Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Lagi, NTB Tambah 21 Positif Covid -19 dan 8 Sembuh

Rabu, 29 April 2020 | 5:04 AM WIB Last Updated 2020-04-28T21:04:16Z

Mataram, Lensa Pos NTB - Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali bertambah jumlah pasien positif Covid -19. Selain itu ada pula 8 (delapan) orang yang telah dinyatakan sembuh. Hal itu terungkap dari hasil uji laboratorium yang dilksanakan pada Selasa (28/4/2020).
"Bahwa pada hari ini, Selasa 28 April 2020 telah diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB, 
Laboratorium Universitas Mataram dan Laboratorium Genetik Sumbawa Techno Park sebanyak 
186 sampel dengan hasil 164 sampel negatif, 1 (satu) sampel positif ulangan, dan 21 sampel kasus 
baru positif Covid-19," ungkap Ketua Pelaksana Harian Gugus Tuhas Covid -19, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si melalui press releasenya Selas (28/4/2020) pukul 17.00 Wita. 
Adapun 21 Kasus baru positif tersebut, yaitu : 
• Pasien nomor 207, an Tn. J, laki-laki, usia 80 tahun, penduduk Desa Kerujuk, Kecamatan 
Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa 
Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani 
karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 208, an. Tn. H, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Karang Desa, 
Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 209, an. Tn. D, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Teres Genit, 
Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 210, an. Tn. A, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Bayan, Kecamatan 
Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. 
Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina 
terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 211, an. Tn. AM, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Dasan Lendang, 
Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
daerah Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat 
ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 212, an. Tn. MA, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Lendang Bamben, 
Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang yang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 213, an. Tn. M, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Bayan, Kecamatan 
Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. 
Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani karantina 
terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 214, an. Tn. M, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Akar-Akar, 
Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Utara dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 215, an. Tn. AA, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Labuhan Lombok, 
Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan 
perjalanan ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. 
Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 216, an. An. ZS, laki-laki, usia 10 tahun, penduduk Desa Toya, Kecamatan 
Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke Gowa 
Makassar. Riwayat kontak dengan anggota asrama Pasien Covid-19 nomor 01. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 217, an. Tn. US, laki-laki, usia 70 tahun, penduduk Desa Gapuk, Kecamatan 
Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa 
Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di 
Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 218, an. Ny. E, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Desa Batuyang, 
Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah 
bepergian ke Madura. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur 
dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 219, an. Tn. A, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Paok Montong, 
Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Timur dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 220, an. Ny. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Tete Batu Selatan, 
Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan 
ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan 
perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok 
Timur dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 221, an. Tn. LRA, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Mantang, 
Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan 
ke Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 222, an. Ny. NJ, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Mantang, 
Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan 
perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah 
melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di 
Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 223, an. Tn. LS, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Penujak, Kecamatan 
Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa 
Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani 
karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 224, an. Tn. MA, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Kelurahan Panjisari, 
Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke 
Gowa Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini 
menjalani karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 225, an. Tn. LR, laki-laki, usia 54 tahun, penduduk Desa Teratak, Kecamatan 
Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa 
Makassar. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani 
karantina terpusat di Kabupaten Lombok Tengah dengan kondisi baik;
• Pasien nomor 226, an. Ny. IR, perempuan, usia 21 tahun, penduduk Desa Punti, Kecamatan 
Soromandi, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Luwuk Sulawesi 
Selatan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini dirawat di 
Ruang Isolasi RSUD Bima dengan kondisi stabil;
• Pasien nomor 227, an. Tn. I, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Plembak, Kecamatan 
Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit 
Covid-19. Riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 170. Saat ini dirawat di 
RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Dikemukakannya selain kasus baru yang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 atau menjalani karantina terpusat di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi NTB, juga terdapat warga NTB yang terkonfirmasi 
positif Covid-19 menjalani pemeriksaan dan perawatan serta tercatat sebagai pasien di Provinsi 
Bali, yaitu :
• Tn. MHT, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan 
Selaparang, Kota Mataram. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. 
Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. 
"Saat ini menjalani perawatan di 
RSPTN Udayana Bali dengan kondisi baik," paparnya.

Lebih lanjut Gita menerangkan hasil uji laboratorium juga terdapat 8 (delapan) orang yang dinyatakan sembuh dari 
Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif, yaitu:
• Pasien nomor 26, an. Tn. SR, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Selong Kabupaten Lombok 
Timur;
• Pasien nomor 34, an. Tn. R, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Kecamatan Kediri 
Kabupaten Lombok Barat;
• Pasien nomor 52, an. Tn. T, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Desa Jurit Baru, Kecamatan 
Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur;
• Pasien nomor 53, an. Tn. LAM, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Jurit Baru, 
Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur;
• Pasien nomor 54, an. Tn. M, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Terara, Kecamatan 
Terara, Kabupaten Lombok Timur

• Pasien nomor 58, an. Tn. MA, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Korleko Selatan, 
Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur;
• Pasien nomor 66, an. Tn. KA, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Bebidas, Kecamatan 
Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur;
• Pasien nomor 99, an. Ny. N, perempuan, usia 62 tahun, penduduk Desa Bengkel Selatan, 
Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat.
"Dengan adanya tambahan 21 kasus baru terkonfirmasi positif, 8 (delapan) tambahan kasus sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai 
hari ini (28/4/2020) sebanyak 227 orang, dengan perincian 30 orang sudah sembuh, 4 (empat) 
meninggal dunia, serta 193 orang masih positif dan dalam keadaan baik," urainya.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap 
melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi 
positif.
"Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 503 orang dengan perincian 325 orang (65%) PDP masih dalam pengawasan, 178 orang (35%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 15 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) 
jumlahnya 4.891 orang, terdiri dari 808 orang (17%) masih dalam pemantauan dan 4.083 orang 
(83%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan 
pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 2.887 orang, terdiri dari 1.956 orang (68%) 
masih dalam pemantauan dan 931 orang (32%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan 
Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-
19 sebanyak 50.167 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 12.451 orang (25%), dan 
yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 37.716 orang (75%)," terangnya.

Selanjutnya ia mengimbau kepada masyarakat yang memiliki risiko tinggi yakni orang-orang dengan usia 50 tahun ke atas, bayi dan balita serta orang dengan penyakit komorbid seperti penyakit jantung, diabetes melitus, hipertensi, pneumonia dan kanker adalah orang-orang yang memiliki risiko tinggi jika 
terpapar Covid-19. 
Oleh karenanya kepada orang-orang dengan risiko tinggi tersebut diminta untuk 
tetap berada di rumah atau tidak melaksanakan aktivitas di luar rumah selama pandemi Covid-19, 
tetap menjaga jarak, melaksanakan pola hidup bersih dan sehat serta mengikuti protokol 
pencegahan Covid-19 secara ketat. Jika terdapat keluhan maka segera bisa menghubungi petugas 
kesehatan terdekat," imbaunya seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah berperan aktif dalam upaya pemutusan rantai penularan 
Covid-19 dengan tetap tinggal di rumah, memakai masker jika keluar rumah dan menghindari 
kerumunan, physical distancing minimal dua meter, serta selalu mencuci tangan dengan sabun di
air mengalir. 
Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan 
mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik 
pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi 
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan 
Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemik Covid-19 NTB di nomor 0818 
0211 8119. 
"Selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 Hijriyah. Semoga kita menjadi insan-insan 
muttaqin dan kita selalu dalam pertolongan dan lindungan Allah SWT," ucapnya. (AMIN).

×
Berita Terbaru Update