung harus estafet," kata pria yang biasa disapa Bang Rojali ini.

Bang Rojali menyampaikan ucapan terima kasih atas respon cepat dari pemerintah dengan menurunkan 1 (satu) unit alat berat tersebut kendati masih mengkhawatirkan akan tersapu banjir bila terjadi hujan deras lagi. Apalagi sisi kiri kanannya tidak ada penahan. 
Selanjutnya ia berharap ada perbaikan permanen dari Pemprov agar ruas jalur yang kerap dilewati arus banjir tersebut tidak lagi mengalami kerusakan. (emo).