Press Release 13 September, Positif Covid -19 NTB Tambah 22 Kasus, Sembuh 23 Orang

Kategori Berita

.

Press Release 13 September, Positif Covid -19 NTB Tambah 22 Kasus, Sembuh 23 Orang

Koran lensa pos
Selasa, 15 September 2020

Mataram, Lensa Pos NTB - Penyebaran Covid -19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat masih terus bertambah seiring dengan bertambahnya juga pasien yang sembuh.
Berdasarkan press release yang dikeluarkan oleh Sekretariat Daerah Provinsi NTB pada Minggu, 13 September 2020, positif baru Covid -19 bertambah 22 kasus lagi dan sembuh 23 orang.

"Bahwa pada hari ini, Minggu, 13 September 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD 
Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 88 sampel dengan hasil 59 sampel negatif, 7 (tujuh) sampel positif ulangan, dan 22 sampel kasus baru positif Covid-19," ungkap Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si.

Adapun 22 kasus baru positif tersebut, yaitu :
1. Pasien nomor 2939, an. DR, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Labuapi, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Provinsi NTB;
2. Pasien nomor 2940, an. DP, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Jakarta Timur, DKI Jakarta. 
Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
3. Pasien nomor 2941, an. AN, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Depok, Jawa Barat. Pasien 
merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
4. Pasien nomor 2942, an. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Bandung, Jawa Barat. Pasien 
merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
5. Pasien nomor 2943 an. K, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Banyumas, Jawa Tengah. 
Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
6. Pasien nomor 2944, an. MSM, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Daha, Kecamatan 
Hu’u, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
7. Pasien nomor 2945, an. IH, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Potu, Kecamatan 
Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
8. Pasien nomor 2946, an. UR, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Karijawa, Kecamatan 
Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
9. Pasien nomor 2947, an. AA, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Dorotangga, 
Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-
19. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
10. Pasien nomor 2948, an. NJH, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Soro, Kecamatan 
Kempo, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini 
menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;
11. Pasien nomor 2949, an. FN, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Baka Jaya, 
Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. 
Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Dompu;

Pasien nomor 2950, an. T, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Serengat Selatan, 
Kecamatan Prapen, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-
19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Praya;
13. Pasien nomor 2951, an. K, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan 
Woha, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram;
14. Pasien nomor 2952, an. S, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Sokong, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RS Unram;
15. Pasien nomor 2953, an. JK, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Mandalika, 
Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Harapan Keluarga Mataram;
16. Pasien nomor 2954, an. N, laki-laki, usia 59 tahun, penduduk Desa Bagik Payung, 
Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit 
Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono 
Selong;
17. Pasien nomor 2955, an. H, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Lendang Nangka, 
Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit 
Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD dr. R. Soedjono 
Selong;
18. Pasien nomor 2956, an. LMD, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Pringgarata, 
Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit 
Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB;
19. Pasien nomor 2957, an. Y, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan 
Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa;
20. Pasien nomor 2958, an. TY, laki-laki, usia 68 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, 
Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 
belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Sumbawa;
21. Pasien nomor 2959, an. S, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Timur, 
Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan 
Puskesmas Penanae;
22. Pasien nomor 2960, an. N, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu 
Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum 
teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima dan 
Puskesmas Penanae.

Gita menyebut pada hari yang sama juga terdapat penambahan 23 orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, 
yaitu :
1. Pasien nomor 1034, an. DS, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Parampuan, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
2. Pasien nomor 1130, an. ADS, laki-laki, usia 2 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
3. Pasien nomor 1155, an. W, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
4. Pasien nomor 1418, an. GMZ, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Perampuan, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
5. Pasien nomor 1435, an. HA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
6. Pasien nomor 1489, an. H, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;

Pasien nomor 1493, an. TS, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Batu Kumbung, 
Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat;
8. Pasien nomor 1593, an. MNA, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
9. Pasien nomor 1744, an. M, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk ber-KTP Desa Jia, Kecamatan 
Sape, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, 
Kabupaten Lombok Barat;
10. Pasien nomor 1745, an. WA, perempuan, usia 29 tahun, penduduk ber-KTP Desa Jia, 
Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di Desa Terong Tawah, Kecamatan 
Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
11. Pasien nomor 1911, an. IPM, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
12. Pasien nomor 1964, an. Y, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
13. Pasien nomor 2181, an. DK, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, 
Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
14. Pasien nomor 2532, an. K, perempuan, usia 54 tahun, penduduk Desa Karang 
Bongkot ,Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat;
15. Pasien nomor 2697, an. HK, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, 
Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
16. Pasien nomor 2699, an. YK, laki-laki, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, 
Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
17. Pasien nomor 2705, an. LES, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, 
Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
18. Pasien nomor 2731, an. S, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, 
Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa;
19. Pasien nomor 2790, an. MA, laki-laki, usia 65 tahun, penduduk Desa Kabar Utara, 
Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur;
20. Pasien nomor 2799, an. Y, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan 
Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur;
21. Pasien nomor 2804, an. SH, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Dasan Lekong, 
Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur;
22. Pasien nomor 2818, an. H, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Madana, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara;
23. Pasien nomor 2819, an. M, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Madana, Kecamatan 
Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

"Dengan adanya tambahan 22 kasus baru terkonfirmasi positif, 23 tambahan sembuh baru dan 
tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai 
hari ini (13/9/2020) sebanyak 2.960 orang, dengan perincian 2.346 orang sudah sembuh, 173 
meninggal dunia, serta 441 orang masih positif," paparnya.

Lebih lanjut Gita menegaskan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap 
melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang 
terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan 
identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan 
pengendalian penyebaran virus Covid-19.

"Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 11.203 orang dengan 
perincian 393 orang (4%) masih dalam isolasi, 139 orang (1%) masih berstatus probable, 10.671 
orang (96%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien 
positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 21.887 orang, terdiri dari 1.311 orang (6%) masih 
dalam karantina dan 20.576 orang (94%) selesai karantina. Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu 
orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 75.359 orang, 
yang masih menjalani karantina sebanyak 890 orang (1%), dan yang selesai menjalani masa 
karantina 14 hari sebanyak 74.469 orang (99%)," paparnya. (AMIN).