FKHN Non ASN Unras di Kantor Pemda Dompu Tuntut Kepastian Nasib

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

FKHN Non ASN Unras di Kantor Pemda Dompu Tuntut Kepastian Nasib

Koran lensa pos
Selasa, 13 September 2022

 



Aksi damai Nakes di depan Kantor Pemda Dompu, Selasa (13/9/2022)


Dompu, koranlensapos.com - Ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Tenaga Kesehatan (FKHN), Selasa (13/9/2022) melakukan aksi unjuk rasa menuntut kepastian nasib.

Sejumlah pamflet berisi tuntutan kepada pemerintah diangkat oleh para nakes itu. Di antaranya bertuliskan "Tenaga Kesehatan Bukan Anak Tiri", Di Mana Keadilan Ketika Lelah Kami Diabaikan ?", "Kami Meminta Kepastian dan Keadilan, Profesi Kami Penuh Risiko Taruhan Nyawa", "Negara Sudah Lama Merdeka Tapi Nakes Masih Diperbudak, Putuskan Rantai Perbudakan yang Melilit Leher Kami", "Indonesia Sehat Nakes Sekarat", "Tenaga Honorer dan Sukarela Berduka", "Jangan Anak Tirikan Nakes", "Ibu dan Bayi Selamat, Nyawa Bidan pun Melayang".

Aksi damai hendak dilaksanakan di dalam Kantor Pemda Dompu untuk menemui langsung Bupati Dompu, H. Kader Jaelani guna dimintai klarifikasi terkait mekanisme perekrutan tenaga non ASN P3K. Namun upaya negosiasi dengan aparat kepolisian akhirnya disepakati dilaksanakan di depan pintu gerbang Kantor Pemda Dompu. Para Nakes yang jumlahnya ratusan orang berpita merah putih dan berkerudung merah bagi nakes wanita itu ditemui oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan, MM. Kes.

Korlap Asi, Ula dalam orasinya mempertanyakan terjadinya diskriminasi dalam perekrutan tenaga P3K antara tenaga kapitasi dan sukarela.

"Kalau tenaga guru tidak ada diskriminasi seperti itu kenapa tenaga kesehatan ada pembedaan seperti itu ?," ujar Nakes di Puskesmas Dompu Barat itu mempertanyakan.

Perwakilan massa aksi lainnya menegaskan bahwa nakes tidak pernah membeda-bedakan dalam merawat pasien. Maka semestinya pemerintah juga tidak melakukan tindakan yang diskriminatif dalam perekrutan P3K.

Kalau nasib kami diabaikan, maka kami akan boikot dan mogok kerja," tegasnya.

Sekda Gatot Gunawan dalam tanggapannya bahwa forum nakes di tingkat pusat juga sedang memperjuangkan nasib nakes yang ada di seluruh Indonesia. 

"Berdoa saja in sya'allah pemerintah akan memperhatikan nasib para Nakes," ucapnya.

Penjelasan Sekda tidak mampu melegakan hati para Nakes, sehingga para Nakes tetap melakukan orasi di depan pintu gerbang Kantor Pemda Kabupaten Dompu.

Sekitar pukul 10.30 Wita, massa aksi bergerak menuju Kantor DPRD Kabupaten Dompu. (emo).