Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dandim 1614/Dompu Sambangi Kediaman Putra Pasutri Tuna Rungu yang Bercita-Cita Jadi Prajurit TNI

Minggu, 18 April 2021 | 8:12 AM WIB Last Updated 2021-04-18T00:12:55Z





Dompu, koranlensapost.com - Muhammad (21), warga Lingkungan Doro Mpana Kelurahan Kandai Satu Dompu baru-baru ini mengikuti proses seleksi Calon Tamtama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) Gelombang I tahun 2021.
Namun usahanya belum berhasil.

Kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu bukan menjadi penghalang baginya untuk menggapai imoian menjadi seorang prajurit TNI. Karena cita-cita itu telah terpateri dalam jiwanya sejak ia masih kecil. Ia bangga ketika melihat prajurit TNI dengan seragam loreng yang dikenakan dan dekat dengan rakyat. Tekad alumni SMKN 1 Dompu ingin berbakti bagi bangsa dan negara dengan menjadi seorang tentara sudah melekat dalam jiwa dan raganya. Gagal di Gelombang I, tidak membuatnya patah arang. Pemuda yang memiliki tinggi badan 167 cm dan berat badan 53 kg  ini kembali ingin mengikuti proses seleksi Gelombang II tahun 2021 ini.

Berita tentang seorang pemuda putra kedua dari pasangan suami istri tuna rungu Kamaluddin (61) dan Mariah (56) yang memiliki tekad membaja untuk menjadi seorang prajurit TNI, akhirnya didengar pula oleh Dandim 1614/Dompu Letkol Inf. Ali Cahyono, S. Kom.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemuda yang telah menabung sejak SMP kelas I agar bisa menjadi prajurit TNI itu, maka Dandim mendatangi pemuda itu di kediamannya di alamat tersebut di atas pada Sabtu sore (17/4/2021).
Kehadiran Perwira Menengah TNI berpangkat dua melati itu disambut dengan sukacita oleh Muhammad bersama kedua orang tua di rumah sederhana yang mereka tempati.

Pada kesempatan tersebut, Dandim memberikan support kepada Muhammad agar semangat mengikuti lagi pada Seleksi Gelombang II tahun 2021 ini.

"Ananda Muhammad jangan putus asa dan tetap semangat meskipun telah gagal pada seleksi Cata Gel I Tahun 2021 dengan memperbaiki kekurangannya atau kelemahannya dan persiapkan diri untuk ikut seleksi Cata Gelombang 2," kata Dandim.

Orang nomor satu di Kodim 1614/Dompu ini menjelaskan untuk menjadi prajurit TNI AD harus disiplin,  sehat,  fisik yang prima,  pengetahuan serta selalu  taat kepada perintah Allah serta orang tua. 

Lebih lanjut dikemukakan Dandim mulai hari Senin (19/4/2021) jam 15.00 Wita, Muhammad agar datang ke Kodim 1614/Dompu guna melaksanakan sholat ashar di masjid Kodim dilanjutkan pembinaan fisik karena Pendaftaran Cata Gel 2 bulan September sudah dibuka. 

"Jaga kesehatan dengan mengatur pola hidup mulai bangun tidur sampai dengan tidur kembali,  jangan nongkrong sama teman-teman sampai laut malam karena akan mengganggu kesehatan dan mental," pesan Dandim.

Dandim berjanji Kodim akan membantu dan melatih ananda muhammad untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi berikutnya. 

"Kami di Kodim 1614/Dompu sangat mendukung ananda Muhammad dan para pemuda Kandai Satu mengikuti tes untuk menjadi TNI. Kami juga siap membantu dengan melatih di Makodim 1614/Dompu setiap harinya," ujarnya.

Sedangkan kepada orangtua dan keluarga muhammad diminta agar terus mendoakan dan memberikan motivasi dan mengawasi.

Dandim kemudian menegaskan bahwa untuk masuk menjadi Prajuri TNI AD tidak dipungut biaya.

"Jangan percaya kalau ada orang yang menyampaikan dapat membantu masuk TNI AD  dengan meminta bayaran," tegasnya.

Atas nama keluarga, Muhammad menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 1614/Dompu.yang telah menyempatkan hadir di kediamannya.

Kami merasa bersyukur atas kunjungan dan silaturahmi bapak Dandim 1614/Dompu di rumah kami. Ini rezeki bagi kami karena bapak datang untuk melihat kondisi kehidupan kami. Kehadiran bapak akan menambah semangat saya untuk tetap berusaha dan berjuang mengikuti tes TNI," ucapnya.
Sebelum berpamitan, Dandim menyerahkan bantuan paket sembako untuk orang tua Muhammad. Tidak lupa pada kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan imbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid -19. (AMIN).
×
Berita Terbaru Update