Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

AKJ : Peringatan Hari Jadi Dompu ke 206, Bermakna Restrospektif, Introspektif dan Prospektif

Minggu, 11 April 2021 | 12:45 PM WIB Last Updated 2021-04-11T04:45:20Z



Dompu, koranlensapost.com -  Seiring dengan perubahan waktu, tidak terasa daerah yang bermotokan Nggahi Rawi Pahu ini, telah berusia 206 tahun. Usia dua ratus enam tahun, adalah rentang waktu yang cukup panjang dalam perjalanan sebuah daerah. Dengan usianya yang 206 tahun ini, tentu banyak romantika dan dinamika sejarah yang telah dialami oleh Kabupaten Dompu.
Demikian kutipan amanat Bupati Dompu Kader Jaelani pada Upacara Peringatan Hari Jadi.Kabupaten Dompu ke 206 yang berlangsung di Lapangan Beringin Dompu, Ahad (11 April 2021).

 Bupati AKJ selanjutnya menegaskan bahwa peringatan hari ulang tahun atau peringatan hari jadi Kabupaten Dompu ini memberi makna restrospektif, introspektif dan prospektif. 
Restrospektif artinya mendorong daerah ini, untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah, sebagai sebuah fondasi kokoh dan sebagai referensi untuk menapaki masa kini dan masa depan. 
Introspketif, artinya peringatan ini dijadikan sebagai sarana mawas diri, atau berinstropeksi diri. Dengan demikian, setiap etape perjalanan kehidupan yang dilewati, selalu bermakna, karena mampu memberikan jawaban atas segala persoalan dan tututan kekinian, serta responsif dengan tantangan peradaban ke depan. Sedangkan.prospektif, artinya berupaya merancang atau mendesain sebuah formula masa depan, berlandaskan realita dan dinamika yang berkembang, tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu. 

Lebih lanjut Bupati AKJ mengemukakan Hari Jadi Dompu ke-206 ini, dengan berbagai kemajuan dan perubahan yang dapat dilihat dan dinikmati oleh masyarakat, tentunya tidak akan bernilai apa-apa, bila tidak menengok ke masa silam. Dengan berbagai usaha dan upaya yang luar biasa, serta dengan pengorbanan yang tiada tara, dari para sesepuh, mereka bahu membahu, berupaya dengan sebaik-baiknya, untuk membangun daerah ini. 
"Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi kita semua untuk berterima kasih yang tulus dan ikhlas, kepada para sesepuh daerah ini para Sultan Dompu dan keluarganya, para mantan
Bupati Dan Wakil Bupati, para mantan pejabat daerah, para alim ulama, cendekiawan, orang tua dan guru-
 guru kita), dari berbagai periode dan zaman, serta pihak-pihak yang telah memberikan andil yang besar, dan luar biasa untuk eksistensi, keberlanjutan dan keharuman daerah ini, sehingga dapat dikenal dan dikenang sepanjang jaman. Bangsa yang besar adalah bangsa, yang menghargai jasa para pahlawannya. Semoga dengan kita mengingat jasa beliau-beliau, maka terpatri rasa syukur yang dalam kepada Allah SWT, atas segala anugerah dan nikmat yang diberikan-Nya, dan berharap kita yang hidup pada zaman ini, dapat menjaga, merawat dan meneruskan perjuangan mereka, untuk kemajuan dan keberlanjutan pembangunan, sehingga Dompu yang MASHUR, yang Baldatun Toyibatun Wa Rabun Gafuur dapat kita wujudkan," ucapnya.

Dikemukakan pula bahwa Hari Jadi Kabupaten Dompu ke-206 kali ini, mengambil tema “Melalui Moment Hari Jadi Dompu, Kita Bangkitkan Partisipasi Masyarakat, Menuju Dompu Yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera Unggul Dan Religius)”. 
"Tema ini mengandung semangat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki, baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam yang cukup melimpah ini, dengan harapan menjadikan daerah ini, memiliki daya saing yang tinggi di lingkup regional maupun nasional, tanpa mengabaikan pelestarian alam dan lingkungan, serta peningkatan iman dan takwa kita kepada Allah SWT, sehingga kesejahteraan yang dicapai, adalah kesejahteraan yang diliputi rahmat, serta kasih sayang dari Allah SWT," jelasnya.

Disambung AKJ, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu sedang bekerja keras untuk mencegah dan mengendalikan wabah Covid-19 dengan mendorong masyarakat untuk patuh dan taat pada protokol kesehatan covid 19, mengikuti program vaksinasi agar bisa memutus mata rantai penyebaran covid 19, serta keluar dari wabah pandemi covid-19. 
"Untuk itu sekali lagi, saya mengajak seluruh komponen masyarakat Kabupaten Dompu agar bahu membahu bersama pemerintah, mendukung dan mensukseskan program pemerintah ini, sesuai dengan kapasitas kita masing-masing," ajaknya.

