Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

TK IT Al - Hilmi Dompu, Unggul Dalam Kualitas (2)

Jumat, 08 Oktober 2021 | 8:15 AM WIB Last Updated 2021-10-08T08:02:13Z

 

Pelatihan,magang dan study banding kepala sekolah dan guru TK IT Al - Hilmi Dompu 



Dompu, koranlensapost.com - Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh mutu pendidik dan tenaga kependidikan dalam suatu satuan pendidikan. Proses mendidik membutuhkan guru-guru yang beekualitas. Karena itu guru harus memiliki setidaknya 4 (empat) kompetensi dasar yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Apalagi yang dididik adalah generasi yang berada dalam usia emas (4-6 tahun). Kesuksesan dalam mendidik di usia ini menjadi penentu kesuksesan pendidikan selanjutnya.
                 Outing Class

Kepala TK IT Al - Hilmi Dompu, Ustadzah Eti Cusmawati, SE mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru di sekolah tersebut sebanyak 10 (sepuluh) orang. Sedangkan tenaga kependidikan 5 (lima) orang.
     Beberapa guru TK IT Al Hilmi Dompu mengikuti Training Guru Inspiratif

Mengenai kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di lembaga pendidikan yang dipimpinnya, ia bisa menjaminnya, karena para guru dan tenaga kependidikan sudah sering kali mengikuti pelatihan-pelatihan, workshop maupun magang untuk peningkatan kompetensi  baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional. Terbukti dalam berbagai event pelatihan dan ujian kompetensi, guru-guru TK IT Al.- Hilmi selalu lolos untuk mengikuti pelatihan selanjutnya.
      Kegiatan cooking class dan            market day

Ustadzah Eti mengemukakan pelatihan kompetensi guru kerap dilakukan baik secara internal maupun eksternal. Secara internal misalnya dengan mendatangkan pemateri dari pusat seperti seperti Pemateri Nasional dari JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu ) antara lain Bapak  Dr. Sukro Muhab, MP.d ,Ibu Yanthi Haryati, S.Psi., MP.d , Bapak Lalu Yulhaidir, M,Psi Psikolog dan penulis buku 
Bapak Fauzil  Adhim. Selain itu juga sudah sering pihaknya mendatangkan  pemateri kabupaten dan Provinsi.

"Semua ini dalam rangka upaya kami mewujudkan pendidikan di TK ini berkualitas sehingga melahirkan anak-anak bangsa yang berkualitas. Mumpuni ilmu agamanya, mumpuni ilmu dunianya dan memiliki akhlaqul karimah. Kami menyadari kualitas sumber daya anak-anak bangsa di masa depannya sangat ditentukan pada usia emas mereka saat ini," bebernya.

Pembinaan rutin secara internal juga dilakukan oleh Pengurus Yayasan As-Shaf kepada seluruh PTK setiap minggu dan bulan.

Sedangkan secara eksternal para guru sering mengikuti diklat kompetensi guru TK yang diadakan di tingkat kabupaten, provinsi bahkan melalui proses seleksi secara online dalam kegiatan pelatihan yang diadakan oleh pusat.
     Wisuda Siswa-Siswi TK IT Al- Hilmi Dompu

Di masa pandemi Covid -19 ini upaya peningkatan kompetensi guru terus dilakukan. Hal itu dibuktikan adanya 3 (tiga) orang guru lolos dalam seleksi online sebagai Guru Penggerak yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

"Alhamdulillah dari TK IT Al - Hilmi ada tiga orang yang lolos padahal seleksinya sangat ketat," tuturnya dengan perasaan bangga.
     Kegiatan bimbingan oleh guru kepada siswa-siswi TK IT Al Hilmi Dompu

Disebutnya para guru juga sejak beberapa tahun-tahun awal telah mendapatkan banyak pembekalan tentang kompetensi guru karena telah beberapa kali mengikuti Diklat Dasar dan Diklat Menengah yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (BP-PAUDNI) NTB. 
      Kegiatan kunjungan Edukasi Polisi Sahabat Anak di Polres Dompu

Meski berbagai kegiatan diklat telah banyak diikuti,  namun tidak lantas membuat para guru di lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) ini berpuas diri, apalagi berbangga diri. Mereka masih selalu haus dengan ilmu. Apalagi ilmu selalu berkembang seiring dengan perkembangan zaman, sehingga para guru juga harus mengikuti perkembangan ilmu yang terbaru. Karena itu tidak mengherankan bila 
para guru di TK IT Al Hilmi Dompu ini selalu antusias dan semangat untuk bisa mengikuti pelatihan-pelatihan dalam rangka peningkatan kompetensi. 



"Karena apa yang kita dapatkan 10 tahun yang lalu sudah ketinggalan sehingga harus diperbarui terus dengan ilmu yang terbaru. Dalam hal teori misalnya dulu dengan sekarang sudah berbeda sehingga kami harus memperbarui lagi dengan yang terkini agar tidak ketinggalan," kata Ustadzah Eti.

Sebagai kepala sekolah, Ustadzah Eti mengaku juga sering mengikuti diklat-diklat untuk peningkatan kompetensi kepala sekolah.
Selain adanya pelatihan juga diadakan magang dan studi banding ke sekolah-sekolah maju dan favorit baik di kota-kota besar di Indonesia bahkan di luar negeri.

"Peningkatan sumber daya itu yang utama dari guru itu harus, sehingga program peningkatan kompetensi guru harus sering kami lakukan," ujarnya. 
      Kegiatan pembelajaran di                dalam dan di luar kelas

Dikatakannya guru-guru yang berkualitas terlihat dari inovasi dan kreativitas yang diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga tercipta suasana pembelajaran yang aktif, kreatif,  asyik dan menyenangkan.(Bersambung).





×
Berita Terbaru Update