Pemkab Dompu Laksanakan MUSRENBANG Penyusunan Rkpd 2023

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Dompu Laksanakan MUSRENBANG Penyusunan Rkpd 2023

Koran lensa pos
Rabu, 09 Maret 2022

 










Dompu, koranlensapos.com - Pemkab Dompu melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2023.
Tema yang diangkat dalam Musrenbang di Aula Pendopo Bupati Dompu pada Selasa (8/3/2022) tersebut adalah "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Penyediaan Infrastruktur Dasar Yang Berkualitas dan Optimalilsasi Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal”.
Kegiatan dimaksud dibuka oleh Bupati Dompu, Kader Jaelani dan dihadiri oleh Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Drs. Adityawarman Darudono dan Sekretaris Bappeda Provinsi NTB, Dr. Mahjulan.
Hadir pula pada acara tersebut Wakil Bupati Dompu H. Syahrul Parsan, ST., MT, Sekretaris Daerah Kabupaten Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra, S. KM., M. MKes, Dandim 1614/Dompu Letkol Kav. Taufik, S. Sos, Ketua DPRD Dompu, Andi Bachtiar, A. Md. Par, Kapolres Dompu, Kajari Dompu, Ketua PN Dompu, Pimpinan OPD, para Kabag Lingkup Setda Dompu, para Kabid, Camat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda, Organisasi Sosial, Lembaga Swadaya Masyarakat, Insan Pers dan berbagai stakeholder terkait.
Mengawali pelaksanaan Musrenbang, Kepala Bapedda dan Litbang Kabupaten Dompu, Drs. H. Gaziamansyuri, MAP dalam laporannya menyampaikan, bahwa Musrembang Tingkat Kabupaten Dompu ini sebelumnya telah melalui tahapan Musrenbang Tingkat Desa dan Musrenbang Tingkat Kecamatan. 

"Dengan berjalannya berbagai tahapan dalam Musrenbang tersebut mencerminkan bahwa mekanisme perencanaan pembangunan telah mengedepankan prinsip-prinsip partisipatif, demokratis, transparan serta integrated planning," jelasnya.

Selanjutnya Gaziamansyuri berharap Musrenbang yang dilaksanakan dapat mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat bawah serta terintegrasinya kebijakan dan program pembangunan dari pemerintahan atasan.

Sekretaris Bappeda Provinsi NTB, Dr Mahjulan menyampaikan harapan agar Musrenbang yang berlangsung bersinergi dengan perencanaan pembangunan di tingkat nasional maupun provinsi sehingga semua proses perencanaan yang berlangsung bisa dilaksanakan secara bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota. 

Bupati Kader Jaelani menyampaikan, Musrenbang merupakan perencanaan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Pelibatan semua pihak dimaksudkan untuk membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.

Di sisi lain Musrenbang juga merupakan wahana strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar pembangunan yaitu pemerintah daerah, masyarakat dan swasta/dunia usaha.

Bupati menekankan output dari Musrenbang akan menjadi masukan yang sangat penting dalam rangka perumusan dan penyempurnaan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKPD) Tahun 2023 yang selanjutnya akan dijadikan acuan dalam penyusunan anggaran tahun 2023.

“Berkenaan dengan dengan hal tersebut, Musrenbang merupakan momentum penting untuk menyatukan pola pikir dari berbagai unsur pelaku pembangunan serta mengintegrasikannya dengan berbagai bidang urusan pemerintahan,” paparnya.

Bupati AKJ mengemukakan dalam pelaksanaan Musrenbang, pemerintah berkomitmen untuk selalu mengedepankan hasil-hasil rumusan perencanaan pembangunan dalam penyusunan Rancangan Anggaran dan Belanja Daerah (R-APBD), untuk itu OPD yang ada harus betul-betul memperhatikan hasil Musrenbang dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pada unit kerja yang dipimpin.

Selanjutnya dikemukakan Bupati bahwa Pemerintah Kabupaten Dompu berkomitmen untuk mewujudkan Visi Dompu MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yang dirilis BPS tercatat tumbuh sebesar 1,68 Persen, hal tersebut menunjukan bahwa aktivitas ekonomi selama tahun 2021 telah tumbuh positif dan lebih baik jika dibandingkan dengan tahun 2020 yang berkontraksi minus 3,21 persen,” sebutnya.n

Utuk kemajuan yang lebih baik pada tahap berikutnya, lanjut AKJ,  Pemda Kabupaten Dompu masih perlu melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya pemulihan perekonomian daerah melalui penguatan kapasitas SDM dengan serangkaian pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan kompetensi kerja, peningkatan kompetensi, dan alih kompetensi serta mengupayakan perubahan pola pikir masyarakat ke arah agribisnis.

Bupati menyampaikan, pada tahun 2022 Pemkab Dompu telah menganggarkan kegiatan penguatan kapasitas SDM pengelola Bumdes yang telah memenuhi syarat, Pembentukan sedikitnya 20 koperasi milenial, ekonomi kreatif dan koperasi tani yang bergerak pada komoditi unggulan daerah, menumbuhkan 375 UMKM/IKM baru, penyelenggaraan Diklat berbasis kompetensi, serta memfasilitasi pengembangan komoditi unggulan daerah JARAPASAKA (Jagung Porang Padi Sapi dan Ikan).

Di penghujung sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Ekonomi dan Investasi Kemendesa PDT dan Transmigrasi yang telah berkenan menjadi narasumber dalam kegiatan Musrenbang tersebut. (emo).