Kodim 1614/Dompu Komitmen Jaga Kawasan Taman Nasional Tambora

Kategori Berita

.

Kodim 1614/Dompu Komitmen Jaga Kawasan Taman Nasional Tambora

Koran lensa pos
Jumat, 29 Maret 2024

Komitmen TNI dari Kodim 1614/Dompu di bawah komando Letkol Kav. Riyan Oktiya Virajati, S.T., M.M dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Tambora bersama Kepala Balai TNT, Deny Rahady, S. Hut., M. Si


Dompu, koranlensapos.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 1614/Dompu berkomitmen menjaga kelestarian keanekaragaman hayati yang ada di kawasan Taman Nasional Tambora (TNT) yang menjadi aset negara.

Penegasan itu disampaikan Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Kav. Riyan Oktiya Virajati. S.T., M.M dalam acara Konferensi Pers yang digelar di Kantor Balai Taman Nasional Tambora, Senin (25/3/2024).

Dikemukakan Dandim, TNI berkomitmen untuk mengambil peran dalam menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Hal ini sesuai dengan komitmen yang disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang mebitikberatkan dalam menjaga kelestarian alam.

"Seperti peribahasa pucuk dicinta ulam pun tiba. Komitmen TNI sejalan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sehingga ditarik garis lurus ke bawah ketemulah kami dengan Balai Taman Nasional Tambora," ungkap Dandim.


Implementasi dari komitmen di atas, TNI dari Kodim 1614/Dompu bersama Polhut Balai TNT melakukan patroli setiap hari di kawasan yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai taman nasional sejak 11 April 2015 itu.

"Mengapa patroli dilakukan setiap hari? Kalau dilakukan secara insidentil tidak efektif. Begitu kita bergerak (patroli) mereka menghilang. Begitu kita selesai mereka masuk. Makanya pengamanan harus intens setiap hari secara kontinyu. 360 hari dalam setahun," tegasnya.


Dalam kegiatan patroli itu, para petugas akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan aktivitas illegal di kawasan TNT tanpa pandang bulu. Terbukti pada hari Sabtu (23/3/2024) lalu, Tim Patroli Gabungan itu berhasil menangkap 3 pelaku illegal logging beserta barang bukti 14 balok kayu sonokeling. Salah satu di antaranya merupakan 'aktor' yang selama ini cukup meresahkan petugas dalam kasus tindak pidana kehutanan.  Ketiga tersangka kini sedang menjalani proses penyidikan di Pos Gakkum Jabal Nusra Mataram untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan komitmen menjaga kelestarian hutan bukan hanya sebatas pengamanan. Pada sekitar dua bulan lalu, TNI menggandeng sejumlah instansi untuk melakukan penanaman 2000 pohon di Tambora. 

"Ini juga merupakan bentuk komitmen menjaga kelestarian alam," ujar Perwira Menengah TNI AD yang menempuh pendidikan Sesko di Jerman itu.

Selain itu, lanjut Dandim, TNI juga melakukan pelepasan rusa di kawasan Tambora dalam upaya menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Disebut Dandim, rusa itu diminta dari masyarakat yang selama ini memeliharanya untuk dilepaskan di Sanctuary Rusa yang telah disiapkan secara khusus oleh Balai TNT. Masyarakat pemelihara rusa tersebut diberi penyadaran tentang pentingnya kelestarian dan keseimbangan alam sehingga mau menyerahkan untuk dilepaskan di kawasan TNT.

Dandim meminta kesadaran dari masyarakat untuk bersama menjaga kelestarian dan leseimbangan alam sebagai titipan Tuhan untuk anak cucu ke depan.

"Alam ini titipan Tuhan untuk anak cucu kita le depan bukan warisan," tandas Dandim.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Taman Nasional.Tambora, Deny Rahady menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang dibangun bersama Kodim 1614/Dompu dalam upaya menjaga kelestarian keanekaragaman hayati yang ada di kawasan TNT.

Deny mengaku optimis bahkan haqqulyaqin bahwa kawasan Taman Nasional Tambora akan terjaga kelestariannya bersama TNI.

"Seperti tagline yang kami sampaikan tadi "Bersama TNI Tambora Lestari"," pungkasnya. (emo).