Memilukan, Ini Kronologi Pembunuhan Terhadap Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan Istri 31 Maret 2022 Lalu

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Memilukan, Ini Kronologi Pembunuhan Terhadap Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan Istri 31 Maret 2022 Lalu

Koran lensa pos
Minggu, 03 April 2022

 


Yalimo, koranlensapos.com  - Pembunuhan tragis oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap anggota Pos Ramil Elelim Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan istri pada Kamis (31/3/2022) pukul 04.10 WIT mengakibatkan kedua korban meninggal dunia.

Berdasarkan rilis resmi dari TNI, peristiwa itu terjadi di Jln. Trans Elelim - Apalapsili Kp. Soba Distrik Elelim Kabupaten Yalimo Provinsi Papua dengan indikasi perampokan terhadap anggota Pos Ramil Elelim, Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan Sri Lestari Endah Putri (istri) di rumah pribadi.

Sertu Eka Andriyanto H merupakan 
Babinsa Pos Ramil Yalimo, Koramil 1702-05/Kurulu, Kodim 1702/Jayawijaya. Sedangkan istrinya bernama Sri Lestari Endah Putri, A.Md. Keb (32) merupakan Bidan di Puskesmas setempat.

Hasil identifikasi terhadap anggota TNI berpangkat Sersan Satu tersebut terdapat luka tembak pada rusuk sebelah kiri menembus ke rusuk sebelah kanan dan menyebabkan korban meninggal dunia.


Sedangkan di tubuh sang istri terdapat luka bacok di pundak dan leher bagian belakang yang menyebabkan korban juga meninggal dunia.

Anaknya bernama Vino (4) 
tidak terdapat luka. Ia selamat dari peristiwa berdarah itu karena saat kejadian ia bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Namun adiknya yang kecil bernama Reza, (2) terdapat sayatan benda tajam di jari telunjuk dan jari tengah.

Peristiwa pembunuhan itu diketahui pertama kali oleh saksi bernama Gerson Hisage dan Sereti Yare. Keduanya mendapat Informasi dari nenek mereka bahwa mendengar suara tembakan sebanyak  2 kali tembakan dari bagian atas jalan rumah saksi. Kemudian Saksi Gerson Hisage, mendatangi TKP dan melihat pintu rumah korban terbuka. Kemudian saksi mendekat depan pintu rumah melihat korban Sertu Andi Eka H tergeletak di dalam kios dan istrinya di bagian tengah rumah dalam posisi duduk dan berlumuran darah. Sedangkan anak korban menangis sambil memegang kepala istri korban yang berlumuran darah sambil menangis. Karena takut, saksi menghubungi IPDA Perdi Bilolo (Kasih Propam Polres Yalimo ) untuk mendatangi TKP.
Reza (2) putra bungsu dari alm. Sertu Eka Andriyanto dan almh. Ny. Sri Lestari Indah Putri yang turut mendapatkan penganiayaan dalam tragedi tersebut

Pada pukul 06.30 WIT, Anggota Piket dan Regu Patroli mendatangi TKP  dipimpin Pawas, IPDA PERDI BILOLO.

Sekitar 10 menit kemudian, Anggota jaga bersama pawas tiba di TKP. Sedangkan Anggota TNI dari Koramil Elelim sudah lebih dahulu berada di TKP

Lima menit kemudian, Anggota Polres dan Anggota Koramil membawa korban ke Puskesmas Elelim guna penanganan medis. Tiba di Puskesmas Elelim. dr. Yohan Mombaya di ruangan rawat inap petugas bersama anggota mengecek kondisi korban. Sertu Eka Andriyanto Hasugian tidak dapat tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di rumah (TKP) sebelum dibawa ke Puskesmas Elelim.
Istri korban masih bernafas dan dilakukan penanganan medis. Namun beberapa saat kemudian juga menghembuskan nafas terakhir.


Hasil olah TKP Anggota Reskrim Polres Yalimo mendapatkan barang bukti berupa proyektil dan 1 butir klongsong dengan jenis peluru proyektil Jenis AK 47 Kaliber 7,62mm

"Indikasi perampokan terjadi pada saat Subuh, menurut keterangan saksi terdengar 2 suara tembakan," ungkap sumber dari TNI tersebut.

Menurut analisa perampokan tersebut bermaksud untuk mengambil Senjata milik Sertu Eka Andriyanto, yang berada dalam rumah. Namun senjata tersebut berada dalam Gudang Senjata Pos Ramil sehingga perampokan tersebut tidak menemukan senjata milik korban dengan mengacak-acak lemari korban.

"Sampai saat ini jumlah perampok yang masuk di dalam kios milik pasutri tersebut belum diketahui jumlah pastinya," sebut sumber tersebut.

Adapun barang berharga milik kedua korban tersebut tidak ada yang hilang. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman terkait perampokan tersebut. 
Jasad kedua korban diberangkatkan  ke daerah asal di Dusun Sawo Desa Dungus Kecamatan Sukodono Sidoarjo - Jawa Timur pada Jumat (1/4/2022). Jenazah Sertu Eka dikebumikan di TPU Desa setempat. Sedangkan jenazah sang istri dimakamkan di daerah asal Kabupaten Pati Jawa Tengah. (emo).