Disebutnya pula bahwa di tengah  menghadapi bencana non alam pandemi covid-19, juga dihadapkan dengan bencana alam banjir bandang di Kecamatan Hu’u, Pajo, Dompu Dan Woja yang menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit. Ratusan rumah penduduk terdampak, jaringan irigasi, jaringan perpipaan air minum, fasilitas infrastruktur jalan, gorong-gorong, jembatan dan lain-lainnya ikut rusak. jumlah kerugian tersebut mencapai puluhan bahkan ratusan miliar lebih.         

"Kita tidak perlu mencari penyebab dari semua ini, yang pasti bencana dan kerugian masyarakat tersebut, disebabkan oleh ulah kita sendiri, yang tidak bijak mengelola dan memanfaatkan hutan. Untuk itu saya ingin mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dompu agar mendukung program pemerintah yaitu Dompu Bersih, Hijau dan Sehat, dengan prinsip, kita menjaga alam, maka sudah pasti alampun akan menjaga kita," tandasnya.

Bupati AKJ menjelaskan ketika a
Allah menguji dengan berbagai ujian dan coba’an, Allah SWT juga melimpahkan daerah ini dengan segala keberkahan rejeki dan potensi daerah yang berlimpah. Berdasarkan potensi dan komoditi unggulan tersebut, maka program unggulan daerah untuk 5 (lima) tahun ke depan, adalah mengembangkan komoditi jagung, porang, padi, sapi dan ikan, yang populer dengan sebutan “Jara Pasaka”.
 
"Program ini ditujukan untuk menampung dan mengelola komoditi unggulan tersebut, membangun kelembagaan yang kuat, melalui badan usaha milik desa (bumdes), dan koperasi; koperasi petani dan lembaga-lembaga ekonomi desa. ini merupakan asset desa yang kemudian dinamai dengan “pasaka desa”. dan seterusnya berkolabarasi secara sinergis dengan perusahaan daerah di bidang pangan.
program unggulan daerah dimaksud, diprioritaskan untuk dilakukan, demi mewujudkan Kabupaten Dompu yang MASHUR (Mandiri, Sejahtera, Unggul Dan Religius)," ujarnya.
Dikatakannya, dengan program ini Pemerintah Daerah akan bekerja keras, bahu membahu dengan melibatkan semua elemen masyarakat di daerah, tentunya dengan mengharap dukungan seluruh stakeholders yang ada, utamanya pimpinan dan Anggota DPRD yang terhormat, serta tetap mengikuti dan mengharapkan arahan serta petunjuk dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Pemerintah Pusat.


"Di samping upaya-upaya untuk memajukan daerah dengan beberapa program unggulan di atas, saya juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini, untuk terus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, untuk itu pada kesempatan ini, saya juga akan melaunching Program Dompu Bersih, Hijau dan Sehat atau yang Disingkat Dengan Dompu Berjasa, Jum’at Bersih, Sabtu Hijau dan Minggu Sehat," paparnya.
    
Ditegaskannya, upaya-upaya tersebut di atas sebagai sebuah ichtiar bersama, agar masyarakat Kabupaten Dompu terbiasa dengan menjaga kebersihan lingkungan, gemar menanam dan memelihara tanaman, baik di pekarangan maupun di lahan-lahan pertaniannya, serta dapat menjaga kesehatan dengan gemar berolahraga, melakukan pemeriksaan dini kesehatan, donor darah dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. 
Di akhir sambutannya, Bupati AKJ mengungkapkan beberapa hari lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, bulan yang
penuh rahmat dan magfirah serta ampunan, 
"Untuk itu, kami Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Kader Jaelani Dan
H. Syahrul Parsan, ST., MT, atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten dompu, mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, serta memohon ma’af yang mendalam atas segala salah dan khilaf, mudah-mudahan ibadah puasa tahun ini, mengantarkan kita menjadi hamba yang taqwa, serta daerah dan masyarakat kita, mendapat perlindungan, dan keselamatan dari allah swt. saya juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat kabupaten dompu, untuk terus menjaga kondusivitas daerah, agar pelaksanaan pembangunan daerah kita dapat berjalan sesuai harapan, dan pelaksanaan ibadah puasa kita tahun ini, dapat dilaksanakan dengan penuh kekhusyuan," ucapnya.


Selanjutnya, dalam membina dan mendorong semangat religius masyarakat, sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, Pemerintah Kabupaten Dompu, memberikan apresiasi, kepada para juara Lomba STQ ke-Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berlangsung di Mataram beberapa waktu lalu, dimana Kabupaten Dompu menempati juara umum ke- III.

"Untuk itu, kami memberikan bonus berupa uang tunai sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), bagi peserta yang meraih juara I, juara II sebesar Rp. 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah), dan
juara III sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah). Bonus ataupun uang pembinaan ini, juga diberikan kepada para anggota kafilah serta para pelatih, yang ikut mendampingi para qori dan qori’ah. Atas prestasi hebat ini, saya menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih, semoga pada STQ maupun MTQ, tingkat provinsi bahkan nasional tahun depan, para qori dan qori’ah kita, mampu mempertahankan, dan meningkatkan prestasinya. untuk itu. Selamat Hari Jadi Dompu ke-206, Dirgahayu Dompu-ku dan jayalah selalu Bumi Nggahi Rawi Pahu," pungkasnya. (AMIN).



×
Berita Terbaru Update