Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

KNPI Dompu Berkemah dan Tanam Pohon di Fider Saneo

Jumat, 10 Desember 2021 | 6:59 AM WIB Last Updated 2021-12-09T22:59:16Z

 


Dompu, koranlensapos.com - Salah satu program DPD KNPI Kabupaten Dompu di penghujung tahun 2021 ini adalah melaksanakan perkemahan sekaligus penghijauan.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Dompu, Rihul Rahman, ST tersebut dilaksanakan di Area Bendungan Interbasin Saneo selama 2 (dua) hari berturut-turut, yakni tanggal 8 dan 9 Desember 2021. 

Ketua Panitia, Nur Syamsiah, SH kepada wartawan mengemukakan bahwa perkemahan di alam terbuka plus penanaman pohon dilakukan untuk mendorong kepada generasi muda agar selalu mencintai dan menjaga alam sekitar. 
Dilanjutkan Nur Syamsiah, Saneo dijadikan sebagai lokasi perkemahan sekaligus penanaman pohon karena KNPI Kabupaten Dompu melihat bahwa di kawasan tersebut masih ada beberapa bagian yang dilindungi oleh pemuda-pemuda setempat.

"Kita coba bangun semangat para pemuda lain agar bisa menjaga hutan yang masih terjaga (lestari) dan wilayah hutan yang sudah rusak kita coba untuk lakukan recovery (pemulihan,red)," jelas srikandi yang juga merupakan wartawati senior itu.


Dikatakannya melalui kegiatan perkemahan dan penanaman pohon itu bukan sekadar bertamasya untuk menikmati keindahan alam sekitar, tetapi yang paling penting adalah memberikan spirit dan semangat kepada generasi muda agar rajin menanam demi kelestarian alam sekitar. 
"Semangat menanam kembali inilah yang coba kita tularkan," jelasnya.

Ia mengemukakan lokasi penanaman di area Bendungan Interbasin oleh Bupati Dompu beserta Forkopimda merupakan simbolis. Sedangkan sasaran utama adalah di lokasi-lokasi kemiringan yang telah mengalami kerusakan akibat perambahan.
"Sebenarnya yang kita sasar adalah di daerah yang di bawah untuk menyangga tanaman-tanaman yang ada di atas. Penanaman sudah kita lakukan sejak pagi dan selanjutnya kita akan menyerahkan bibit-bibit pohon kepada kelompok masyarakat pecinta hutan. Mereka yang akan melanjutkan dan sekaligus merawatnya agar bisa tetap tumbuh dengan baik hingga besar," tuturnya.


Lebih lanjut wanita yang familiar disapa Dae Nur ini mengaku sangat bangga terhadap beberapa pemuda Saneo yang berusaha menjaga sebagian wilayah hutan dari aksi perambahan yang kini banyak dilakukan orang.

"Saya sangat bangga kepada sekelompok pemuda Saneo yang konsisten menjaga hutan di sini. Di saat banyak orang merusak hutan, koq masih ada orang-orang muda yang masih mau merawat hutan kita ini. Mereka patut diapresiasi dan mereka layak dapat penghargaan. Ketika ada reward, maka yang lain terpacu untuk melakukan hal yang sama," tandasnya.

Acara perkemahan pada tanggal 8 Desember (Rabu malam) dihadiri langsung oleh Bupati Dompu, Kader Jaelani. Bupati berkesempatan berdiskusi dengan tokoh-tokoh muda Saneo dan Serakapi mengenai keberlanjutan pelestarian hutan di wilayah Saneo.
Melalui diskusi tersebut Bupati AKJ bisa menyerap langsung aspirasi dan keluhan masyarakat untuk ditindaklanjuti.
Selanjutnya keesokan harinya yakni tanggal 9 Desember 2021 sejak pagi dimulai kegiatan penanaman pohon. Dalam kegiatan tersebut diagendakan 2000 pohon yang ditanam. Sebagian diambil langsung oleh masyarakat untuk ditanam di lahan masing-masing.
Bupati Dompu bersama rombongan Forkopimda juga berkesempatan hadir untuk melakukan penanaman pohon.


Pada malam tersebut, Bupati AKJ juga memberikan piagam penghargaan kepada dua tokoh muda Saneo Juraid dan Irwansyah atas dedikasinya sebagai Pegiat Lingkungan. Penghargaan juga diberikan kepada Gabungan Pemuda Pelajar Pecinta Alam (Gappepa) Kabupaten Dompu 


Salah satu penggagas kegiatan, Farid Fadli mengungkapkan jumlah bibit tanaman yang didropping untuk kegiatan penanaman tersebut sebanyak 4000 pohon bekerja sama dengan Persemaian Permanen Manggelewa.
Di antaranya 2500 pohon durian, lecy sekitar 400 pohon, kemiri 1000 pohon. Selain itu adapula sumbangan dari kolega lain berupa tanaman alpukat, rambutan dan klengkeng. 

Sosok muda yang biasa disapa Mas Chapunk ini menjelaskan bahwa kegiatan Gebyar Akhir Tahun KNPI Kabupaten Dompu dalam bentuk penanaman ini sebagai wujud KNPI mengambil bagian dari Program Pemerintah Daerah JARAPASAKA dan Dompu MASHUR.

"Kami ingin menciptakan suasana hutan yang lestari sebagaimaja kondisi awal kita dulu," paparnya.

Aktivis Gerylia ini menegaskan lokasi area Bendungan Interbasin (Fider) Saneo dijadikan sebagai lokasi penanaman sebagai bentuk keyakinan dan kepercayaan KNPI Kabupaten Dompu terhadap sekelompok pemuda Saneo yang tetap konsisten menjaga kondisi hutan agar tetap lestari.

"Kami istilahkan di sini sebagai oase. Di sini ada beberapa pemuda Saneo yang menjaga sehingga kami yakin sekali pohon yang kita tanam ini mereka yang akan menjaga dan merawatnya. Kalau kami tanam di tempat lain belum tentu ada yang mau menjaga. Kalau di sini kami yakin sekali mereka akan menjaganya," kata Chapunk.

Selain bangga dengan beberapa pemuda yang dimaksudkan di atas, aktivis pegiat lingkungan ini juga mengapresiasi masyarakat Desa Saneo pada umumnya yang masih memiliki niat baik untuk menanami kembali di lahan-lahan yang telah mengalami kerusakan. Ia telah membuktikan sendiri hal itu. Bibit yang didropping sebanyak 4000 pohon itu banyak yang berkurang karena diambil oleh masyarakat untuk ditanam di lahan masing-masing. Bahkan setelah diangkut ke lokasi penanaman di Fider Saneo, masyarakat setempat juga mengambil sebagian.tanaman-tanaman itu untuk ditanam sendiri.

"Ini kebanggaan bagi kami. Ini keberhasilan bagi kami walaupun caranya tidak tepat (karena mengambil tanpa izin,red). Antusias masyarakat Saneo untuk menanam luar biasa dan mereka pasti akan merawatnya. Beda lagi ceritanya kalau kita yang bawa lalu kita kasihkan belum tentu mereka terima," ujar aktivis muda yang mendapat Penghargaan sebagai Pemuda Pelopor dari Gubernur TGB tahun 2016 atas keberhasilannya mengajak masyarakat untuk menanam pohon buah-buahan di sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kecamatan Pekat itu. (emo).




×
Berita Terbaru Update