Pameran Seni Kreasi HMPS PGSD YAPIS Dompu Semarak

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Pameran Seni Kreasi HMPS PGSD YAPIS Dompu Semarak

Koran lensa pos
Sabtu, 29 Januari 2022

  


Dompu, koranlensapos.com - Pameran Seni Kreasi yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMPS PGSD) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yayasan Pendidikan Islam (STKIP YAPIS) Dompu berlangsung dengan semarak. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Futsal kampus tersebut berlangsung pada hari Sabtu (29/1/2022). 
Ada 8 (delapan) stand menampilkan hasil karya dan kreasi unik masing-masing kelompok. Mereka membuat aneka kerajinan tangan dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang mudah diperoleh semacam rumah-rumahan, bunga-bungaan, tempat pensil, lukisan, miniatur perahu, kaligrafi, dan lainnya.

Kegiatan pameran tersebut diinisiasi oleh Angga Putra, M. Pd dan Putri Surya Damayanti, M. Pd sebagai Pengampu Mata Kuliah Seni Rupa dan Kerajinan dan Seni Musik di Prodi PGSD di bawah naungan Kaprodi Mulya Yusnarti, M. Pd. 

"Pameran Seni Kreasi ini adalah hasil kreasi mahasiswa Prodi PGSD dalam mata kuliah Seni Rupa dan Kerajinan dan Seni Musik," ungkap Angga Putra, M. Pd.


Kesemarakan dan kemeriahan acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita itu tidak terlepas dari penampilan memukau dari para mahasiswa dan mahasiswi beberapa Prodi di kampus tersebut. 
Antara lain pagelaran drama kolosal "La Hila" dengan menggunakan Bahasa Inggris dari para mahasiswa Prodi Bahasa Inggris, Tari Tradisional "Lopi Penge", Tari Tradisional "Loja Nggengge", Tari Tradisional "Buja Kadanda", Puisi dari Prodi PGSD (Ningsih dan Haris), Pencak Silat (PJKR 5), Nyanyi dan Dance (Limin PTI 3), Tari Kreasi "Japin Melayu", Tari Kreasi "Nirmala", Tari kreasi "Cinday", Tari Kreasi "Wonderland", Akuistik "Nanda, Adi dan Limin", dan lainnya.


Mengawali kegiatan, Ketua Panitia Maesarah menyampaikan Pameran Seni Kreasi HMPS PGSD Semester 5 ini dimaksudkan untuk memperkuat pendidikan karakter  mahasiswa sebagai calon guru SD. 

Sedangkan Kaprodi PGSD Mulya Yusnarti, MPd menjelaskan pameran ini seharusnya tiap tahun dilakukan tapi karena adanya Pandemi Covid -19 sehingga selama 2 tahun tidak dapat diselenggarakan. 

"Kegiatan ini juga untuk melatih ketrampilan mahasiswa memanfaatkan barang bekas di sekitarnya," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua STKIP YAPIS Dompu, Dr. Dodo Kurniawan dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pameran Seni Kreasi HMPS PGSD tersebut.

"Kegiatan semacam ini harus terus ditingkatkan. Tidak hanya mahasiswa menguasai konsep tapi juga praktik. Ini tidak mudah. Nah pameran ini untuk menjawab hal tersebut," kata Doktor muda tersebut.

Dikatakannya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk menyerap pengalaman di luar kampus. 

"Ke depan pameran semacam ini akan diintegrasikan dan akan dilakukan oleh institusi sehingga anggarannya dialokasikan. Harapannya semua Prodi punya produk. Misalnya Prodi PJKR (misalnya fitnes), begitu pula PTI dan lainnya. Menunjukkan bukti nyata adalah tantangan di era sekarang," ucapnya.
Dodo juga mengemukakan ke depan akan dilakukan penataan lagi tentang agenda tahunan  pameran seni kreasi ini sehingga anggarannya juga jelas. (emo).